Sebelum Tangani Angeline, Kantor Komnas PA Juga Pernah Terbakar

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Minggu, 28 Juni 2015 | 13:59 WIB
Sebelum Tangani Angeline, Kantor Komnas PA Juga Pernah Terbakar
Sekjen KPAI Erlinda, Dewan Konsultatif Nasional KPAI Seto Mulyadi, Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Aries Merdeka Sirait mengaku trauma atas kebakaran yang menimpa kantornya pada Sabtu (27/6/2015) malam. Dalam kasus ini, satu ruangan khusus untuk penyimpanan berkas-berkas kasus kekerasan terhadap anak hangus, tak terkecuali berkas pembunuhan Angeline (8).

"Setelah saya sampai di sini alami trauma berat karena yang terbakar empat ruangan. Satu vital gudang penyimpanan data dari 2010 dan laporan komnas. Itu juga nggak tersisa. Itu buat prihatin kita. Itu habis dan sekarang belum ada back up datanya," kata Aries di kantor Komnas PA, Jalan TB Simatupang, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu (28/6/2015).

Arist menambahkan ruangan sekretaris jenderal yang ikut terbakar juga merupakan tempat untuk menyimpan data kelembagaan.

"Di ruangan sekjen di tengah ruang penyimpanan data itu sebelahnya sekjen. Simpan dokumen kelembagaan. Habis semua biasanya disimpan di ruang sekjen," katanya.

Ruangan lain yang terbakar adalah dua ruangan yang biasa ditempati pegawai Kementerian Sosial dan ruangan untuk tempat singgah aktivis perlindungan anak di daerah.

"Lalu dua kamar lagi adalah tempat di mana selama ini pegawai kemensos tinggal sama kami. Habis juga. Tempat transit anak dari daerah," katanya.

Meski trauma, Arist mengatakan akan tetap memperjuangkan perlindungan anak.

"Ada ancaman akan dituntut dan sebagainya. Saya dengan Kak Seto sejak awal tidak akan menyerah atau menunduk ketika bela anak anak. Mudah mudahan nggak menyurutkan semangat kami buat berjuang," katanya.

Kebakaran yang menimpa kantor Komnas PA tak hanya sekali ini terjadi. Menurut catatan, sudah dua kali terbakar.

Kasus kebakaran yang pertama terjadi ketika Dewan Konsultatif Nasional KPAI Seto Mulyadi masih menjabat sebagai Komisioner Komnas PA.

"Kami Komisioner Komnas PA untuk kedua kali trauma dalam pembakaran ini. Saya kira Kak Seto sempat di sini juga," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polda Bali Tak Mau Diburu-buru Tetapkan TSK Baru Kasus Angeline

Polda Bali Tak Mau Diburu-buru Tetapkan TSK Baru Kasus Angeline

News | Minggu, 28 Juni 2015 | 13:14 WIB

Berkas Angeline Hangus, Komnas Masih Miliki Dokumen Digital

Berkas Angeline Hangus, Komnas Masih Miliki Dokumen Digital

News | Minggu, 28 Juni 2015 | 12:45 WIB

Memasuki Hari ke 44 Kematian Angeline, Simpati Terus Berdatangan

Memasuki Hari ke 44 Kematian Angeline, Simpati Terus Berdatangan

News | Minggu, 28 Juni 2015 | 12:33 WIB

Kak Seto Minta Polisi Usut Kebakaran di Komnas PA

Kak Seto Minta Polisi Usut Kebakaran di Komnas PA

News | Minggu, 28 Juni 2015 | 11:53 WIB

Berkas Kasus Angeline Ikut Terbakar di Komnas PA

Berkas Kasus Angeline Ikut Terbakar di Komnas PA

News | Minggu, 28 Juni 2015 | 10:51 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×