Jokowi Tolak Revisi UU KPK, JK: Tujuannya Sama, Perbaikan

Arsito Hidayatullah, Dwi Bowo Raharjo

Minggu, 21 Juni 2015 | 06:58 WIB
Jokowi Tolak Revisi UU KPK, JK: Tujuannya Sama, Perbaikan
Wakil Presiden Jusuf Kalla saat didampingi Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, beberapa waktu lalu. (Antara)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut telah menolak rencana revisi Undang-Undang (UU) KPK. Namun diketahui, hal itu berseberangan dengan pandangan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK).

Menanggapi hal tersebut, Wapres JK menilai bahwa itu hanya gaya bahasa Presiden Jokowi saja yang menyatakan tidak setuju UU KPK direvisi. Menurut JK, presiden ketujuh RI itu yang pasti menginginkan adanya perbaikan di lembaga antirasuah tersebut.

"Tidak berbeda paham. Tujuannya sama. Kadang-kadang ya, cara bicaranya beda. Tujuannya sama, (yaitu) perbaikan," tegas JK, usai menghadiri undangan berbuka puasa bersama DPP Partai Nasdem, di Jalan RP Soeroso, Gondangdia, Jakarta Pusat, Sabtu (20/6/2015) malam.

Seperti diberitakan sebelumnya, Plt Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Taufiequrrahman Ruki mengatakan bahwa Presiden Jokowi telah menolak rencana usulan revisi UU KPK.

"Presiden menyatakan menolak rencana dan usulan revisi Undang-Undang KPK. Begitu," kata Ruki, ketika memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Jumat kemarin.

Presiden, menurut Ruki pula, mengatakan menolak rencana itu karena bukan termasuk prioritas pembahasan undang-undang.

"Sebetulnya Prolegnas-nya 2016, bukan 2015 ya. Tapi tidak tahu kenapa ada percepatan. Tapi yang jelas, Presiden menolak," paparnya.

Ruki mengatakan bahwa dengan adanya penolakan itu, maka DPR RI akan kesulitan untuk membahas revisi UU KPK.

"Revisi terhadap Undang-Undang KPK dilakukan setelah sinkronisasi semuanya. Tidak boleh duluan. Dan kita minta itu. Dan itu kemudian disambut oleh Presiden," papar Ruki.

"KUHP dan KUHAP harus direvisi lebih dulu. Itu harus lebih dulu, disesuaikan dengan UNCIC terlebih dulu. Tapi yang menyangkut kelembagaan KPK, nanti dululah, kalau itu sudah selesai," tambahnya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Surya Paloh Setuju Saja Jika UU KPK Direvisi

Surya Paloh Setuju Saja Jika UU KPK Direvisi

News | Sabtu, 20 Juni 2015 | 21:04 WIB

KPK: Jokowi Tolak Revisi UU KPK

KPK: Jokowi Tolak Revisi UU KPK

News | Jum'at, 19 Juni 2015 | 20:16 WIB

Di Istana, Jokowi Rapat Rancang Strategi Pemberantasan Korupsi

Di Istana, Jokowi Rapat Rancang Strategi Pemberantasan Korupsi

News | Jum'at, 19 Juni 2015 | 16:02 WIB

Fraksi Demokrat Dukung Revisi UU KPK, Apa Alasannya?

Fraksi Demokrat Dukung Revisi UU KPK, Apa Alasannya?

News | Jum'at, 19 Juni 2015 | 14:28 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×