Awas, Penipuan Telepon Berkedok Korban "Crane" di Mekkah

Suwarjono

Senin, 14 September 2015 | 19:55 WIB
Awas, Penipuan Telepon Berkedok Korban "Crane" di Mekkah
Sebuah crane patah dan menimpa calon jemaah haji di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, Jumat (11/9). (Reuters)

Suara.com - Peluang kejahatan selalu muncul di tengah keramaian ataupun musibah. Termasuk saat terjadi musibah crane roboh di Masjidil Haram Mekkah. Selalu ada saja yang memanfaatkan untuk mencari keuntungan pribadi.

Untuk mengantisipasi modus kejatan berkedok korban crane Mekkah, Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur meminta masyarakat untuk berhati-hati bila ada telepon yang mengatasnamakan petugas atau polisi untuk memberitahu keluarga korban.

"Jangan mudah percaya bila ada telepon atas nama polisi atau petugas yang memberitahu adanya korban 'crane' atau kecelakaan di Tanah Suci yang ujung-ujungnya minta transfer uang," kata Kahumas Kanwil Kemenag Jatim Mahsun Zain di Surabaya, Senin (14/9/2015)

Ia menjelaskan modus penipuan seperti itu sudah memakan korban dari keluarga Fathurrohman (petugas TPHD Magelang) yang keluarganya dimintai transfer sejumlah uang biaya pengobatan akibat kecelakaan crane di Mekkah.

"Karena panik, keluarga langsung melakukan transfer ke rekening milik penipu yang mengaku dari petugas berwajib. Astaghfirullah, orang zaman sekarang yang mencari keuntungan dengan memanfaatkan musibah seseorang," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap masyarakat untuk tidak mudah menerima informasi yang mengatasnamakan petugas atau polisi, namun langsung mengonfirmasikan kepada petugas haji di Kemenag setempat yang akan melakukan cek silang ke Tanah Suci untuk kebenarannya.

Hingga Senin (14/9) dini hari tercatat calon haji Indonesia yang meninggal dunia akibat musibah crane jatuh di Masjidil Haram, Mekkah bertambah tiga orang, menjadi 10 orang. Ketiganya merupakan nama baru yang tidak masuk daftar korban luka sebelumnya.

Kepala Daerah Kerja (Daker) PPIH Mekkah, Arsyad Hidayat, menyebut tiga nama baru adalah Sriyana Marjosihono asal Kloter SOC 27, Masadi Saiman Tarimin asal Kloter SUB 38, dan Siti Rukayah Abdu Samad asal Kloter SUB 39).

"Tiga nama baru tersebut sebelumnya telah dilaporkan hilang, karena tidak kembali ke pemondokan setelah musibah crane tersebut, karena kami bersama tim perlindungan jamaah menelusuri ke rumah sakit Arab Saudi dan akhirnya menemukan kematian tiga orang itu sesuai identifikasi di pemulasaran jenazah di Al Muaisim," katanya.

Sementara tujuh nama lainnya adalah Iti Rasmi Darmini asal Kloter JKS 23, Masnauli Sijualdi Hasibuan asal Kloter MES 9, Painem Dalio Badullah asal Kloter MES 8, Saparini Baharuddin Abdullah asal Kloter MES 8, Nurhayati Rasad Usman asal Kloter PDG 4, Ferry Mauluddin Arifin asal Kloter JKS 12, dan Adang Joppy Lili asal Kloter JKS 16.

"Saat ini sekitar 23 anggota jamaah Indonesia masih dalam perawatan di rumah-rumah sakit Arab Saudi, dan sebanyak 18 jamaah korban luka telah kembali ke pemondokan masing-masing," katanya.

Musibah derek (crane) jatuh berawal dari hujan deras disertai angin kencang pada Jumat (11/9) sore yang menimpa jamaah yang ada di sekitar Masjidil Haram, Mekkah itu.

Dari jumlah korban yang ada tercatat jamaah asal Embarkasi Surabaya yakni dua korban tewas dan lima korban luka. Dua korban luka adalah Masadi Saiman Tarimin (Kloter SUB 38) dan Siti Rukayah Abdu Samad (Kloter SUB 39).

Untuk lima korban luka yakni Hasan Mansur Ahmad (Kloter SUB 10 dari Dusun Krajan, Desa Manggisan, Kecamatan Tanggul, Jember); dan Murodi Yahya Kasani (Kloter SUB 1 dari Klagen Barat, Magetan). Khusus korban luka asal Jember diduga mengalami asma bukan karena musibah derek itu.

