Timnas Indonesia berpeluang kembali dianggap sebagai Macan Asia. Di era 80 hingga 90-an, Timnas Indonesia pernah menyandang status itu.
Beberapa tahun mendatang, Timnas Indonesia bisa saja meraih julukan tersebut dan merajai sejumlah kompetisi, termasuk Piala AFF atau mungkin menembus Piala Dunia.
Saat ini, Timnas Indonesia kebanjiran talenta berbakat baik berstatus pemain keturunan yang akan dinaturalisasi ataupun pemain asli Indonesia yang berkarier di luar negeri.
Teranyar, Timnas Indonesia berpeluang akan dibela oleh kiper yang bermain di klub Yunani Panathinaikos, Cyrus Margono. Hal ini diketahui setelah ayah Cyrus, Johan Margono telah mendatangi Direktorak Keimigrasian.
Kedatangan Johan ditemani oleh Hamdan Hamedan, staf khusus Kemenpora untuk pemain keturunan. Mereka tengah mengurus permohonan kewarganegaraan Cyrus Margono.
Jika menilik satu per satu pemain berbakat baik yang keturunan dan abroad, Timnas Indonesia memiliki skuat yang cukup mentereng. Minus local pride, skuat Timnas Indonesia jika dihuni pemain keturunan dan abroad akan sangat menakutkan bagi tim lawan.
Di posisi kiper, ada Cyrus Margono. Untuk cadangannya ada kiper berdarah Indonesia-Jerman yang bermain di Arm. Hannover, Robin Soeradhiningrat. Ia masih berusia 21 tahun.
Lalu di barisan belakang, Timnas Indonesia kebanjiran talenta berbakat di posisi ini, baik pemain abroad ataupun pemain keturunan.
Duet Elkan Baggott dan Ryan Flamingo bisa jadi opsi menarik untuk Timnas Indonesia. Ryan memiliki kemampuan lebih karena ia cukup rajin mencetak gol.
Sementara di full back, Shayne Pattynama bisa ditempatkan sebagai left back, Pratama Arhan bisa jadi pelapis untuk pemain Viking FK itu. Di full back kanan, Asnawi Mangakualam tetap menjadi prioritas utama, dengan Welber Halim sebagai pelapis.
Sementara di lini tengah, jika Ryan Flamingo dan Elkan Baggott jadi dua bek tengah, Jordi Amat tetap bisa dimainkan dengan menempatkan pemain JDT itu sebagai gelandang bertahan. Sejatinya posisi ini pernah ia lakoni.
Jordi Amat akan ditopang oleh Ivar Jenner dan Marselino Ferdinan. Ketenangan, visi bermain Ivar Jenner akan sangat berguna bagi Timnas Indonesia. Sementara Marselino yang memiliki kecepatan dan agresifitas jadi andalan obrak abrik pertahanan lawan.
Untuk lini depan, dua winger, Julian Oerip di kiri dan Samuel Silalahi di kanan bisa jadi andalan untuk menopang striker Rafael Struick sebagai ujung tombak.
Selain itu di posisi cadangaan, timnas Indonesia masih punya pemain sekaliber Sandy Walsh, Delano van der Heijen di lini depan serta Jay Idzes.
Starting XI Timnas Indonesia Formasi 4-3-3: