BNPB: Seribu Korban Banjir di Sumbawa Butuh Pertolongan

Laban Laisila

Minggu, 22 Februari 2015 | 03:39 WIB
BNPB: Seribu Korban Banjir di Sumbawa Butuh Pertolongan
Salah satu suasana banjir di kawasan Duren Bangka, Kemang, Jakarta Selatan, Senin (9/2/2015). [Suara.com/Nur Ichsan]

Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 1.170 kepala keluarga terkena dampak banjir bandang yang menerjang lima desa di Kecamatan Serano, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, membutuhkan kebutuhan dasar.

"Sebanyak 1.170 KK dari Desa Labuan Jambu, Desa Labuan Pidang, Desa Banda, Desa Batu Lanteh dan Desa Labi Bontang terdampak dari banjir bandang," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melalui siaran pers di Jakarta, Sabtu malam (21/2/2015).

Kerusakan akibat banjir dari masing-masing desa meliputi Desa Labuan Jambu adalah 460 unit rumah terendam, enam unit rumah hanyut, 49 ekor sapi hanyut, 35 hektare lahan padi terendam, 15 hektare jagung terendam, empat unit "speed boat" hanyut dan dua unit perahu hanyut.

Di Desa Labuan Pidang, sebanyak enam unit rumah hanyut, 150 unit rumah terendam, 14 ekor sapi/kerbau hanyut, 15 hektare lahan padi terendam, 10 hektare lahan jagung terendam dan dua unit "speed boat" hanyut.

Di Desa Banda, terdapat dua unit rumah hanyut, 400 rumah terendam, 28 ekor sapi hanyut, 30 hektare lahan padi dan dua hektare jagung terendam, serta pagar sekolah dan kantor desa rusak.

Ada pun di Desa Batu Lanteh tercatat lima unit rumah hanyut, 150 unit rumah terendam, tiga ekor sapi hanyut dan 25 lahan padi terendam.

Sementara di Desa Labi Bontang ada 10 unit rumah terendam, 10 ekor sapi hanyut, 20 ton garam hanyut dan satu unit pabrik garam rusak sedang.

BPBD sudah memberikan bantuan berupa dua tanki air bersih, 400 dus air mineral, 400 dus mie instan serta 5.000 nasi bungkus.

Sutopo mengatakan, kondisi saat ini di sebagian wilayah banjir sudah mulai surut meski tingginya masih sekitar 70 centimeter.

"Kebutuhan mendesak adalah semua kebutuhan dasar bagi korban karena persediaan logistik di BPBD provinsi sudah habis. Korban memerlukan bantuan makanan siap saji, pakaian, selimut, minyak goreng, susu, obat-obatan dan lainnya," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gelondongan Kayu Tebangan Timpa Belasan Rumah di Sumbawa

Gelondongan Kayu Tebangan Timpa Belasan Rumah di Sumbawa

News | Sabtu, 21 Februari 2015 | 13:13 WIB

Jokowi Minta PU Cepat Keruk Waduk Kamal Muara

Jokowi Minta PU Cepat Keruk Waduk Kamal Muara

News | Rabu, 18 Februari 2015 | 18:43 WIB

Jokowi Genjot Proyek Sodetan Ciliwung-KBT Beres Oktober

Jokowi Genjot Proyek Sodetan Ciliwung-KBT Beres Oktober

News | Rabu, 18 Februari 2015 | 18:05 WIB

Agar Jakarta Barat Bebas Banjir, Ini Kuncinya Menurut Ahok

Agar Jakarta Barat Bebas Banjir, Ini Kuncinya Menurut Ahok

News | Rabu, 18 Februari 2015 | 17:30 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×