Bek berbakat berusia 22 tahun, Pratama Arhan, tak selamanya main apik. Beberapa waktu lalu pemain Tokyo Verdy ini mendapatkan sorotan negatif dari beberapa netizen saat membela Timnas Indonesia melawan Timnas Brunei Darussalam di leg pertama.
Meskipun Timnas Indonesia meraih kemenangan telak 6-0 dalam pertandingan itu, Arhan mendapatkan kritikan terutama terkait umpan silang yang kerap meleset.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memutuskan untuk memasukkan Pratama Arhan sebagai starter untuk posisi bek sayap kiri dalam formasi 4-4-2 yang dijalankan. Keputusan tersebut berarti Shayne Pattynama, pemain Liga Norwegia yang memiliki pengalaman, harus duduk di bangku cadangan.
Arhan bermain selama 73 menit sebelum digantikan oleh Pattynama. Selama pertandingan, Timnas Indonesia mencoba sebelas kali untuk melakukan umpan silang melalui berbagai pemain, beberapa di antaranya datang dari Pratama Arhan, namun sayangnya, tidak satu pun dari umpan-umpan tersebut berhasil mencapai sasarannya.
Selain masalah umpan silang, beberapa netizen juga menyoroti masalah penetrasi, dribel, dan operan Arhan yang dianggap banyak yang gagal. Meskipun kritik tersebut mengenainya, Timnas Indonesia tetap berhasil menggulung Timnas Brunei Darussalam dengan skor mencolok 6-0 dalam leg pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Performa Arhan yang kurang memuaskan dalam pertandingan tersebut kemungkinan akan menjadi catatan untuk perbaikan di pertandingan selanjutnya. Pada akhirnya, pengalaman ini diharapkan akan membantu Arhan berkembang sebagai pemain yang lebih baik dalam tim nasional dan di level klubnya di Tokyo Verdy di Liga Jepang.