Korban Pemecatan Ical Sampai ke Kader di Papua

Laban Laisila

Selasa, 04 November 2014 | 18:11 WIB
Korban Pemecatan Ical Sampai ke Kader di Papua
Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Aksi pemecatan kader oleh DPP Partai Golkar di bawah kepemimpinan Aburizal Bakrie (Ical) tidak hanya terjadi di tingkat pusat, melainkan meluas hingga daerah, kata Wakil Sekretaris DPD I Partai Golkar Provinsi Papua Victor Abraham Abaidata.

"Saya dan Ketua Harian DPD I Partai Golkar Provinsi Papua Yacob Ingratubun dinonaktifkan karena dianggap melawan keputusan partai," ujar Victor dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (4/11/2014).

Victor mengatakan pemecatan terhadap dirinya lantaran memfasilitasi kehadiran Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar HR Agung Laksono saat berkunjung ke tanah Papua. Kunjungan Agung itu dalam rangkaian kunjungan kerja saat masih menjabat Menko Kesra.

"Saya tidak habis pikir, pak Agung Laksono itu kan Wakil Ketua Umum Partai Golkar, masa kader Partai Golkar ketemu dengan pimpinannya malah dinonaktifkan. Pak Prabowo Subianto saja yang ketua umum partai lain kalau datang ke Papua akan kami sambut dengan baik, apalagi ini pak Agung Laksono pimpinan partai kami sendiri," ujar dia.

Victor menyesalkan tindakan arogansi yang dilakukan DPP Partai Golkar. Menurut dia , indakan itu sangat tidak demokratis, dan mencederai demokrasi dalam tubuh partai.

"Penonaktifan ini merupakan langkah mundur Partai Golkar di usianya yang ke-50 tahun," katanya.

Dia mengaku bakal meminta penjelasan kepada DPP Partai Golkar terkait diterbitkannya Surat Keputusan DPP Partai Golkar Nomor : KEP.341/DPP/GOLKAR/VIII/2014, tanggal 29 Agustus 2014, tentang pengesahan revitalisasi komposisi dan personalia DPD Partai Golkar Provinsi Papua, dimana dalam surat itu dirinya dan Ketua Harian DPD Partai Golkar Yacob Ingratubun dinonaktifkan.

"Ini kan aneh, kalau dalam SK itu saya dikatakan tidak produktif, sedangkan orang yang sudah meninggal namanya tetap dimasukan dalam susunan kepengurusan yang baru. Jadi memang penonaktifan saya karena memfasilitasi pak Agung Laksono," ujar dia.

Pada tanggal 10 Agustus 2014 Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar HR Agung Laksono yang pada saat itu masih menjabat sebagai Menko Kesra melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Papua.

Di sela-sela kunjungannya, Agung Laksono juga bertemu dengan dengan kader-kader Partai Golkar se-Provinsi Papua serta melakukan pelantikan pengurus Pimpinan Daerah Kolektif (PDK) Kosgoro 1957 Provinsi Papua dan memohon dukungan untuk maju sebagai calon ketua umum.

Victor memandang DPP Partai Golkar dibawah kepemimpinan Aburizal Bakrie tidak suka jika DPD Papua mendukung Agung Laksono sebagai calon ketua umum.

"Mungkin pak Agung dinilai sebagai rival berat," ujar dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beda dengan NasDem, Golkar Nilai Parliamentary Threshold 5 Persen Sudah Ideal

Beda dengan NasDem, Golkar Nilai Parliamentary Threshold 5 Persen Sudah Ideal

News | Senin, 21 September 2026 | 16:31 WIB

Nusron Wahid Saat Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar: Tanya Pak Bahlil

Nusron Wahid Saat Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar: Tanya Pak Bahlil

News | Senin, 21 September 2026 | 14:46 WIB

Nusron Wahid Buka Suara Soal Isu Mundur dari Kepengurusan Golkar, Begini Katanya

Nusron Wahid Buka Suara Soal Isu Mundur dari Kepengurusan Golkar, Begini Katanya

News | Senin, 21 September 2026 | 14:31 WIB

Nusron Wahid Jadi 'Gelandangan Politik' saat Diterpa Badai Korupsi?

Nusron Wahid Jadi 'Gelandangan Politik' saat Diterpa Badai Korupsi?

News | Senin, 21 September 2026 | 09:50 WIB

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus DPP Golkar, Sekjen Sebut Sudah Temui Bahlil

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus DPP Golkar, Sekjen Sebut Sudah Temui Bahlil

News | Minggu, 20 September 2026 | 12:15 WIB

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:18 WIB

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:48 WIB

Zulhas Sebut 'Biar Prabowo Saja yang Jadi Presiden!' Bahlil Langsung Kasih 2 Jempol

Zulhas Sebut 'Biar Prabowo Saja yang Jadi Presiden!' Bahlil Langsung Kasih 2 Jempol

News | Jum'at, 18 September 2026 | 20:47 WIB

Bahlil Ungkap Keinginan Parpol soal Parliamentary Threshold: Ada 5, 6, hingga 7 Persen

Bahlil Ungkap Keinginan Parpol soal Parliamentary Threshold: Ada 5, 6, hingga 7 Persen

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:09 WIB

Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid di Pusaran Kasus Korupsi, Bahlil: Ini Musibah buat Golkar

Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid di Pusaran Kasus Korupsi, Bahlil: Ini Musibah buat Golkar

Video | Kamis, 17 September 2026 | 22:05 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×