Pansus Pelindo II Ditarget Dua atau Tiga Bulan Kerja Selesai

Siswanto, Bagus Santosa

Selasa, 06 Oktober 2015 | 13:12 WIB
Pansus Pelindo II Ditarget Dua atau Tiga Bulan Kerja Selesai
Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu, melaporkan kasus dugaan pemberian gratifikasi ke KPK. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Inisiator Panitia Khusus Pelindo II di DPR Masinton Pasaribu menargetkan kinerja pansus selesai dalam dua atau paling lambat tiga bulan.

"Bisa ditambah jika dibutuhkan. Tapi kita targetkan dua bulan, tiga bulan selesai," kata Masinton di DPR, Selasa (6/10/2015).

Masinton optimistis karena sebagian komisi sudah memiliki rekomendasi dan berkomitmen untuk mendalami kasus Pelindo II.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan menambahkan setiap rapat pansus nanti akan dilakukan secara terbuka agar tercipta transparansi dan tidak ada intervensi dari pihak manapun.

"Sekalian, biar publik bisa mengawasi prosesnya," kata dia.

Anggota Komisi III menambahkan pansus memiliki tujuan untuk membenahi sistem.

"Gol kita adalah pembenahan sistem. Kalau ada orang perorang yang terbidik, itu ekses. Baju (DPR) kita terlalu besar kalau membidik orang perorang," katanya.

Saat ini, nama-nama anggota pansus belum ditetapkan, tapi rencananya akan ada 30 orang yang mengisinya.

Nama-nama yang akan mengisi Pansus Pelindo II merupakan keputusan dari fraksi. Masinton berharap nama-nama bisa diumumkan pada paripurna mendatang.

"Kita harap masing-masing fraksi kirim nama-nama. Untuk PDI Perjuangan, nama-namanya sudah ada," kata Masinton.

Usulan pembentukan Pansus Pelindo II disampaikan oleh anggota Komisi III setelah sebelumnya Komisaris Jenderal Budi Waseso -- yang saat itu Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri -- menggeledah kantor PT. Pelindo II di Pelabuhan Tanjung Priok pada Jumat (28/8/2015). Ketika itu, penyidik menggeledah ruang kerja Direktur Pelindo II R. J. Lino untuk mencari dokumen bukti penyalahgunaan pengadaan sepuluh alat bongkar muat atau mobile crane di perusahaan itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Paripurna DPR Setujui Pansus Pelindo II

Paripurna DPR Setujui Pansus Pelindo II

DPR | Senin, 05 Oktober 2015 | 18:01 WIB

Masinton Protes Agenda Pembentukan Pansus Pelindo II Hilang

Masinton Protes Agenda Pembentukan Pansus Pelindo II Hilang

News | Senin, 05 Oktober 2015 | 16:31 WIB

Masinton Laporkan Lino dan Rini ke KPK, Fraksi PDIP "Back Up"

Masinton Laporkan Lino dan Rini ke KPK, Fraksi PDIP "Back Up"

News | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 16:38 WIB

Terkini

GoFood Manfaatkan Teknologi Digital untuk Bawa Kuliner Bandung Tembus Pasar Jakarta

GoFood Manfaatkan Teknologi Digital untuk Bawa Kuliner Bandung Tembus Pasar Jakarta

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:49 WIB

Pontianak Infomedia Garap Pasar Komunitas lewat Kanal Berbahasa Mandarin

Pontianak Infomedia Garap Pasar Komunitas lewat Kanal Berbahasa Mandarin

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:48 WIB

Komnas HAM Usut Dugaan Pelanggaran HAM di Balik Karhutla: Masyarakat Sangat Menderita

Komnas HAM Usut Dugaan Pelanggaran HAM di Balik Karhutla: Masyarakat Sangat Menderita

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:46 WIB

8 Korporasi di Kalbar Terseret Kasus Karhutla, Kapolri Ungkap Luas Lahan Terbakar

8 Korporasi di Kalbar Terseret Kasus Karhutla, Kapolri Ungkap Luas Lahan Terbakar

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:46 WIB

9 Rekomendasi HP Murah Kamera Selfie Jernih untuk Live TikTok

9 Rekomendasi HP Murah Kamera Selfie Jernih untuk Live TikTok

Tekno | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Penjualan BYD M6 Belum Mampu Mengusik Takhta Toyota Avanza Veloz di Pasar MPV

Penjualan BYD M6 Belum Mampu Mengusik Takhta Toyota Avanza Veloz di Pasar MPV

Otomotif | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Biang Kerok Kekalahan Persib Bandung dari Madura United Bikin Igor Tolic Senewen

Biang Kerok Kekalahan Persib Bandung dari Madura United Bikin Igor Tolic Senewen

Bola | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:42 WIB

IHSG Akhir Pekan Ditutup Melesat ke Level 5.439, Ini Saham-saham Big Banks Penopang

IHSG Akhir Pekan Ditutup Melesat ke Level 5.439, Ini Saham-saham Big Banks Penopang

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:37 WIB

Era Zero Click Mengancam Media, Audiens Dapat Informasi Tanpa Buka Situs Berita

Era Zero Click Mengancam Media, Audiens Dapat Informasi Tanpa Buka Situs Berita

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:36 WIB

Komnas HAM Terima 2.700 Aduan Konflik Agraria, Bisakah BRAN yang Dipimpin Polisi Jadi Solusi?

Komnas HAM Terima 2.700 Aduan Konflik Agraria, Bisakah BRAN yang Dipimpin Polisi Jadi Solusi?

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 17:32 WIB

×