Nathan Tjoe-A-On berposisi asli sebagai bek kiri, dan berpotensi menjadi pesaing Pratama Arhan serta Shayne Pattynama di Timnas Indonesia.
Terlebih dengan kiprahnya saat ini yang bermain untuk tim Inggris, Swansea City. Andai bisa konsisten, ada peluang Nathan bisa menggusur Arhan dan Shayne kelak.
4. Elkan Baggott
Sebelum ketiga pemain itu, Timnas Indonesia sudah punya tembok kokoh di lini belakang, yakni Elkan Baggott yang bermain di tim Inggris, Ipswich Town.
Pemain yang baru berusia 21 tahun itu sudah menjadi pilar andalan di lini belakang Timnas Indonesia. Bahkan, dirinya perlahan juga mulai mendapat kepercayaan di skuad utama bersama timnya.
5. Sandy Walsh
Di sektor bek kanan, Timnas Indonesia juga memiliki bek keturunan yang saat ini berkiprah di luar negeri yakni Sandy Walsh.
Ia menjadi salah satu dari dua bek Timnas Indonesia yang berkarier di kompetisi kasta teratas Eropa, mengingat Sandy Walsh bermain bagi tim kasta teratas Belgia, yakni KV Mechelen.
6. Shayne Pattynama
Baca Juga: Susul Megawati Hangestri, Pemain Timnas Voli Indonesia Mantap Berkarier ke Luar Negeri
Shayne Pattynama menjadi bek Timnas Indonesia lainnya yang berkarier di kasta teratas Eropa, tepatnya di Norwegia bersama Viking FK.
Sejak naturalisasinya tuntas, Shayne sendiri masih beradaptasi dengan pola permainan Timnas Indonesia. Meski begitu, pengalamannya bisa saja membuatnya menjadi andalan Shin Tae-yong.
7. Jordi Amat
Tak hanya berkiprah di Eropa, bek Timnas Indonesia juga ada yang berkiprah di Asia seperti Jordi Amat bersama Johor Darul Ta’zim di Malaysia.
Bek gaek kelahiran Barcelona ini sudah menjadi pilar tak tergantikan di lini belakang Timnas Indonesia dengan tampil di berbagai ajang seperti Piala AFF 2022 lalu.
8. Asnawi Mangkualam