Kantor Digeledah Bareskrim, Humas SKK Tak Tahu Kasusnya

Siswanto, Bagus Santosa

Selasa, 05 Mei 2015 | 18:40 WIB
Kantor Digeledah Bareskrim, Humas SKK Tak Tahu Kasusnya
Badan Reserse Kriminal Mabes Polri menggeledah kantor Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) di Wisma Mulia, Jakarta, Selasa (5/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kepala Bagian Humas Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Rudianto Rimbono mengakui kantornya digeledah penyidik Bareskrim Polri. Namun, dia mengaku tidak tahu perkara yang tengah disidik Polri.

"Kita bisa informasikan sedang dilakukan. Penggeledahan oleh Bareskrim 1-2 jam lalu terkait dengan PT. TPPI, tentang pengiriman kondesat sekitar tahun 2009," kata Rudianto di kantor SKK Migas, Wisma Mulia, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (5/5/2015).

Dari empat lantai gedung Wisma Mulia yang digeledah, penyidik hanya memeriksa beberapa beberapa ruangan. Sejumlah dokumen juga diambil dari tempat itu.

Namun, Rudianto tidak merinci ruangan siapa saja yang digeledah dan dokumen apa saja yang diambil.

"Barang yang disita nggak tahu, dokumen apa yang diambil Bareskrim (nggak tahu). Tapi ada empat lantai, tapi tidak seluruh ruangan di lantai itu ada beberapa ruangan (yang digeledah)," ujarnya seraya mengatakan penggeledahan sudah seizin dari Ketua SKK Migas Amin Sunaryadi.

Ditanya soal perkara yang tengah disidik, Rudianto mengaku tidak tahu secara rinci.

"Soal isi kasusnya saya belum punya infonya, silakan tanya ke Bareskrim. Apalagi itu (soal tersangka)," ujar dia.

Ketika wartawan mempertanyakan proses penjualan kondesat oleh SKK Migas, Rudianto mengatakan akan mengecek kembali soal itu.

"Saya cek gimana-gimananya ya. Saya cek dulu ya. Kalau soal konten, prosedur, dan macem-macem itu kita cek dulu," kata Rudianto.

Rudianto menekankan SKK Migas sudah membuat sistem supaya tidak ada korupsi di lembaganya. Dia tidak tahu, mengapa kasus pada 2009 ini bisa terjadi.

"Secara umum kita sudah ada whistle blowing sistem, kalau ada apa-apa bisa dilaporkan. Di website kita ada petunjuknya. Juga ada pengawasn internal, komisi pengawas, ada berbagai sistem untuk memastikan sistem berjalan dengan baik," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usut Kasus Sutan, KPK Periksa Direktur Marketing

Usut Kasus Sutan, KPK Periksa Direktur Marketing

News | Jum'at, 21 November 2014 | 12:14 WIB

Terkini

Menkeu Suahasil: Impor Beras Ilegal Menodai Swasembada Pangan RI

Menkeu Suahasil: Impor Beras Ilegal Menodai Swasembada Pangan RI

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:52 WIB

Atribut Ojol Disalahgunakan untuk Kejahatan, Komunitas di Bekasi Minta Polisi Tindak Tegas!

Atribut Ojol Disalahgunakan untuk Kejahatan, Komunitas di Bekasi Minta Polisi Tindak Tegas!

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:51 WIB

Saksi Sebut Pembagian Kuota Haji 50:50 Bukan Ide Yaqut Seorang Diri

Saksi Sebut Pembagian Kuota Haji 50:50 Bukan Ide Yaqut Seorang Diri

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:47 WIB

Banjir Kritik Netizen, Drama The Scandal Dinilai Terlalu Fokus pada Adegan Intim

Banjir Kritik Netizen, Drama The Scandal Dinilai Terlalu Fokus pada Adegan Intim

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 17:46 WIB

Impor Pakaian Bekas Ilegal Tetap Marak, Dirjen Bea Cukai: Masyarakat Masih Mau Balpres

Impor Pakaian Bekas Ilegal Tetap Marak, Dirjen Bea Cukai: Masyarakat Masih Mau Balpres

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:43 WIB

Kasus Proyek PUTR, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Ditahan KPK

Kasus Proyek PUTR, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Ditahan KPK

Foto | Selasa, 22 September 2026 | 17:40 WIB

Kabut Asap Mereda, Siswa di Pekanbaru Kembali Masuk Sekolah Besok

Kabut Asap Mereda, Siswa di Pekanbaru Kembali Masuk Sekolah Besok

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 17:40 WIB

Review Film Brave Citizen: Berani Melawan saat Semua Orang Memilih Diam

Review Film Brave Citizen: Berani Melawan saat Semua Orang Memilih Diam

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 17:40 WIB

Prabowo Minta Bea Cukai Perketat Perbatasan dan Wilayah Pesisir

Prabowo Minta Bea Cukai Perketat Perbatasan dan Wilayah Pesisir

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:39 WIB

Tangkap Sirajudin dalam Hotel di Jakarta, KPK Temukan Uang Rp 130 Juta

Tangkap Sirajudin dalam Hotel di Jakarta, KPK Temukan Uang Rp 130 Juta

News | Selasa, 22 September 2026 | 17:37 WIB

×