Beredar video di laman sosial media Tiktok dan X yang memperlihatkan silar laser muncul di langit sebelum gempa Maroko terjadi.
Pada narasi unggahan video itu disebutkan bahwa kilatan sinar laser yang muncul di langit sesaat sebelum gempa Maroko terjadi.
Pengunggah video seolah-olah membuat penonton percaya bahwa muncul kilatan cahaya dari langit sebelum gempa Maroko terjadi pada Jumat (8/9) malam waktu setempat.
"Large lightning apperas before eartqueke in Morocco with unknown causes," tulis narasi pada video yang diunggah sejumlah akun di sosial media.
Ditelusuri, akun yang pertama kali unggah video tersebut merupakan akun Tiktok dengan user name @titan5151.
Unggahan video ini kemudian diteruskan sejumlah akun X, salah satunya akun @ShadowofEzra
Sejumlah netizen kemudian ramai-ramai menuliskan komentar bahwa kilatan cahaya itu berasal dari HAARP.
Seperti diketahui High-Frequency Active Auroral Research Program alias HAARP kerap dianggap sebagai bagian dari teori konspirasi saat terjadi bencana alam.
Spekulasi penggunaan HAARP ini pertama kali disampaikan oleh seorang fisikawan senior bernama Prof Michio Kaku. Pada 2013, Kaku menyebut bahwa laser triliunan watt ditembakkan ke angkasa untuk membuat rekayasa cuaca atau bencana alam.
Baca Juga: Innalillahi! Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa Maroko Tembus 2000 Orang, 1404 Lain Kritis
Pernyataan kontroversial dari Kaku ini disampaikannya di CBS This Morning. HAARP sendiri merupakan stasiun cuaca yang terletak di Gakona, Alaska, Amerika Serikat.
Kembali ke video yang viral soal sinar laser sebelum gempa Maroko terjadi. Sejumlah netizen menyebut bahwa video tersebut ialah hoax.
Kuat dugaan bahwa video tersebut adalah hasil editan atau rekayasa menggunakan Teknologi Computer Generated Imagery atau CGI.
CGI merupakan pencitraan hasil komputer adalah penggunaan grafika komputer dalam bidang efek khusus. Teknologi ini digunakan pada film, acara televisi, iklan, dan media cetak.
Dugaan penggunaan CGI pada video yang viral itu didasari sejumlah faktor, pertama sinar laser yang disebutkan itu berlokasi bukan di pusat gempa Maroko.
Kedua, di dalam video terdengar suara orang-orang saat sinar laser itu muncul, namun jika didengar lagi, suara di video tersebut terjeda saat sinar laser tersebut keluar dari langit.