Video memalukan tentang penjarahan yang dilakukan warga viral di media sosial. Video itu menyorot kejadian penjarahan barang dari pikap yang tengah melintas di jalanan.
Diunggah oleh akun Instagram @memomedsos kejadian itu diketahui berlokasi Ponorogo, Jawa Timur. Dalam video viral itu memperlihatkan sebuah mobil pikap bermuatan bawang merah harus berjalan pelan lantaran suasana jalan ramai dipenuhi oleh pejalan kaki yang tengah menonton karnaval.
Nampak beberapa ibu-ibu dan bapak-bapak malah memanfaatkan momen tersebut dengan menjarah bawang merah yang berada di dalam mobil seolah tanpa rasa malu ataupun bersalah.
Bahkan terlihat pula beberapa anak kecil ikut memunguti bawang merah di jalan lantaran aksi penjarahan tersebut.
"Hancur, hancur, bawang merahnya hancur," teriak perekam video tersebut.
Sontak saja, melihat video unggahan itu pun, membuat netizen langsung memberikan berbagai komentar cibiran serta sindiran. Tak sedikit yang kemudian menyebut bila warga memiliki sumber daya manusia yang rendah.
"Artis kmaren kena pasal penistaan agama krn pakai jilbab saat buat konten yg ga senonoh kata mereka, kl ini yg pakai jilbab pas buat kriminal spt di video ga masuk pasal penistaan agama? (emoji ketawa)," kata akun @g****ra.
"Udah terlepas dari Belanda dan Jepang, kok masih aja yah belum bisa move on dari perbudakan?," cuit @h****za.
"Bilang pemerintah korupsi tp warganya sendiri begitu," timpal @s****ki. "Contoh keserakahan sdm rendah," imbuh @e****7.
Baca Juga: Ternyata Karena Ini Aura Kasih Viral, Sebut Istri Raffi Ahmad Gendut: Masih Bego
"Duhhhh gini amat mental SDM daerah situ, gak mikir itu kalo bawang merahnya adalah dagangan atau bahkan pick up nya cuman jatah kirim, ntar sopir nya kena damprat juragan nya. Itu bawang kalian dapatkan dengan cara haram, buat masak ngasih makan keluarga, sama aja kalian ngasih makanan haram," ungkap @el****62.
Kontributor: Mira Puspito