Kopassus Beri Santunan 100 Juta ke Keluarga Korban Pengeroyokan

Laban Laisila, Erick Tanjung

Selasa, 02 Juni 2015 | 22:46 WIB
Kopassus Beri Santunan 100 Juta ke Keluarga Korban Pengeroyokan
Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko (kedua kiri) didampingi Asisten Perencanaan Umum Panglima TNI Mayjen TNI Sumedy (kiri) memeriksa senapan tembak jitu (sniper) di Markas Grup-1 Kopassus, Serang, Banten, Rabu (11/3).

Suara.com - Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus, Mayjen TNI Doni Monardo berjanji memberikan dana santunan senilai Rp100 juta kepada keluarga anggota TNI AU Sersan Mayor Zulkifli yang menjadi korban pengeroyokan anggota Grup-2 Kopassus Kandang Menjangan, di Sukoharjo, Jawa Tengah.

"Bagi korban yang saat ini dirawat dirumah sakit akan membantu biaya pengobatan sampai sembuh," kata Danjen Kopassus Doni Monardo seperti dilansir dari rilis yang disampaikan pada Selasa malam (2/6/2015).

Danjen Kopassus juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh anggota TNI AU dan keluarganya.

Sementara itu terkait kedatangan jenazah dibandara Halim Perdanakusuma, Danjen Kopassus diwakili Wadanjen Kopassus Brigjen TNI Santos G Matondang dan sejumlah staf turut menyambut kedatangan jenazah.

Doni menyesalkan kejadian pengeroyokan itu dan menjamin akan memproses hukum secara transparan atas para pelaku.

Seperti diberitakan, peristiwa pengeroyokan terjadsdi pada  Minggu (31/5/2015) pukul 02.45 WIB di Bima Karaoke Kecamatan Grogol Kabupaten Sukoharjo.

Keributan diawali dengan perkelahian antara oknum anggota Grup 2 Kopassus dengan anggota TNI AU Adisumarmo Solo dan mengakibatkan seorang meninggal dunia dan 3 lainnya mengalami luka-luka.

Sebanyak lima anggata Grup 2 Kopassus yang diduga terlibat sudah diserahkan ke Denpom Solo guna diproses lebih lanjut.

Sementara, Kepala Penerangan dan Kepustakaan Lapangan Udara Adisucipto Mayor Sus Hamdi Londong mengatakan tersangka pengeroyok sebanyak 12 anggota Grup 2 Kopassus ‎Kandang Menjangan.

"Menurut informasi tadinya ada tiga tersangka, tapi sekarang berkembang menjadi 12 orang, dan sudah ditangani Sub Denpom Solo," kata Londong. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggota TNI Tewas Dikeroyok di Kafe, Kopassus Siap Tanggungjawab

Anggota TNI Tewas Dikeroyok di Kafe, Kopassus Siap Tanggungjawab

News | Selasa, 02 Juni 2015 | 21:00 WIB

Anggota TNI AU yang Tewas Dikeroyok Memiliki Seorang Anak

Anggota TNI AU yang Tewas Dikeroyok Memiliki Seorang Anak

News | Selasa, 02 Juni 2015 | 20:50 WIB

Kopassus Akui Anggotanya Terlibat Pengeroyokan Anggota TNI AU

Kopassus Akui Anggotanya Terlibat Pengeroyokan Anggota TNI AU

News | Selasa, 02 Juni 2015 | 17:50 WIB

Sebelum Anggota TNI AU Dikeroyok, Ada Plotot-plototan Dulu

Sebelum Anggota TNI AU Dikeroyok, Ada Plotot-plototan Dulu

News | Selasa, 02 Juni 2015 | 17:27 WIB

Terkini

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Dukung Malaysia, Artis Ini Kena Serang Netizen Indonesia: Apa Saya Harus Ganti Kewarganegaraan?

Dukung Malaysia, Artis Ini Kena Serang Netizen Indonesia: Apa Saya Harus Ganti Kewarganegaraan?

Entertainment | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:00 WIB

27 Pejabat Polri Dilantik, Kursi Kapolda Metro Jaya Justru Masih Kosong Ini Alasannya

27 Pejabat Polri Dilantik, Kursi Kapolda Metro Jaya Justru Masih Kosong Ini Alasannya

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapolri Suyudi Tancap Gas, 27 Pejabat Polri Resmi Bergeser Malam Ini

Kapolri Suyudi Tancap Gas, 27 Pejabat Polri Resmi Bergeser Malam Ini

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:50 WIB

Sambangi Kediaman Kapolri Suyudi, Komisi III DPR Titip Pesan: Benahi Oknum Arogan

Sambangi Kediaman Kapolri Suyudi, Komisi III DPR Titip Pesan: Benahi Oknum Arogan

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:35 WIB

MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Tambah Pasokan BBM hingga 30 Persen

MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Tambah Pasokan BBM hingga 30 Persen

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Gelandang Persib Yakin Timnas Indonesia Ukir Sejarah Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Gelandang Persib Yakin Timnas Indonesia Ukir Sejarah Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Tragis! Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Tewas, Diduga Alami Perundungan Kakak Kelas

Tragis! Siswa Kelas 2 SD di Pemalang Tewas, Diduga Alami Perundungan Kakak Kelas

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:25 WIB

10.896 Titik Panas Terdeteksi di Kalteng, Kementan Perketat Pengawasan Perkebunan

10.896 Titik Panas Terdeteksi di Kalteng, Kementan Perketat Pengawasan Perkebunan

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:22 WIB

×