Nama korban luka selanjutnya adalah Nuruddin Baasith Sujiyono (Kloter 21 dari Dukuh Jelidro, Kelurahan Sambikerep, Kota Surabaya); Sainten Said Tarub (Kloter 15 dari Segodorejo, Jombang); dan Isnainy Fadjarijah Abdul Djumali (Kloter 21 dari Jl Pangeranan Asri, Desa Parenganan, Bangkalan). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Situasi Masjidil Haram Kembali Normal Pascakecelakaan Crane

Situasi Masjidil Haram Kembali Normal Pascakecelakaan Crane

News | Minggu, 13 September 2015 | 01:03 WIB

VIDEO:  Detik-detik Jatuhnya Crane di Masjidil Haram

VIDEO: Detik-detik Jatuhnya Crane di Masjidil Haram

Video | Sabtu, 12 September 2015 | 14:32 WIB

PPIH Sebar Nomor Hotiline Kecelakaan Crane di Masjidil Haram

PPIH Sebar Nomor Hotiline Kecelakaan Crane di Masjidil Haram

News | Sabtu, 12 September 2015 | 11:31 WIB

Ini Daftar Lengkap WNI Jamaah Haji Korban Kecelakaan Crane

Ini Daftar Lengkap WNI Jamaah Haji Korban Kecelakaan Crane

News | Sabtu, 12 September 2015 | 09:57 WIB

Crane yang Roboh di Mekah Dioperasikan Keluarga Osama bin Laden

Crane yang Roboh di Mekah Dioperasikan Keluarga Osama bin Laden

News | Sabtu, 12 September 2015 | 08:59 WIB

Ini Pernyataan Lengkap Jokowi soal Kecelakaan Crane di Mekah

Ini Pernyataan Lengkap Jokowi soal Kecelakaan Crane di Mekah

News | Sabtu, 12 September 2015 | 07:32 WIB

Terkini

10  Sepatu Lari Toe Box Luas Terbaik agar Kaki Lebar Tak Gampang Lecet

10 Sepatu Lari Toe Box Luas Terbaik agar Kaki Lebar Tak Gampang Lecet

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:17 WIB

Dua Tahun Prabowo, Ketua Komisi III DPR Sebut Penegakan Hukum di Jalur yang Tepat

Dua Tahun Prabowo, Ketua Komisi III DPR Sebut Penegakan Hukum di Jalur yang Tepat

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:16 WIB

The Second Shift: Beban Tak Terlihat Perempuan Modern setelah Jam Kantor

The Second Shift: Beban Tak Terlihat Perempuan Modern setelah Jam Kantor

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:15 WIB

General Motors Andalkan AI Pangkas Waktu Produksi Mobil Baru

General Motors Andalkan AI Pangkas Waktu Produksi Mobil Baru

Otomotif | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:13 WIB

5 HP Xiaomi Terbaru di Indonesia, dari Paling Murah hingga Flagship Jempolan

5 HP Xiaomi Terbaru di Indonesia, dari Paling Murah hingga Flagship Jempolan

Tekno | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:13 WIB

Viral CCTV Balita 2 Tahun Tewas Tertabrak Truk, Sopir Baru Sadar Usai Video Beredar di Medsos

Viral CCTV Balita 2 Tahun Tewas Tertabrak Truk, Sopir Baru Sadar Usai Video Beredar di Medsos

Jatim | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:13 WIB

Pernah Jadi ART, Erlyanie Raih Penghargaan Berkat Misi Berdayakan Perempuan

Pernah Jadi ART, Erlyanie Raih Penghargaan Berkat Misi Berdayakan Perempuan

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:12 WIB

Anggota Parlemen Malaysia Sindir Kebakaran Hutan Pakai Bahasa Jawa, Colek Prabowo

Anggota Parlemen Malaysia Sindir Kebakaran Hutan Pakai Bahasa Jawa, Colek Prabowo

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:11 WIB

22 Kasus Kekerasan di Pondok Pesantren Jateng Catat 85 Korban, Pencegahan Jadi Sorotan

22 Kasus Kekerasan di Pondok Pesantren Jateng Catat 85 Korban, Pencegahan Jadi Sorotan

Jawa Tengah | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:10 WIB

12 Ribu Lowongan Kerja Terbuka di Karir Jakarta 2026, Tanpa Sekat KTP dan Ramah Disabilitas

12 Ribu Lowongan Kerja Terbuka di Karir Jakarta 2026, Tanpa Sekat KTP dan Ramah Disabilitas

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:09 WIB

×