Beredar kabar yang mengklaim Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat menarik dukungannya terhadap bakal Calon Presiden (Capres) yang diusung koalisi Perubahan Anies Baswedan.
Klaim tersebut juga menyebut nasib Anies Baswedan dan NasDem hancur lebur dengan ditariknya dukungan PKS dan Demokrat.
Klaim PKS dan Demokrat tarik dukungan hingga Anies dan NasDem hancur lebur beredar melalui video yang diunggah di kanal youtube bernama POLITIK NUSANTARA.
"PKS DAN DEMOKRAT KOMPAK TARIK DUKUNGAN..NASIB ANIS DAN NASDEM HANCUR LEBUR !!," tulis narasi unggahan video tersebut.
Lantas, benarkah Klaim PKS dan Demokrat tarik dukungan hingga Anies dan NasDem hancur lebur? selengkapnya akan terjawab melalui artikel ini.
Penjelasan Cek Fakta
Video berisi klaim PKS dan Demokrat tarik dukungan hingga Anies dan NasDem hancur lebur merupakan unggahan kanal Youtube bernama POLITIK NUSANTARA.
Sementara, pada thumbnail alias gambar pratijau unggahan video tersebut juga tak jauh berbeda dengan judul video unggahan tersebut.
"BREAKING NEWS…!!
PKS & DEMOKRAT KOMPAK TARIK DUKUNGAN
NASIB ANIES DAN NASDEM HANCUR LEBUR," tulis thumbnail video tersebut.
Baca Juga: Usai Upacara HUT RI Lalu, Ratusan Petinggi Deklarasi Dukung Anies Baswedan, Benarkah?
Usai menyaksikan keseluruhan dari isi video tidak ditemukan informasi yang mendukung klaim dalam narasi unggahan video tersebut.
Video tersebut ternyata hanya berisi cuplikan beberapa video berbeda yang tidak mendukung klaim narasi.
Narator video tersebut ternyata hanya membacakan artikel tribunnews.com berjudul “Akhirnya ‘Kesabaran’ PKS Habis, Kompak dengan Demokrat dan NasDem Desak Anies Putuskan Cawapres” yang diunggah pada 13 Agustus 2023.
Thumbnail yang memperlihatkan sosok Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Presiden Partai Keadilan Sejaktera (PKS) Ahmad Syaikhu.
Video tersebut identik dengan foto yang dimuat oleh liputan6.com berjudul Survei SMRC: Suara PKS dan Demokrat Meningkat Melebihi Partai Koalisi Jokowi” yang diunggah pada 7 Oktober 2021.
Foto tersebut merupakan peristiwa ketika Presiden Partai Keadilan Sosial (PKS) Ahmad Syaikhu menyambangi markas Partai Demokrat di Jakarta Kamis, 22 April 2021 lalu.