Duel yang mempertemukan antara Timnas Indonesia melawan Irak pada Babak Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia tak hanya menarik diulas dari aspek teknis. Sebab, perbandingan nilai pasar kedua tim menyajikan data yang menarik.
Dari segi peringkat, Timnas Indonesia dan Irak memang memperlihatkan catatan yang jomplang. Pasalnya, skuad Garuda yang saat ini menduduki urutan ke-145 FIFA terpaut jauh dari Irak yang berada di posisi 68.
Irak memang dikenal sebagai salah satu negara yang punya rekam jejak mentereng di kawasan Asia. Meskipun bukan tim terkuat di benua ini, mereka tetap saja menjadi lawan yang sangat tangguh bagi Timnas Indonesia.
Meskipun dari segi peringkat terhitung kontras, tetapi sebetulnya perbandingan nilai pasar skuadnya tak jauh berbeda. Timnas Indonesia punya nilai skuad sebesar Rp154 miliar, sedangkan Irak berada di angka Rp168 miliar.
Jumlah total nilai skuad yang dimiliki skuad Merah Putih tak terlepas dari ‘mahalnya’ harga pasar dari tiga pemain naturalisasi yang saat ini tengah berkarier di luar negeri.
Mereka adalah Sandy Walsh (Rp26,07 miliar), Jordi Amat (Rp15,64 miliar), dan Shayne Pattynama (Rp10,43 miliar). Sandy berkarier di Liga Belgia, Jordi di Liga Malaysia, sedangkan Shayne di Norwegia.
Hal yang tak jauh berbeda juga berlaku di Irak. Sebab, dua dari tiga pemain termahalnya saat ini juga berkarier di luar negeri. Mereka adalah Bashar Resan (Qatar SC) dengan harga Rp13,91 miliar dan Danilo Al-Saed (Sandefjord Fotball) dengan nilai Rp13,91 miliar.
Adapun satu pemain lainnya, sekaligus yang memiliki nilai pasar tertinggi, Amjad Attwan, justru berkarier di dalam negeri. Pemain yang harga pasarnya Rp17,38 miliar ini bermain untuk Zako SC.
Duel melawan Irak bakal menjadi ujian pertama yang akan dihadapi skuad asuhan Shin Tae-yong pada Babak Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Baca Juga: Guna Redam Serangan Cepat Timnas Indonesia, Pelatih Irak Sudah Siapkan Senjata Pamungkas
Menurut jadwal, pertandingan ini bakal berlangsung di Basrah International Stadium, pada Kamis (16/11/2023) pukul 21.45 WIB.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie