Timnas Indonesia U-24 menang meyakinkan pada laga perdana Grup F Asian Games 2022 melawan Kirgistan di Zhejiang Normal University East Stadium, China, Selasa (19/9/2023) semalam.
Dalam laga Timnas Indonesia U-24 vs Kirgistan, gol Ramai Rumakiek dan Hugo Samir menjadi penentu kemenangan skuad Garuda Muda asuhan Indra Sjafri.
Kemanangan Timnas Indonesia U-24 atas Kirgistan tentu menjadi modal penting untuk pertandingan selanjutnya. Kemenangan tersebut menambah kans Rizky Ridho cs melaju ke babak selanjutnya.
Pada laga selanjutnya, Timnas Indonesia U-24 akan melawan China Taipei alias Taiwan pada 21 September 2023 mendatang. Setelah itu, mereka akan menjajal kekuatan Korea Utara pada 24 September mendatang.
Babak Pertama
Pada babak pertama, permainan kedua tim baik Timnas Indonesia U-24 maupun Kirgistan terbilang lamban. Kedua tim tampaknya masih membaca kekuatan lawan.
Tak berselang lama, kedua tim saling menyerang bergantian. Meski demikian, hingga menit ke-25 tidak ada serangan yang relatif berbahaya dari Timnas Indonesia U-24 maupun dari Kirgistan.
Tim asuhan Indra Sjafri sebenarnya punya peluang di menit ke-30. Namun, sayangnya tendangan Rachmat Irianto dari luar kotak penalti melebar ke kanan gawang Kirgistan.
Pada menit ke-35, Skuad Garuda Muda mulai mengendalikan permainan. Meski demikian, Egy maulana Vikri dan rekan setimnya terlihat sulit menembus pertahanan Kirgistan yang tampil disiplin.
Baca Juga: Tendangan Roket Ramai Rumakiek Akhiri Puasa Gol Selama 21 Bulan, Terakhir Saat Dilatih Shin Tae-yong
Hingga akhir babak pertama, tidak ada gol yang tercipta yang artinya Timnas Indonesia U-24 vs Kirgistan masih sama-sama kuat 0-0.
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Timnas Indonesia U-24 mengencangkan serangan. Tekanan demi tekanan dilancarkan ke gawang Kirgistan.
Hingga akhirnya tendangan roket Ramai Rumakiek dari umpan terobosan Muhammad Taufany pada menit ke-27 berhasil membobol gawang Kirgistan. Timnas Indonesia unggul dengan skor 1-0.
Usai mencetak gol, Timnas Indonesia tampak bermain lebih santai. Syahrian ABimanyu Cs tampak menunggu untuk mencari momen menyerang.
Sebaliknya, Kirgistan bermain lebih menekan. Mereka mulai main terbuka demi mencetak gol penyama kedudukan.