Yvonne Mengaku Tak Ada Transfer Dana Apa pun untuk Angeline

Arsito Hidayatullah

Selasa, 07 Juli 2015 | 23:41 WIB
Yvonne Mengaku Tak Ada Transfer Dana Apa pun untuk Angeline
Yvonne Caroline Megawe, anak kandung Margaret yang adalah ibu angkat Angeline, Selasa (7/7/2015). [suara.com/Luh Wayanti]

Suara.com - Yvonne Caroline Megawe, kakak angkat Engeline Margriet Megawe (Angeline) yang jadi korban pembunuhan dan penelantaran anak, mengaku tidak tahu-menahu tentang dana yang sudah dikumpulkan saat Angeline masih dilaporkan hilang.

"Saya tidak tahu (soal) dana itu. Dan saya juga tidak menerima uang tersebut," jelas Yvonne, di Polresta Denpasar, Selasa (7/7/2015).

Yvonne mengatakan, dirinya tidak pernah menerima transferan dari siapa pun. Menurut Yvonne, dirinya memang mempersilakan Christopher Burns untuk memuat poster penggalangan dana bagi Angeline, tapi dia sendiri tidak mau ada hubungan dengan dana tersebut.

"Kalau  waktu itu memang ada yang menemukan Angeline, silakan berhubungan dengan orang yang menggalang dana, bukan dengan saya," jelasnya.

Dalam salah satu poster itu sendiri tertulis, jika ada yang menemukan Angeline akan diberikan imbalan. Dana untuk imbalan itu sendiri merupakan sumbangan dari penggalangan dana untuk mencari Angeline, yang juga disebutkan dalam posternya.

"Realisasi dana itu tidak ada," ujar Yvonne lagi.

Yvonne mengatakan, dirinya sendiri hanya mengenal Christopher yang warga Australia itu lewat ajang chat semata. Dia menegaskan tidak pernah bertemu lelaki itu.

"Kita tidak pernah bertemu," tegasnya.

Dalam laman penggalangan dana itu di salah satu situs, Angeline dilaporkan hilang, dan keluarga meminta bantuan dana untuk mencari bocah kelas II SD tersebut.

Poster itu sendiri bertuliskan: Hilang !! Tolong menghubungi polisi jika menemukan/melihat anak ini. Kontak 081237116188, Nama Angeline, umur 8 tahun. Kapan (hilang): May 16, 2015, sekitar jam 3 sore. Di mana: Jl Sedap Malam, Sanur.

Poster itu juga lantas menuliskan sejumlah deskripsi tentang Angeline. "Terakhir terlihat ia memakai baju daster panjang warna biru muda, sandal jepit warna kuning, rambut kuncir, badan kurus," tulis pengumuman itu.

"Hadiah 40 juta! Untuk siapa pun yang bisa menemukan atau informasi yang benar," sambung tulisan itu, di mana kata-kata "hadiah" bahkan ditulis dengan huruf besar berwarna merah. [Luh Wayanti]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kejati Bali Masih Pelajari Berkas Kasus Angeline

Kejati Bali Masih Pelajari Berkas Kasus Angeline

News | Selasa, 07 Juli 2015 | 22:01 WIB

Pascarekonstruksi, Motif Pembunuhan Angeline Masih Gelap

Pascarekonstruksi, Motif Pembunuhan Angeline Masih Gelap

News | Selasa, 07 Juli 2015 | 19:47 WIB

Tak Seperti Biasanya, Anak Margaret ke Kantor Polisi Pakai Motor

Tak Seperti Biasanya, Anak Margaret ke Kantor Polisi Pakai Motor

News | Selasa, 07 Juli 2015 | 17:28 WIB

PN Denpasar Terima Gugatan Praperadilan Ibu Angkat Angeline

PN Denpasar Terima Gugatan Praperadilan Ibu Angkat Angeline

News | Selasa, 07 Juli 2015 | 15:13 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×