Timnas Indonesia U-24 akan melakoni match kedua melawan Taiwan di babak fase grup F Asian Games 2022, Kamis (21/9) sore ini pukul 15:00 WIB.
Kemenangan jadi harga mati bagi anak asuh Indra Sjafri. Kemenagan atas Taiwan akan membuka peluang Timnas Indonesia U-24 melangkah ke babak 16 besar, meski di laga terakhir nanti akan hadapi Korea Utara.
Timnas Indonesia U-24 akan hadapi Korea Utara pada 24 September mendatang pada Zhejiang Normal University East Stadium. Laga nanti jadi pertemuan kedua Timnas Indonesia dengan Korut.
Sebelumnya pada Asian Games 2014, Timnas Indonesia jumpa Korea Utara di babak 16 besar. Saat itu, Timnas Indonesia lolos ke babak 16 besar dengan status runner up grup E di bawah Thailand.
Sementara Korut melaju ke babak 16 besar dengan menjadi juara grup F. Timnas Indonesia saat itu dilatih oleh Aji Santoso.
Aji yang saat ini melatih Persikabo 1973 membawa sejumlah pemain seperti Victor Igbonefo, Ramdani Lestaluhu, Manahati Lestusen, Andritany Ardhiyasa hingga striker Ferdinan Sinaga.
Ferdinand Sinaga sendiri di akhir Asian Games 2014 menyandang gelar top skor dengan koleksi 6 gol.
Jalannya Pertandingan
Menghadapi Korea Utara saat itu, Timnas Indonesia sejak menit awal pertandingan sudah kesulitan. Korut yang diperkuat dua pemain abroad membuat lini belakang Timnas Indonesia kerepotan.
Pada menit ke-19, striker Pak Kwang-ryong yang saat itu bermain di Liga Liechtenstein sukses merobek gawang Andritany yang harus berjibaku sepanjang laga.
Pak Kwang-ryong benar-benar jadi momok bagi lini belakang Timnas Indonesia. Menit ke-27, sepakannya dari luar kotak penalti hampir bobol gawang Andritany.
Empat menit berselang, Andritany kembali menyelamatkan gawang Indonesia dari sepakan keras Pak Kwang-ryong. Menit ke-40, Jo Kwang yang masuk sebagai pemain pengganti sukses cetak gol kedua Korut.
Jo Kwang cetak gol memanfaatkan umpan crossing Yongjik, sundulannya tak mampu dihalau oleh kiper Persija Andritany.
Semenit kemudian, gawang Timnas Indonesia kembali bobol oleh sepakan Jong Il-gwan. Bola sempat membentur kaki Manahati sebelum merobek gawang Timnas Indonesia. Skor 3-0 bertahan di babak pertama.
Pada babak kedua, gelandang yang saat itu memperkuat Persebaya, Fandi Eko sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3 pada menit ke-60, masih untuk keunggulan Korut.