Pascareferandum, Bank-bank di Yunani Tutup Selama Dua Hari

Esti Utami

Selasa, 07 Juli 2015 | 07:06 WIB
Pascareferandum, Bank-bank di Yunani Tutup Selama Dua Hari
Aksi dukungan bagi Yunani di Madrid, Spanyol. (Reuters/Javier Barbacho)

Suara.com - Bank-bank Yunani akan tetap ditutup pada Selasa dan Rabu dengan batas penarikan harian tidak berubah, kata para pejabat Senin, ketika Bank Sentral Eropa mempertahankan bantuan likuiditasnya kepada pemberi pinjaman nasional yang kesulitan.

"Sampai Rabu (8/7/2015) malam kami melanjutkan berbagai hal bertahan sampai hari ini," kata Louka Katseli, kepala National Bank of Greece.

"Jika ada keputusan oleh Bank Sentral Eropa sementara itu memungkinkan kami untuk memodifikasi keputusan ini, akan ada keputusan baru," tambah Katseli yang berbicara atas nama asosiasi bank-bank Yunani.

Dewan gubernur Bank Sentral Eropa (ECB) memutuskan untuk mempertahankan bantuan likuiditas darurat, menjaga bank-bank Yunani bertahan di tingkat yang ditetapkan pada 26 Juni.

Tetapi ECB mengatakan pihaknya juga telah 'menyesuaikan' jaminan yang diminta dari bank-bank Yunani dengan imbalan bantuan.

"Situasi keuangan di Republik Hellenic (Yunani) memiliki dampak pada bank-bank Yunani sejak agunan mereka digunakan dalam ELA bergantung pada tingkat signifikan aset-aset yang terkait pemerintah," katanya.

"Dalam konteks ini, dewan gubernur memutuskan hari ini untuk menyesuaikan penguragan nilai agunan yang diterima oleh bank sentral Yunani untuk ELA," ECB menambahkan, tanpa menyebutkan tingkatnya secara khusus.

Kontrol modal yang berlaku pada 28 Juni, membatasi penarikan ATM oleh warga Yunani 60 euro (67 dolar AS) per rekening per hari setelah referendum tentang persyaratan dana talangan memicu pelarian pada deposito.

Bank sentral Yunani telah meminta peningkatan bantuan likuiditas darurat (ELA) dan permintaan itu menjadi subyek dari pertemuan ECB, yang digelar sehari setelah 61 persen warga Yunani menentang langkah-langkah penghematan lebih lanjut dalam referendum pada Minggu (5/7/2015).

ELA saat ini satu-satunya sumber pembiayaan bagi bank Yunani. Tetapi dengan program dana talangan Yunani sekarang resmi berakhir dan tidak adanya program baru, kondisi untuk kelanjutannya tidak lagi terpenuhi.

Tetapi para analis percaya ECB tidak akan ingin menjadi salah satu yang menarik "steker" di Yunani dan memaksa negara itu keluar dari mata uang tunggal. (Antara/AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Refocusing MBG Prioritaskan Kelompok Rentan, Ribuan Dapur Terancam Mubazir

Refocusing MBG Prioritaskan Kelompok Rentan, Ribuan Dapur Terancam Mubazir

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:36 WIB

Cerita di Balik Longsor Petamburan: Delapan Hari Sebelum Ambrol, Warga Sudah Rasakan Tanda Bahaya

Cerita di Balik Longsor Petamburan: Delapan Hari Sebelum Ambrol, Warga Sudah Rasakan Tanda Bahaya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:27 WIB

Golkar Santai Lihat Jokowi Safari Politik Bareng PSI ke Lampung: Beliau Orang Merdeka

Golkar Santai Lihat Jokowi Safari Politik Bareng PSI ke Lampung: Beliau Orang Merdeka

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:21 WIB

Polisi Bongkar Bisnis Ilegal Airgun di Tanjung Priok, Pria 28 Tahun Ditangkap

Polisi Bongkar Bisnis Ilegal Airgun di Tanjung Priok, Pria 28 Tahun Ditangkap

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:18 WIB

Aplikasi Hot 51 Dibongkar, Isinya Judi Online dan Live Streaming Pornografi

Aplikasi Hot 51 Dibongkar, Isinya Judi Online dan Live Streaming Pornografi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:15 WIB

TransJakarta Hapus Dua Rute Sekaligus, 25 Armada Dialihkan demi Persingkat Waktu Tunggu

TransJakarta Hapus Dua Rute Sekaligus, 25 Armada Dialihkan demi Persingkat Waktu Tunggu

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:06 WIB

KPK Ungkap Setoran Rp100 Ribu-Rp2,5 Juta untuk Urus Izin Tinggal WNA, Ada Istilah 'Uang Klik'

KPK Ungkap Setoran Rp100 Ribu-Rp2,5 Juta untuk Urus Izin Tinggal WNA, Ada Istilah 'Uang Klik'

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:00 WIB

Polisi Kembali Tetapkan 291 Tersangka Judol Hayam Wuruk, 287  Warga Asing

Polisi Kembali Tetapkan 291 Tersangka Judol Hayam Wuruk, 287 Warga Asing

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:47 WIB

Guntur Romli: Safari Jokowi Tak Berdampak ke PDIP, Justru NasDem yang Harus Waspada!

Guntur Romli: Safari Jokowi Tak Berdampak ke PDIP, Justru NasDem yang Harus Waspada!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:44 WIB

Guntur Romli: Dulu Petugas Partai, Kini Jokowi Jadi 'Jongos PSI' Demi Dinasti 2029!

Guntur Romli: Dulu Petugas Partai, Kini Jokowi Jadi 'Jongos PSI' Demi Dinasti 2029!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:35 WIB