Polisi Australia Terbukti 'Jual' Chan dan Sukumaran ke Indonesia

Liberty Jemadu

Selasa, 28 April 2015 | 17:48 WIB
Polisi Australia Terbukti 'Jual' Chan dan Sukumaran ke Indonesia
Andrew Chan (kiri) dan Myuran Sukumaran di tahan di sel gedung pengadilan Denpasar pada 2006 silam (Reuters/Bagus Othman).

Suara.com - Kepolisian federal Australia kembali disorot menjelang eksekusi mati Andrew Chan dan Myuran Sukumaran, dua pengedar narkotika asal Australia, di Nusakambangan, Jawa Tengah. Kedua terpidana mati itu akan dihadapkan ke regu tembak dalam waktu dekat.

Chan dan Sukumaran diketahui sebagai pemimpin kelompok pengedar narkotika Australia yang dijuluki "Bali Nine". Mereka ditangkap di bandara internasinoal Ngurah Rai, Denpasar, Bali pada 2005 saat berusaha menyelundupkan 8 kilogram heroin ke Australia.

Ironisnya Chan, Sukumaran, dan tujuh anggota kelompoknya ditangkap oleh kepolisian Indonesia berkat informasi dari kepolisian federal Australia.

Adapun polisi federal Australia hingga saat ini terus kukuh mengatakan bahwa cara mereka menagani kasus itu, dengan menyerahkan kelompok Bali Nine ke polisi Indonesia, sudah benar. Komisaris polisi federal Australia, Andrew Colvin, mengatakan bahwa pihaknya "tak ikut menanggung darah" Chan dan Sukumaran.

Tetapi publik Australia yang marah terus menekan polisi. Mereka mengkritik keputusan polisi federal yang tidak menangkap Chan dan Sukumaran di wilayah Australia dan justru menyerahkan mereka ke Indonesia yang sejak lama punya kebijakan hukuman mati bagi pengedar narkotika.

Sebuah dokumen yang dirilis ke publik berkat undang-undang keterbukaan informasi di Australia menunjukkan bahwa setelah peristiwan "Bali Nine", tepatnya mulai 2009, polisi Australia mengubah kebijakan yang mensyaratkan adanya persetujuan pejabat setingkat menteri federal sebelum berbagi informasi dengan penegak hukum di negara lain.

Dokumen itu diperkuat oleh kesaksian Bob Myers, seorang pengacara yang bersahabat dengan Lee Rush, ayah dari Scott Rush, salah satu anggota Bali Nine yang kini mendekam di penjara Indonesia. Scott Rush tadinya dijatuhi hukuman mati di Indonesia, tapi pada 2011 hukumannya diperingan menjadi penjara seumur hidup.

Myers mengaku ia adalah orang yang memberikan informasi kepada polisi Australia soal penyelundupan heroin itu. Dia mendapat informasi dari Lee Rush, yang bercerita bahwa puteranya mungkin terlibat dalam rencana penyelundupan narkotika.

Kepada polisi federal Myers meminta agar kasus itu ditangani dengan diam-diam. Sayang dia dikhinati oleh polisi federal, yang menurutnya "bertingkah seperti cowboy" dengan mengumbar informasi itu kepada polisi Indonesia dan belakangan cuci tangan dari kasus itu.

"Para pelayan publik kami, yang ditugaskan untuk melindungi kami, justru dengan sengaja mengorbankan mereka (kelompok Bali Nine) dengan alasan sampai sekarang tidak mereka ungkap," sesal Myers.

Tetapi menurut Damien Kingsbury, pengajar ilmu politik dan hubungan internasional di Deakin University, Melbourne, ada kemungkinan polisi federal sengaja 'menjual' kelompok Bali Nine ke Indonesia untuk mendapatkan kerja sama antiterorisme dengan polisi Indonesia.

"Polisi Australia sedang menyelamatkan diri sendiri. Jelas mereka sadar ada kesalahan, bahwa ada kekeliruan dalam proses ini. Tetap mereka tak bisa mengakuinya, karena itu berarti mereka mengakui kesalahan mereka sendiri," kata Kingsbury.

Menurut versi polisi federal, mereka menyerahkan Sukumaran, Chan, dan rekan-rekannya ke Indonesia karena khawatir kelompok itu akan lolos setibanya di Australia. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jelang Dieksekusi, Myuran Sukumaran Berterimakasih pada Indonesia

Jelang Dieksekusi, Myuran Sukumaran Berterimakasih pada Indonesia

News | Selasa, 28 April 2015 | 14:22 WIB

Sebelum Dieksekusi, Kejagung Tolak Permintaan Donor Organ Raheem

Sebelum Dieksekusi, Kejagung Tolak Permintaan Donor Organ Raheem

News | Selasa, 28 April 2015 | 12:43 WIB

Terkini

Viva Hair Tonic Manfaatnya Apa Saja untuk Rambut? Ini 3 Varian dan Harganya

Viva Hair Tonic Manfaatnya Apa Saja untuk Rambut? Ini 3 Varian dan Harganya

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Bank Jakarta Siapkan Pembiayaan Rp5,87 Triliun untuk Perumahan hingga Transportasi Publik

Bank Jakarta Siapkan Pembiayaan Rp5,87 Triliun untuk Perumahan hingga Transportasi Publik

Jakarta | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:42 WIB

Adu Jotos Satpol-PP dan Pekerja di Jaksel, Polisi Turun Tangan

Adu Jotos Satpol-PP dan Pekerja di Jaksel, Polisi Turun Tangan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:17 WIB

Polisi Proses Laporan Warga yang Protes Petasan Perayaan Maulid Nabi

Polisi Proses Laporan Warga yang Protes Petasan Perayaan Maulid Nabi

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:13 WIB

OTT KPK di BNPB Diduga Terkait Korupsi Dana Bencana

OTT KPK di BNPB Diduga Terkait Korupsi Dana Bencana

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:10 WIB

KPK Amankan 14 Orang di OTT BNPB, Sita Emas Batangan dan Uang Rp1,4 M

KPK Amankan 14 Orang di OTT BNPB, Sita Emas Batangan dan Uang Rp1,4 M

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Menilik Peluang Bisnis Buku dan Komik Indonesia di Festival Literaia 2026

Menilik Peluang Bisnis Buku dan Komik Indonesia di Festival Literaia 2026

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Dari Ekonomi hingga AI, BCA Angkat Beragam Isu di Indonesia Knowledge Forum XV

Dari Ekonomi hingga AI, BCA Angkat Beragam Isu di Indonesia Knowledge Forum XV

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

×