Nathan Tjoe-A-On kembali jadi pusat perhatian setelah menonton pertandingan Timnas Indonesia melawan Brunei. Nathan dipercaya akan menjadi pemain selanjutnya yang bakal dinaturalisasi PSSI.
Ketum PSSI, Erick Thohir mengatakan Nathan Tjoe-A-On datang bersama ayahnya. Mereka bercerita bahwa serius ingin menjadi WNI.
"Dia serius. kalau enggak, ga dateng dia sama bapaknya. Kalau enggak, gak dikenalin sama presiden," kata Erick Thohir kepada awak media usai laga Timnas Indonesia vs Brunei Darussalam seperti dikutip dari Suara.com
Nathan saat ini membela klub Liga Inggris, Swansea City. Sebelumnya ia lama berkarier di Belanda. Ia menjadi bagian dari klub Excelsior Rotterdam.
Selama membela Excelsior Rotterdam, Nathan mencatatkan 57 caps dan menyumbang 1 gol serta 1 assist. Pemain berposisi bek sayap kiri ini ternyat sempat meraih gelar individu yakni Johan Cruyff Talent of the Month.
Gelar ini juga sempat diraih oleh sejumlah pemain top dunia seperti Frenkie de Jong, Hakim Ziyech, Martin Odegaard, Antony hingga Xavi Simons.
"Nathan Tjoe-A-On terpilih sebagai Johan Cruijff Talent of the Month. Bek Excelsior Rotterdam berusia 20 tahun ini tampil terbaik di bulan September," tulis laman resmi Eredivisie pada 30 September 2022.
"Tjoe-A-On mencatatkan skor tertinggi di antara bek mana pun di Eredivisie bulan lalu, ia juga unggul dalam hal menyerang. Nathan juga berada di peringkat keempat teratas pemain yang melepaskan umpan crossing (19) pada bulan September,"
Nathan kelahiran Rotterdam, Belanda pada 22 Desember 2001. Nathan memiliki darah Indonesia tepatnya dari Sumatera.
"Mamaku lahir di sini (Belanda) tapi ayahnya berasal dari Indonesia. Dia lahir di sana dan waktu sudah dewasa pindah ke Belanda," jelas Nathan seperti dikutip darin Youtube Yussa Nugraha.
"Jadi darah Indonesia dari keluarga (mama) ku," ungkap Nathan.
Diceritakan juga oleh Nathan bahwa ibunya tidak sepenuhnya murni berdarah Indonesia namun juga campuran.
Saat ditanya apakah Nathan mengetui bahwa berasal dari daerah mana di Indonesia sang kakek, ia menjawab dari Sumatera.
"Ia berasal dari Sumatera," jawab Nathan Tjoe-A-On.
Diakui oleh Nathan bahwa ia tidak bisa berbahasa Indonesia, sang kakek yang berasal dari Indonesia juga jarang menggunakan bahasa ibunya.