PSSI buka suara perihal dilarangnya dua pemain Timnas Indonesia U-23, Titan Agung dan Komang Teguh bermain di Piala AFF U-23 2023. Menurut manajer tim U-23, Endri Erawan, pihak PSSI baru mengetahui bahwa Piala AFF masuk kategori friendly match oleh AFC.
"AFC melalui surat tanggal 14 Juli, kita di sanksi saat friendly match saja pada kategori umur yang sama dengan SEA games (berdasarkan technical handbook SEA Games, yaitu 22 tahun ke bawah) tanpa menjelaskan detail mengenai friendly match," kata Manajer tim U-23 Indonesia Endri Erawan seperti dikutip dari laman resmi PSSI.
"Setelah itu kita menanyakan lewat email pada tanggal 2 Agustus apakah AFF merupakan kategori friendly match atau bukan. Karena berdasarkan AFC disiplinary code ada perbedaan antara friendly international match dan international turnamen,"
"Dibalas AFC melalui surat pada tanggal 15 Agustus, isinya bahwa AFF termasuk kategori friendly match karena tidak diorganisasi oleh AFC, di mana saat surat ini diterima posisi tim sudah berada di Thailand," tambah Endri Erawan.
Sebelumnya, sanksi yang dijatuhkan kepada pemain Komang Teguh dan Titan Agung pasca rusuh di final SEA Games menurut Komdis AFC telah melanggar Pasal 47 dan 38.2.4 Kode Disiplin dan Etik AFC.
Jika merujuk pada kode etik AFC di pasal yang digunakan untuk hukum kedua pemain, disebutkan pelarangan untuk pemain yang melanggar pasal 47 ialah disanksi tidak bisa diikutsertakan di pertandingan persabahatan.
"38.2.4.Friendly matches: shall be carried over to the next friendly match; and,"