Jokowi akan Datang Lagi ke Papua, Tiga Lokasi Dijaga Ketat

Siswanto

Senin, 04 Mei 2015 | 15:35 WIB
Jokowi akan Datang Lagi ke Papua, Tiga Lokasi Dijaga Ketat
Presiden Joko Widodo didampingi Ibu negara Iriana Joko Widodo menyanyi bersama usai peletakan batu pertama pembangunan pasar Pharaa di Sentani, Jayapura, Papua, Sabtu (27/12). (Antara)

Suara.com - Untuk kedua kalinya, Presiden Joko Widodo akan bertandang ke Papua. Presiden dijadwalkan tiba di Bumi Cenderawasih pada Jumat (8/5/2015).

"Masih tentatif, tapi kami tetap persiapkan kedatangan Bapak Presiden," kata Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Fransen Siahaan, Senin (4/5/2015).

Pangdam belum tahu semua agenda kunjungan Jokowi. Tapi, di antaranya, Presiden akan melakukan peletakan batu pertama fiber optik milik Telkomsel di Sorong, Papua Barat.

"Perkembangan-perkembangan nantinya akan kami minta di Sesneg," katanya.

Menurut informasi yang dihimpun Suara.com, lawatan Presiden Jokowi juga untuk meninjau dan meresmikan proyek di wilayah Papua dan Papua Barat, seperti jembatan Holtekam, peresmian kampus IPDN di Buper Waena, peletakan batu pertama pembangunan fasilitas PON 2020, peresmian industri petro kimia dan peresmian pembangunan pembangkit listrik proyek tangguh BUMN di Papua Barat.

Selain itu, Jokowi juga akan melakukan panen raya di Wapeko, Kabupaten Merauke.

"Iya benar Pak Presiden akan panen raya di Merauke dengan luas lahan sekitar 300 hektare,"kata Danrem 174/ATW Merauke Brigjen TNI Supartodi.

Pihak TNI mengklaim ada tiga titik daerah rawan gangguan keamanan yang harus diwaspadai menjelang kedatangan Presiden ke Kota Jayapura.

Komandan Kodim 1707/Jayapura Letkol Inf Yoyok Pranowo menyebutkan tiga titik tersebut, yakni kawasan Perumnas 3 Waena, Lingkaran Abepura, Waena, dan Tanah Hitam. Dan untuk kesiapan personil, Kodim Jayapura terus berkoordinasi dengan aparat terkait.

"Ya semoga kegiatannya berjalan lancar dan aman. Personil organik Garnizun akan tetap disiagakan. Dan tidak ada pengamanan yang berlebihan, hanya kami mengantisipasi sejumlah titik yang sering dijadikan kelompok untuk berunjuk rasa dan kami mencegahnya agar, kelompok-kelompok tersebut tidak melakukan unjuk rasa,” kata Yoyok di Makodim Jayapura.

Soal adanya sikap penolakan kedatangan Jokowi dari sejumlah tokoh agama, menurut Yoyok, seharusnya itu tidak perlu dilakukan mengingat Presiden adalah simbol negara sekaligus pimpinan tertinggi di negara ini. Apalagi kehadiran Jokowi untuk menyelesaikan masalah yang ada di Papua.

Fransen Siahaan menambahkan sampai saat ini masih terus berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait kedatangan Jokowi.

“Siang ini kami masih melakukan rapat dengan tim pusat dan Paspampres. Tanggal 6 Mei akan ada apel gelar pasukan, lalu tanggal 7 Mei gladi bersih dan tanggal 8 Mei Presiden tiba di Jayapura,” katanya.

Lanjut Fransen, aparat juga mengantisipasi sejumlah ancaman menggagalkan kedatangan presiden dan semuanya siap diamankan oleh TNI dan Polri. (Lidya Salmah)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Peringatan Tsunami Papua Nugini Dicabut

Peringatan Tsunami Papua Nugini Dicabut

News | Jum'at, 01 Mei 2015 | 17:25 WIB

Terkini

Mobil Boks di Bekasi Terobos Lampu Merah Hingga Tabrak 5 Motor, Satu Pemotor Tewas

Mobil Boks di Bekasi Terobos Lampu Merah Hingga Tabrak 5 Motor, Satu Pemotor Tewas

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:24 WIB

Dalih Bobot 170 Kg Bikin Razman Dapat Sel 'Mewah', Hotman Paris Somasi Kalapas Cipinang!

Dalih Bobot 170 Kg Bikin Razman Dapat Sel 'Mewah', Hotman Paris Somasi Kalapas Cipinang!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:23 WIB

Pedas! Guntur Romli Sebut Kepala Kerbau Diinjak Jokowi Simbol Loyalis Terbuai Perilaku Raja

Pedas! Guntur Romli Sebut Kepala Kerbau Diinjak Jokowi Simbol Loyalis Terbuai Perilaku Raja

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:23 WIB

1.000 Orang Meninggal karena Panas Ekstrem di Prancis. Kebanyakan Orang Tua di Rumah

1.000 Orang Meninggal karena Panas Ekstrem di Prancis. Kebanyakan Orang Tua di Rumah

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:20 WIB

Naik Pitam! Roy Suryo Semprot Pendukung Jokowi yang Mau Intervensi Sidang Praperadilan

Naik Pitam! Roy Suryo Semprot Pendukung Jokowi yang Mau Intervensi Sidang Praperadilan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:11 WIB

Dibalik Mandatori Biodiesel Sawit B50, Potensi Deforestasi Setara 22 Kali Luas Jakarta Mengintai

Dibalik Mandatori Biodiesel Sawit B50, Potensi Deforestasi Setara 22 Kali Luas Jakarta Mengintai

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:06 WIB

Tragedi Latsarmil Kopdes, Komnas HAM Didesak Investigasi Program Pemerintah Berpotensi Langgar HAM

Tragedi Latsarmil Kopdes, Komnas HAM Didesak Investigasi Program Pemerintah Berpotensi Langgar HAM

News | Senin, 29 Juni 2026 | 14:04 WIB

PKB Tak Toleransi: Ancam Sanksi Tegas Anggota DPRD TTU yang Mabuk dan Intimidasi dr Icha!

PKB Tak Toleransi: Ancam Sanksi Tegas Anggota DPRD TTU yang Mabuk dan Intimidasi dr Icha!

News | Senin, 29 Juni 2026 | 13:58 WIB

MagangHub Angkatan II Dibuka, Pemerintah Sediakan 150 Ribu Kuota dan Uang Saku hingga Rp 6 Juta

MagangHub Angkatan II Dibuka, Pemerintah Sediakan 150 Ribu Kuota dan Uang Saku hingga Rp 6 Juta

News | Senin, 29 Juni 2026 | 13:58 WIB

Ekonomi Indonesia Bak Timnas di Piala Dunia, Mensesneg: Semua Lini Harus Kompak

Ekonomi Indonesia Bak Timnas di Piala Dunia, Mensesneg: Semua Lini Harus Kompak

News | Senin, 29 Juni 2026 | 13:50 WIB

×