Arkhan Fikri disarankan oleh Ivar Jenner untuk bisa melanjutkan karier di luar negeri. Hal ini disampaikan Ivar Jenner usai Timnas Indonesia U-23 menang 2-0 atas Turkmenistan, Selasa (12/9).
Arkhan Fikri bersama Ivan Jenner dan Marselino Ferdinan bermain cukup apik di Stadion Manahan. Kemenangan 2-0 atas Turkmenistan, membuat anak asuh Shin Tae-yong cetak sejarah meraih tiket ke Piala Asia U-23 2024.
"Jadi jika dia ingin meningkatkan (permainan) lagi, mungkin di masa depan dia bisa bermain di Eropa seperti Marselino. Lihat saja nanti,” kata Ivar Jenner seperti dikutip dari Antara.
Arkhan Fikri saat ini berstatus sebagai pemain Arema FC. Pemain berusia 18 tahun itu sudah gabung dengan Arema FC sejak 15 Juni 2022.
Apa yang disampaikan oleh Ivar Jenner tidak berlebihan. Arkhan Fikri jadi bandul di lini tengah Timnas Indonesia U-23 untuk menjaga keseimbangan permainan tim. Sejatinya saat melawan Taiwan, peran dari Arkhan Fikri pun cukup optimal meski kalah pamor dengan Marselino Ferdinan ataupun Ivar Jenner.
Jika Ivar Jenner ditempatkan Shin Tae-yong lebih agak ke dalam dan bertugas mendistribuskan bola ke lini depan. Peran dari Arkhan Fikri lebih kompleks.
Arkhan Fikri ialah gelandang pengangkut air di lini tengah Timnas Indonesia U-23 saat menang 9-0 atas Taiwan dan 2-0 atas Turkmenistan.
Gelandang Arema FC itu memiliki determinasi dan visi bermain apik. Ia bisa berada di tengah, kiri, kanan serta ikut bertahan serta memainkan pola transisi untuk menyerang.
Jika menilik lebih jauh, bisa dikatakan Arkhan Fikri memainkan peran sebagai Wide-midfielder, salah satu role di lini tengah yang jarang ditemui.
Baca Juga: Bangganya FC Utrecht dengan Capaian Ivar Jenner Bersama Timnas Indonesia U-23
Wide-midfielder kerap dimainkan saat pelatih terapkan pola formasi 4-4-2 seperti yang ditunjukkan Shin Tae-yong kemarin malam.
Wide midfielder merupakan sebuah role pemain seperti gelandang tengah pada umumnya, namun ditempatkan pada sisi dan kanan lapangan.
Saat ini, sisi kanan dan kiri lapangan menjadi daerah teritori bagi winger dan fullback modern. Beberapa pemain yang sering ditempatkan pada role ini antara lain eks pemain Manchester United, Park Ji-Sung.