Negara Sahabat Bantu Pencarian, Panglima TNI Berterima Kasih

Arsito Hidayatullah

Selasa, 06 Januari 2015 | 23:20 WIB
Negara Sahabat Bantu Pencarian, Panglima TNI Berterima Kasih
Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko di Cilangkap (Antara)

Suara.com - Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengaku mengapresiasi kerja keras, semangat dan dedikasi para prajurit TNI maupun prajurit Angkatan Bersenjata (AB) negara sahabat yang terlibat dalam pencarian korban pesawat AirAsia QZ8501 di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah (Kalteng). Apresiasi Panglima TNI tersebut disampaikan Selasa (6/1/2015), usai melakukan kunjungan langsung ke lokasi pencarian dan evakuasi korban AirAsia.

"Saya menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa hormat kepada seluruh prajurit TNI dan prajurit angkatan bersenjata negara sahabat yang telah membantu, serta (atas) kerja keras yang dilakukan dalam proses pencarian serta evakuasi korban AirAsia," ungkap Moeldoko, sebagaimana disampaikan melalui keterangan tertulisnya, Selasa (6/1).

Moeldoko menegaskan bahwa TNI akan berusaha dan bekerja semaksimal mungkin dalam pencarian badan pesawat dan korban AirAsia tersebut, walaupun harus berhadapan dengan berbagai rintangan alam yang luar biasa.

"Bagi prajurit TNI, seluruh rintangan yang dihadapi tersebut tidak menyurutkan semangat dalam pencarian korban. Para prajurit TNI masih bekerja keras, dengan segala risiko yang sudah diperhitungkan dan sangat tinggi," katanya.

Di sisi lain, menurut Moeldoko, seluruh prajurit TNI di lapangan juga sangat memahami dan merasakan kesedihan yang mendalam dari seluruh keluarga korban. Prajurit TNI juga merasakan keinginan keluarga korban untuk segera menemukan seluruh jenazah, yang hingga saat ini belum semua berhasil ditemukan.

Oleh karena itu menurutnya, guna mengurangi kesedihan dan rasa kehilangan dari keluarga korban, TNI siap membantu seluruh keluarga korban AirAsia QZ8501, dengan menyediakan sarana transportasi, baik berupa pesawat maupun kapal, untuk melihat secara langsung kerja keras seluruh tim yang terlibat di lokasi pencarian.

Dalam kesempatan itu, Moeldoko juga mengunjungi KRI Banda Aceh untuk melihat secara langsung proses evakuasi korban pesawat AirAsia. Panglima TNI juga menyempatkan diri mengunjungi kapal USS Sampson milik Amerika Serikat (AS) yang sedang melakukan misi pencarian di perairan Laut Jawa, tepatnya di Area IV. Dalam kunjungannya ini, Moeldoko yang terbang didampingi Wakil Dubes AS menggunakan helikopter Seahawk milik US Navy, sempat melakukan diskusi dengan Komandan Kapal USS Sampson terkait perkembangan situasi proses pencarian. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jenderal Moeldoko Kunjungi Kapal USS Sampson

Jenderal Moeldoko Kunjungi Kapal USS Sampson

News | Selasa, 06 Januari 2015 | 18:41 WIB

Terkini

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 18:47 WIB

Kasus Lagu 'Di Antara Kata' Memanas, Syahravi Balik Laporkan Fariz RM ke Polisi

Kasus Lagu 'Di Antara Kata' Memanas, Syahravi Balik Laporkan Fariz RM ke Polisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 18:26 WIB

Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi

Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:58 WIB

×