Sebelum Meninggal, Murid SDN 09 Jakarta Timur Alami Pendarahan Otak

Siswanto

Senin, 05 Mei 2014 | 18:25 WIB
Sebelum Meninggal, Murid SDN 09 Jakarta Timur Alami Pendarahan Otak
Renggo Khadafi, murid kelas 5 SDN 09 Makassar, Jakarta Timur, yang meninggal usai dikeroyok kakak kelas (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Anak malang, Renggo Khadafi (11), murid kelas 5 SDN 09 Makassar, Jakarta Timur, mengalami pendarahan selaput otak. Pendarahan ini diduga kuat akibat benturan benda tumpul.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Rikwanto, di Polda Metro Jaya, Senin (5/5/2014).

Terkait dengan apakah benturan benda tumpul itu terkait dengan penganiayaan yang dilakukan tiga kakak kelas Renggo pada Senin (28/4/2014), polisi masih menyelidikinya.

"Hari ini sudah diperiksa empat orang saksi, satu dari pelaku (S) dan tiga orang dari keluarga korban. Hasil dugaan sementara ini, ada aksi kekerasan dengan menggunakan benda tumpul yang mengakibatkan pendarahan selaput otak Renggo," kata Rikwanto.

Polisi belum dapat membuat kesimpulan. Kesimpulan baru didapat setelah hasil visum terhadap jenazah Renggo keluar.

Jenazah Renggo dimakamkan pada Minggu (4/5/2014) jam 11.00 WIB di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Asem, Jakarta Timur. Sehari kemudian, polisi membongkar makam untuk autopsi jenazah karena ada dugaan Renggo meninggal akibat dianiaya kakak kelas.

Untuk mendalami kasus tersebut, polisi berencana memanggil enam saksi, yakni guru dan teman-teman korban.

Diwartakan sebelumnya, sebelum Renggo meninggal dunia pada Minggu (4/5/2014) dini hari, ia sakit keras. Itu terjadi setelah bocah ini dipukuli kakak kelasnya.

Selama ini, Renggo dirawat oleh ibu angkat bernama Yosi Puspa Dewi (31). Yosi merawat Renggo sejak usia enam tahun di rumahnya, Gang Raban, RT 5, RW 5, Kelurahan Halim Perdanakusuma, Kecamatan Makassar.

Kejadian naas itu berawal dari masalah sepele. Sehabis olahraga, Renggo menyenggol es pisang seharga Rp1.000 yang dipegang SY. Merasa bersalah, korban pun langsung minta maaf, bahkan mengganti es tersebut dengan uang. Namun, SY tetap tak terima. SY membuntuti Renggo hingga ruangan kelas. Yang terjadi kemudian, Renggo dipukuli SY dan dua temannya di bagian perut, dada, dan bokong.

Keesokan harinya, Selasa (29/4/2014), Renggo tidak bisa masuk sekolah karena demam dan muntah-muntah. Pada Sabtu (3/5/2014) jam 23.00 WIB, Renggo kejang-kejang dan hidung serta mulutnya keluar darah sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Polri Sukanto Kramatjati.

Minggu (4/5/2014) jam 01.00 WIB dini hari, Renggo menghembuskan nafas yang terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Periksa Lima Saksi Kasus Penganiayaan Satpol PP Saat Penertiban Parkir Liar di Jaksel

Polisi Periksa Lima Saksi Kasus Penganiayaan Satpol PP Saat Penertiban Parkir Liar di Jaksel

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 07:52 WIB

Adu Jotos Satpol-PP dan Pekerja di Jaksel, Polisi Turun Tangan

Adu Jotos Satpol-PP dan Pekerja di Jaksel, Polisi Turun Tangan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:17 WIB

Polisi Proses Laporan Warga yang Protes Petasan Perayaan Maulid Nabi

Polisi Proses Laporan Warga yang Protes Petasan Perayaan Maulid Nabi

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:13 WIB

Aktivis BEM UI Diserang OTK, Polisi Naikan Status Jadi Penyidikan

Aktivis BEM UI Diserang OTK, Polisi Naikan Status Jadi Penyidikan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:38 WIB

