Ada Ribuan Paku di Tubuh Perempuan Ini

Doddy Rosadi

Senin, 01 Desember 2014 | 18:18 WIB
Ada Ribuan Paku di Tubuh Perempuan Ini
Ilustrasi: Paku. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang dokter ‘terpaksa’ menggabungkan ilmu medisnya dengan terapi Islami dalam ‘menyembuhkan’ Supiyati, perempuan asal Sumatera yang di tubuhnya terdapat ribuan paku yang sudah berkarat. Dr Sagiran Sukardi awalnya tidak percaya dengan sihir dan juga jin dalam dunia medis. Namun, ketidakpercyaaannya itu mulai mendapat tantangan ketika merawat Supriyati.

“Sebagai dokter, saya tidak percaya sakit bisa disebabkan oleh sihir atau jin,” kata Sukardi.
Dalam sebuah acara yang digelar di Malaysia akhir pekan lalu, Sukardi memperlihatkan hasil X-ray yang dilakukan kepada Supriyati. Dalam X-ray itu terlihat luka yang dialami Supriyati akibat paku yang ada di bawah kulitnya.

Supriyati pertama kali di bawa ke ruang operasi pada September 2012. Dalam operasi pertama, ada 70 paku yang sudah berkarat yang berhasil dikeluarkan dari bawah kulitnya.

“Yang mengejutkan, satu hari setelah operasi, saya kembali menemukan paku di lokasi yang sama. Waktu itu, saya tidak berpikir sihir ada hubungannya dengan penyakit yang dialami Supriyati,” kata Sukardi.

Namun, setelah berkonsultasi dengan rekan sejawatnya dan juga guru agama, Sukardi memutuskan untuk menggunakan terapi Islam dalam merawat pasien tersebut. Saat mengobati Supriyati, Sukardi membaca ayat dari Al Quran. Hal itu sempat membuat Supriyati muntah-muntah.

“Anda tidak akan bisa membayangkan apa yang terjadi, ada banyak paku dan juga rambut yang keluar bersamaan dengan muntahnya itu. Ada ribuan paku yang keluar, ”jelasnya.

Sukardi mengungkapkan, suami pertama Supriyati yang hilang ketika dia baru menjalani perawatan pertama diyakini bertanggung jawab atas 2 ribu paku yang ada di dalam tubuh Supriyati. Kata Sukardi, kasus yang dialami Supriyati menunjukka bahwa dalam merawat pasien perlu berbagai pendekatan mulail dari medis hingga spiritual.

“Terapi secara Islami bisa digunakan untuk menyembuhkan pasien yang penyakitnya tidak bisa didiagnosa,” jelasnya. (Asiaone)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:25 WIB

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:05 WIB

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

×