FIFA resmi memilih 18 wasit dan 36 asisten wasit untuk perhelatan Piala Dunia U-17 2023 yang akan berlangsung di Indonesia pada 10 November sampai 2 Desember 2023.
Selain itu komite wasit FIFA juga menujuk 18 wasit VAR untuk Piala Dunia U-17 yang berasal dari konfederasi seluruh dunia, mulai dari AFC hingga UEFA.
Yang menarik dari daftar 18 wasit dan 36 asisten wasit, FIFA juga menunjuk 3 wasit asal Indonesia untuk menjadi support referees. Salah satunya ialah wasit yang pernah kena semprot pelatih Timnas Indonesia, Yudi Nurcahya.
Selain Yudi Nurcahya, support referees yang ditunjuk oleh FIFA ialah wasit Thoriq Munir Al Katiri dan wasit asal Padang, Aprisman Aranda.
Wasit Yudi Nurcahya sempat jadi sorotan publik pada 2022. Saat itu ia memimpin laga uji coba antara Timnas Indonesia vs Bangladesh pada 1 Juni 2022.
Pada laga yang berlangsung di Stadion Jalak Harupat itu, kedua tim harus puas dengan hasil imbang tanpa gol. Usai laga, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong kecewa dengan kepemimpinan Yudi.
Shin Tae-yong anggap Yudi Nurcahya membuat keputusan keliru pada laga Timnas Indonesia vs Bangladesh. Salah satu keputusan kontroversial Yudi saat itu ialah mengakhiri laga lebih cepat dari seharusnya.
Setelah pertandingan rampung, Shin terlihat berteriak kepada asisten wasit keempat, setelah itu dia datang ke tengah lapangan untuk langsung protes kepada Yudi.
Yudi sendiri merupakan wasit Indonesia yang sudah memiliki lisensi FIFA. Pada 2021, ia menjadi satu dari lima wasit Indonesia berlisensi FIFA, selain Thoriq Alkatiri, Dwi Purba, Aprisman Aranda, dan Fariq Hitaba.
Baca Juga: Jelang Piala Dunia U-17, Skuat Timnas Indonesia Dapat Ilmu dari Legenda Jerman
Yudi Nurcahya juga diketahui memiliki gelar Magister Pendidikan usai menyelesaikan pendidikan S2 di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.
Yudi mengambil jurusan Pendidikan Olahraga dan kini sudah menjadi dosen tetap di UPI.