Perempuan 26 Tahun Tusuk Sopir Taksi Listrik di Kemayoran, Motif Didalami

Perempuan 26 Tahun Tusuk Sopir Taksi Listrik di Kemayoran, Motif Didalami

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:01 WIB

Aktivis BEM UI Dianiaya di Tebet, Yasonna Laoly Desak Pengusutan Transparan

Aktivis BEM UI Dianiaya di Tebet, Yasonna Laoly Desak Pengusutan Transparan

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 13:47 WIB

Laporan BEM UI Masuk Polda Metro, Dugaan Penyerangan Hafidz Hernanda Mulai Diusut

Laporan BEM UI Masuk Polda Metro, Dugaan Penyerangan Hafidz Hernanda Mulai Diusut

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Bukan Begal! BEM UI Soroti Sarung Tangan Latex dan Lakban Pelaku Penganiaya Hafidz yang Tertinggal

Bukan Begal! BEM UI Soroti Sarung Tangan Latex dan Lakban Pelaku Penganiaya Hafidz yang Tertinggal

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:56 WIB

Kondisi Korsospol BEM UI Hafidz Hernanda Disebut Membaik, Wajah Masih Memar

Kondisi Korsospol BEM UI Hafidz Hernanda Disebut Membaik, Wajah Masih Memar

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:48 WIB

BEM UI Laporkan Dugaan Kekerasan terhadap Hafidz Hernanda, Cantumkan Delik Penganiayaan Terencana

BEM UI Laporkan Dugaan Kekerasan terhadap Hafidz Hernanda, Cantumkan Delik Penganiayaan Terencana

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Terkini

Sergap Kapal di Belawan, Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin dan Amankan WNA

Sergap Kapal di Belawan, Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin dan Amankan WNA

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:28 WIB

Viral Aksi Kontroversi di Kafe Pekanbaru, Satpol PP Minta Klarifikasi Pengelola

Viral Aksi Kontroversi di Kafe Pekanbaru, Satpol PP Minta Klarifikasi Pengelola

Riau | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:20 WIB

Mantap! Klub Punya Orang Kaya Indonesia Bantai Manchester United di Liga Champions

Mantap! Klub Punya Orang Kaya Indonesia Bantai Manchester United di Liga Champions

Bola | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:16 WIB

Arti Burung Gagak Hinggap di Atas Atap Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Buruk?

Arti Burung Gagak Hinggap di Atas Atap Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Buruk?

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Terus Naik, Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.562,57 Triliun

Terus Naik, Kredit Nganggur di Bank Tembus Rp2.562,57 Triliun

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 08:00 WIB

KDM Lantik Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Bekasi Definitif Hari Ini

KDM Lantik Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Bekasi Definitif Hari Ini

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Pemerintah Dorong Usulan Kendaraan Hybrid dan PHEV Bebas Ganjil Genap

Pemerintah Dorong Usulan Kendaraan Hybrid dan PHEV Bebas Ganjil Genap

Otomotif | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:55 WIB

Pameran "Kura-kura" Yohanes, Satu Lukisan Langsung Terjual di Malam Pembukaan

Pameran "Kura-kura" Yohanes, Satu Lukisan Langsung Terjual di Malam Pembukaan

Riau | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Teriaki Armuji dan Wabup Mimik Get Out!, Borok Bos Resto Asal Suriah Terbongkar

Teriaki Armuji dan Wabup Mimik Get Out!, Borok Bos Resto Asal Suriah Terbongkar

Jatim | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Pemerintah Siapkan Rp31,8 Triliun untuk Program Bantuan hingga Diskon Nataru

Pemerintah Siapkan Rp31,8 Triliun untuk Program Bantuan hingga Diskon Nataru

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 07:45 WIB

×