Rayakan Jumat Agung, Hampir 20 Warga Filipina Dipaku di Kayu Salib

Liberty Jemadu

Jum'at, 18 April 2014 | 18:10 WIB
Rayakan Jumat Agung, Hampir 20 Warga Filipina Dipaku di Kayu Salib
Ritual penyaliban pada Jumat Agung di San Fernando, Filipina (Reuters/Erik De Castro).

Suara.com - Hampir 20 warga Filipina dan seorang sutradara asal Denmark dipaku di kayu salib untuk mengenang penyaliban Yesus pada upacara Jumat Agung di San Fernando, 80 kilometer dari Manila.

Ritual yang digelar setiap tahun di Filipina itu mengundang ribuan penonton dari seluruh dunia, yang ingin menyaksikan para sukarelawan itu mengorbankan diri dalam upacara keagamaan Katolik itu. Kedua tangan dan kaki para peserta dipaku pada salib menggunakan paku sepanjang 12,5 sentimeter.

"Ini adalah sebuah pengalaman luar biasa antara saya dan Tuhan," kata Lasse Spang Olsen, sutradara dan kordinator pemeran pengganti asal Denmark, yang disalib selama lebih dari 10 menit, sebelum luka-lukanya dirawat.

"Itu luar biasa dan menyenangkan," imbuh lelaki berusia 48 tahun itu.

Meski banyak dikritik karena dinilai sebagai penyimpangan dari ajaran Yesus sendiri, sebagian besar warga Filipina menganggap upacara itu adalah bukti iman.

Menurut ajaran Katolik Yesus wafat di kayu salib pada Jumat Agung dan bangkit dari kematiannya dua hari kemudian, pada Minggu Paskah.

"Saya akan melakukannya selama tubuh saya mengizinkan," kata Danilo Ramos (43), yang sudah pernah disalib 23 kali, "Saya harap Tuhan menyaksikan pengorbanan saya dan menjaga keluarga saya."

Gereja Katolik sendiri mengecam ritual itu yang mulai berkembang di utara Provinsi Pampanga sekitar 60 tahun lalu. Gereja Katolik menyebut upacara itu sebagai kekeliruan dalam menerjemahkan pesan Yesus, yang mengorbankan dirinya untuk menebus dosa manusia.

"Penebusan bukan berarti Anda menyakiti diri sendiri, karena tubuh manusia sendiri kenisah roh," kata Uskup Agung Aniceto Paciano dari Keuskupan San Fernando.

Ritual yang lebih mirip karnaval itu mengundang ribuan wisatawan dari dalam dan luar negeri setiap tahunnya. Salah satu wisatawan asal Inggris, Emily Ebsworth (24), mengatakan dia belum pernah menyaksikan peristiwa seperti itu.

"Saya tidak menyukainya. Terlalu berdarah-darah," kata Ebsworth. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapal Motor Tenggelam, 7 Orang Meninggal Dunia

Kapal Motor Tenggelam, 7 Orang Meninggal Dunia

News | Jum'at, 18 April 2014 | 16:04 WIB

Tema Paskah Gereja Katedral Jakarta 2014: Dipilih Untuk Melayani

Tema Paskah Gereja Katedral Jakarta 2014: Dipilih Untuk Melayani

News | Jum'at, 18 April 2014 | 13:24 WIB

Paus Fransiskus: Gereja Harus Menjadi Tempat Pengungsian Bagi Kaum Miskin

Paus Fransiskus: Gereja Harus Menjadi Tempat Pengungsian Bagi Kaum Miskin

News | Jum'at, 18 April 2014 | 13:12 WIB

Perayaan Jumat Agung, Polisi Perketat Pengamanan Gereja

Perayaan Jumat Agung, Polisi Perketat Pengamanan Gereja

News | Jum'at, 18 April 2014 | 08:50 WIB

Kamis Putih, Paus Fransiskus Cium Kaki 4 Perempuan dan 1 Muslim

Kamis Putih, Paus Fransiskus Cium Kaki 4 Perempuan dan 1 Muslim

News | Kamis, 17 April 2014 | 19:33 WIB

Terkini

Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Kasus Motor Listrik MBG, Anggaran Capai Rp1,2 Triliun

Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Kasus Motor Listrik MBG, Anggaran Capai Rp1,2 Triliun

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:21 WIB

Food Waste Makin Mengkhawatirkan, Mengapa Sampah Makanan Bisa Picu Pemanasan Global?

Food Waste Makin Mengkhawatirkan, Mengapa Sampah Makanan Bisa Picu Pemanasan Global?

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Kejagung Tetapkan 4 Tersangka Baru Kasus Korupsi Pengadaan Motor Buat MBG

Kejagung Tetapkan 4 Tersangka Baru Kasus Korupsi Pengadaan Motor Buat MBG

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:19 WIB

9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam

9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Sinopsis Shadow Punisher, Dracin Terbaru Luo Yun Xi dan Alen Fang di iQiyi

Sinopsis Shadow Punisher, Dracin Terbaru Luo Yun Xi dan Alen Fang di iQiyi

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Cushion Wardah Warna Biru untuk Kulit Apa? Mampu Menyamarkan Flek Hitam Menurut Review

Cushion Wardah Warna Biru untuk Kulit Apa? Mampu Menyamarkan Flek Hitam Menurut Review

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Resep Kuliner Tradisional Mulai Hilang, 45 Persen Warisan Gastronomi Indonesia Terancam Punah

Resep Kuliner Tradisional Mulai Hilang, 45 Persen Warisan Gastronomi Indonesia Terancam Punah

Jogja | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:14 WIB

Pertamina Patra Niaga Dukung Koperasi Desa Merah Putih lewat Penyaluran LPG

Pertamina Patra Niaga Dukung Koperasi Desa Merah Putih lewat Penyaluran LPG

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:14 WIB

Kejagung Buka Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus Korupsi MBG

Kejagung Buka Peluang Periksa Nanik S Deyang di Kasus Korupsi MBG

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:13 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla, Warga Sumsel Ajukan 7 Tuntutan

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla, Warga Sumsel Ajukan 7 Tuntutan

Sumsel | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:11 WIB

×