Kelebihan Muatan, Puluhan Truk di Tol Jakarta-Cikampek Dijaring

Ardi Mandiri | Suara.com

Kamis, 21 Agustus 2014 | 02:53 WIB
 Kelebihan Muatan, Puluhan Truk di Tol Jakarta-Cikampek Dijaring
Jajaran Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Dinas Perhubungan DKI melakukan razia di Jalan Senen Raya, Jakarta, Senin (10/2). [MATAMATA/ Adrian Mahakam]

Suara.com - Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Jawa Barat, berhasil menjaring sedikitnya 55 kendaraan bermuatan melebihi kapasitas angkut atau "overload" di lintasan Tol Jakarta-Cikampek, Rabu.

"Jumlah itu tercatat hingga pelaksanaan hari kedua operasi yang melibatkan Dishub dan petugas PT Jasa Marga," kata Kasubnit Pengendali Operasional UPTD Terminal Induk Kota Bekasi, Umar Setiono, di Bekasi, Rabu (20/8/2014).

Menurut dia, sebanyak 35 kendaraan di antaranya ditilang karena overload, dan 14 kendaraan lainnya karena masalah KIR.

"Sementara enam kendaraan lain dinyatakan tidak bersalah," ujarnya.

Menurut dia, kegiatan tersebut digelar di rest area KM 33 A, tol Jakarta-Cikampek, Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan dalam rangka meminimalisir kerusakan badan jalan tol.

Truk pengangkut yang terjaring razia diantaranya adalah kendaraan berat pengangkut pasir dan tanah, maupun kendaraan ekspedisi perusahaan guna keperluan industri.

Pihaknya juga menyoroti perihal pelanggaran terhadap modifikasi kendaraan pengangkut yang dilakukan pengusaha demi meningkatkan kapasitas angkut.

"Ada juga yang tidak sesuai dengan peruntukan, bak truk besar biasanya dimodifikasi sedemikian rupa agar dapat mengangkut barang lebih banyak," katanya.

Sebagai contoh, apabila panjang bak truk pada awal uji kir hanya mencapai 9 meter, akan tetapi selanjutnya pemilik kendaraan pengangkut memodifikasinya menjadi 9,5 meter.

Begitu pula dengan lebar badan truk yang dilakukan pelebaran maupun peninggian sehingga berdampak pada pelanggaran spesifikasi kendaraan.

Dikatakannya modifikasi tersebut telah melanggar Undang-Undang Lalulintas tahun 2009 pasal 307 jo 168.

"Seharusnya truk pengangkut harus tetap sesuai dengan Muatan Sumbu Terberat (SMT), baru boleh diizinkan beroperasi," katanya.

Menurutnya, operasi ini dijadwalkan akan berlangsung dari 19 hingga 22 Agustus 2014.

Operasi dilakukan oleh personel gabungan dari PT Jasa Marga, Dishub Kota Bekasi, PJR, dan TNI.

Mereka menghentikan beberapa kendaraan pengangkut yang terlihat memuat barang melebihi ketentuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pabrik Baru Isuzu untuk Produksi 'Light' dan 'Medium Truck'

Pabrik Baru Isuzu untuk Produksi 'Light' dan 'Medium Truck'

Otomotif | Selasa, 19 Agustus 2014 | 13:59 WIB

 Wow, Truk Besar Ini Dikemudikan oleh Hamster

Wow, Truk Besar Ini Dikemudikan oleh Hamster

Video | Kamis, 14 Agustus 2014 | 17:32 WIB

Penerapan ERP di Jalan Nasional Masih Dikaji

Penerapan ERP di Jalan Nasional Masih Dikaji

News | Rabu, 04 Juni 2014 | 01:27 WIB

 Kecelakaan Maut di Meksiko, 36 Tewas Mengenaskan

Kecelakaan Maut di Meksiko, 36 Tewas Mengenaskan

News | Senin, 14 April 2014 | 04:47 WIB

Terkini

Perubahan Iklim Bukan Sekadar Isu Lingkungan, OJK: Berdampak Juga pada Aspek Sosial dan Ekonomi

Perubahan Iklim Bukan Sekadar Isu Lingkungan, OJK: Berdampak Juga pada Aspek Sosial dan Ekonomi

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:17 WIB

Prabowo Tiba di May Day 2026, Disambut Lagu Tipe-X 'Kamu Nggak Sendirian'

Prabowo Tiba di May Day 2026, Disambut Lagu Tipe-X 'Kamu Nggak Sendirian'

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:12 WIB

Ketua Parlemen Iran Ejek Ancaman Donald Trump Soal Ledakan Sumur Minyak

Ketua Parlemen Iran Ejek Ancaman Donald Trump Soal Ledakan Sumur Minyak

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:48 WIB

Dirjen Imigrasi Tegaskan Indonesia Bukan Surga Pelaku Scam, 16 WNA Langsung Dideportasi

Dirjen Imigrasi Tegaskan Indonesia Bukan Surga Pelaku Scam, 16 WNA Langsung Dideportasi

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:45 WIB

Kronologi Penggerebekan 16 WNA di Sukabumi: Sewa Hotel Setahun, Diduga Siapkan 50 Anggota Sindikat

Kronologi Penggerebekan 16 WNA di Sukabumi: Sewa Hotel Setahun, Diduga Siapkan 50 Anggota Sindikat

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:37 WIB

IRGC Hancurkan Kapal Perang Amerika Jika Donald Trump Nekat Serang Infrastruktur Vital Iran

IRGC Hancurkan Kapal Perang Amerika Jika Donald Trump Nekat Serang Infrastruktur Vital Iran

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:23 WIB

25 Quotes Hari Buruh untuk Pekerja Kelas Menengah yang Tangguh

25 Quotes Hari Buruh untuk Pekerja Kelas Menengah yang Tangguh

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:20 WIB

Kisah Solati: Bekerja, Kuliah, dan Mengabdi di Tengah Kesibukan Sehari-hari

Kisah Solati: Bekerja, Kuliah, dan Mengabdi di Tengah Kesibukan Sehari-hari

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:19 WIB

Skema Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir May Day 2026 di Kawasan Monas

Skema Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir May Day 2026 di Kawasan Monas

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:14 WIB

Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla di Laut Mediterania Picu Kemarahan PM Malaysia

Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla di Laut Mediterania Picu Kemarahan PM Malaysia

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:41 WIB