Salah satu pemain abroad yang dicoret pelatih Bima Sakti di skuat Timnas Indonesia U-17 untuk Piala Dunia U-17 2023, Staffan Qabiel mengaku sangat yakin bisa menembus skuat Celta Vigo.
Seperti diketahui, setelah dicoret dari Bima Sakti, Staffan langsung mendapat panggilan trial di Celta Vigo, klub yang bermain di LaLiga Spanyol.
Dari video terbaru yang diunggah oleh agen Staffan, tampak ia sudah berada di markas klub Celta Vigo. Di dalam video itu, Staffan mengaku sangat bahagia bisa mendapat kesempatan untuk unjuk skill di Celta Vigo.
Sementara itu, ayah dari Staffan saat dihubungi mengatakan bahwa selain sedang trial di Celta Vigo, sang anak juga fokus pada pendidikannya.
"Staffan sibuk sekali dengan timnya, kompetisinya dan juga dgn sekolahnya. Sedangkan, Celta Vigo juga lagi sibuk di kompetisinya," ungkap David Horito.
Sebelumnya, salah satu media Spanyol, Moiceleste mengulas soal diundangnya Staffan Qabiel Horito jalani trial di klub Laliga tersebut.
"Celta akan menguji pesepak bola muda Indonesia," tulis judul pemberitaan media Spanyol itu.
Dalam ulasannya, media Spanyol itu menyoroti soal siapa Staffan Qabiel Horito. Disebutkan dalam ulasan tersebut, Staffan adalah pesepak bola muda Indonesia yang sempat masuk daftar timnas U-17 Indonesia untuk Piala Dunia U-17 2023.
"Pada akhirnya dia menjadi salah satu pemain yang dicoret oleh pelatih, tetapi si pemain bermimpi membuat namanya bisa bermain di Eropa," ulas media Spanyol tersebut.
Baca Juga: Staffan Qabiel Jalani Trial di Celta Vigo, Media Spanyol: Dia yang Dicoret Bima Sakti
Media Spanyol itu juga menuliskan bahwa langkah Celta Vigo menguji trial Staffan merupakan langkah strategis klub LaLiga itu untuk para pemain muda dari banyak negara.
"Ini prosedur umum di Celta dalam beberapa tahun terakhir, telah menyambut sejumlah pemain asing termasuk saudara laki-laki (Paul) Pogba dan anak dari Aleksandr Mostovoi," ulas media Spanyol tersebut.