Jalur Pendakian Gunung Slamet Ditutup

Achmad Sakirin

Selasa, 11 Maret 2014 | 15:18 WIB
Jalur Pendakian Gunung Slamet Ditutup
Hembusan asap mengepul dari kawah Puncak Gunung Slamet, Jateng, Senin (11/3). [Antara/Idhad Zakaria]

Suara.com - Jalur pendakian ke puncak Gunung Slamet melalui Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, ditutup sejak Senin (10/3/2014) malam. Penutupan tersebut dilakukan karena peningkatan aktivitas gunung.

Kepala Bidang Pariwisata Dinbudparpora Purbalingga, Prayitno mengatakan penutupan jalur pendakian tersebut dilakukan atas saran petugas Pos Pengamatan Gunung Slamet di Gambuhan, Kabupaten Pemalang.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho juga mengatakan, Kepala PVMBG telah melaporkan meningkatnya status Gunung Slamet kepada Kepala BNPB.

Dari catatan aktivitas Gunung Slamet, letusan besar terakhir gunung api ini terjadi pada 1988. Kejadiannya pada 12-13 Juli. Ketika itu terjadi semburan abu vulkanik dan lava dari kawah gunung.

Kepala Badan Geologi Surono menyatakan, saat masih menjabat Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), apabila terjadi letusan besar Gunung Slamet, bahaya utama yang dapat ditimbulkan adalah luncuran awan panas, lontaran piroklastik seperti bom vulkanik, pasir dan abu, serta aliran lava.

"Sebaran jatuhan piroklastik tergantung ketinggian lontaran dan kencangnya angin yang berhembus pada saat terjadi letusan, terutama abu dan pasir," katanya.

Berdasarkan sejarahnya, letusan Gunung Slamet, tercatat tidak pernah menyebabkan korban jiwa manusia. Gunung ini pertama kali meletus pada 11 hingga 12 Agustus 1772. Saat itu meletus dan menyemburkan abu vulkanik serta lava pijar. Kemudian gunung ini "istirahat". (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hembusan Gunung Slamet

Hembusan Gunung Slamet

Foto | Selasa, 11 Maret 2014 | 14:40 WIB

Gunung Slamet Tak Lagi Keluarkan Asap Hitam

Gunung Slamet Tak Lagi Keluarkan Asap Hitam

News | Selasa, 11 Maret 2014 | 13:05 WIB

PVMBG: Status Gunung Slamet Waspada

PVMBG: Status Gunung Slamet Waspada

News | Selasa, 11 Maret 2014 | 06:50 WIB

Gunung Slamet Berstatus Waspada, Masyarakat Diminta Tenang

Gunung Slamet Berstatus Waspada, Masyarakat Diminta Tenang

News | Selasa, 11 Maret 2014 | 00:05 WIB

SBY: Situs Gunung Padang akan Jadi Ikon Sejarah

SBY: Situs Gunung Padang akan Jadi Ikon Sejarah

News | Rabu, 26 Februari 2014 | 08:32 WIB

Terkini

Antusiasme Penggemar Apple Sambut iPhone 18 Pro Series

Antusiasme Penggemar Apple Sambut iPhone 18 Pro Series

Foto | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:43 WIB

Bukan Sekadar Pick-Up, Urban Republic Beri Pengalaman Langsung Menjajal Produk Apple Terbaru

Bukan Sekadar Pick-Up, Urban Republic Beri Pengalaman Langsung Menjajal Produk Apple Terbaru

Foto | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:43 WIB

Karhutla Ganggu Kesehatan Warga, FKUI Dorong Pemerintah Hentikan Pembakaran Hutan dan Tegakkan Hukum

Karhutla Ganggu Kesehatan Warga, FKUI Dorong Pemerintah Hentikan Pembakaran Hutan dan Tegakkan Hukum

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:42 WIB

Operasional 16 Bandara di Papua Terganggu Karhutla

Operasional 16 Bandara di Papua Terganggu Karhutla

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:40 WIB

LEPAS Indonesia dan ASCO Perluas Jaringan Mobil Listrik di Jakarta Barat

LEPAS Indonesia dan ASCO Perluas Jaringan Mobil Listrik di Jakarta Barat

Otomotif | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Dana Siap Pakai BNPB Diduga Mengalir ke Adik Suharyanto untuk Beli Saham

Dana Siap Pakai BNPB Diduga Mengalir ke Adik Suharyanto untuk Beli Saham

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:37 WIB

Kejayaan Kerajaan Sriwijaya dan Pelajaran Berharga dari Sejarahnya

Kejayaan Kerajaan Sriwijaya dan Pelajaran Berharga dari Sejarahnya

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Jadi Standby Buyer, Danantara Siap Serok Saham di Kala Pasar Modal Rungkad

Jadi Standby Buyer, Danantara Siap Serok Saham di Kala Pasar Modal Rungkad

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:28 WIB

Ramainya Bisnis Kuliner Jadi Peluang Perbankan Perluas Transaksi Digital

Ramainya Bisnis Kuliner Jadi Peluang Perbankan Perluas Transaksi Digital

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:22 WIB

Laut Itu Terlalu Luas, Ketika Anak-anak Firdaus Wajidi Menatap Titik Terakhir Sang Ayah Berkarya

Laut Itu Terlalu Luas, Ketika Anak-anak Firdaus Wajidi Menatap Titik Terakhir Sang Ayah Berkarya

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:22 WIB

×