Pemain asing Selangor FC, Yazan Al-Arab yang baru-baru ini mendapat hukuman seumur hidup dari Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).
Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) tak main-main dalam menghukum pemain yang dianggap menyalahi aturan. Terbaru, pemain asal Yordania, yakni Yazan Al-Arab, menjadi korbannya.
Pemain berusia 27 tahun itu baru-baru ini mendapat hukuman seumur hidup dari FAM usai melakukan tindakan tak terpuji di laga Piala Malaysia antara Selangor FC vs Terengganu FC pada 24 September 2023.
Di laga yang tercipta di leg kedua perempat final itu, Yazan melakukan tendangan ke wasit yang memimpin laga usai peluit panjang dibunyikan.
Tak hanya melakukan tendangan saja, pemain yang berposisi sebagai bek tengah ini juga kedapatan meludahi sang pengadil lapangan.
Usai insiden itu, Selangor FC pun memutus kontrak Yazan dengan alasan tindakan indisipliner. Usai kontraknya diputus, ia kemudian mendapat hukuman dari FAM larangan bermain seumur hidup.
Dilansir dari The Star, semula hukuman yang diberikan adalah larangan bertanding sebanyak empat pertandingan. Tapi pada dakwaan kedua, Yazan mendapat hukuman larangan bertanding seumur hidup.
Akibat hukuman berat itu, nama Yazan Al-Arab pun menjadi perbincangan di sepak bola Asia Tenggara. Berikut rofil mantan penggawa Selangor FC itu.
Penggawa Timnas Yordania
Yazan Al-Arab merupakan pesepak bola asal Yordania yang lahir di Russeifa pada 31 Januari 1996 atau saat ini berusia 27 tahun.
Karier sepak bolanya sendiri bermula di tanah kelahirannya, Yordania. Diketahui, Yazan menimba ilmu di akademi Al-Jazeera sejak usia dini.
Pada 2015, ia pun berhasil naik kelas ke skuad utama Al-Jazeera. Tercatat ia bermain di tim utama klub tersebut selama empat tahun saja.
Selama empat tahun membela Al-Jazeera, Yazan jarang mendapat menit bermain mumpuni, di mana ia tampil sebanyak 19 kali saja selama kurun waktu tersebut.
Pada Juli 2019, Yazan memutuskan hijrah ke tim Yordania lainnya, yakni Al-Wehdat SC. Di klub ini, ia pun jarang mendapat kesempatan bermain.
Hal tersebut membuat Yazan memutuskan berpetualang ke Asia Tenggara dengan menerima pinangan Selangor FC pada Desember 2021.