KPAI Tangani Kasus Anak SD yang Dihajar Kemaluannya

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 16 Oktober 2015 | 06:01 WIB
KPAI Tangani Kasus Anak SD yang Dihajar Kemaluannya
Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) (suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Ketua Komisi Perlindungan Anak Asrorun Ni'am Sholeh menindaklanjuti laporan ibu rumahtangga bernama Yessi atas kasus kekerasan yang menimpa anaknya, ASP (6), di SD Tunas Mulia Montessori, Gading Serpong.

Seperti diketahui, kemaluan ASP dihajar teman sekelasnya berinisial M sampai masuk rumah sakit. ASP sampai sekarang masih trauma. Yessi merasa kasus tersebut sampai sekarang belum diselesaikan secara baik.

"Pertama yang kemudian segera ditindaklanjuti yaitu pemastian rehabilitasi kondisi si anak, agar trauma yang dialami segera pulih sehingga tidak mengganggu proses tumbuh kembang anak," ujar Ni'am dalam jumpa pers di KPAI, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (15/10/2015).

Poin kedua, KPAI meminta pengelola sekolah bertanggungjawab memberikan rasa aman kepada anak di lingkungan sekolah.

" Hal kedua, terkait penanggungjawab sekolah dalam hal ini untuk menjamin lingkungan yang ramah anak. Tidak ada potensi kekerasan yang terbiarkan di lingkungan sekolah. Apalagi kemudian ketika ada laporan tindak kekerasan tidak responsif," kata Ni'am.

Ni'am berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk sama-sama memberikan jaminan agar tak terjadi lagi kasus kekerasan di sekolah.

"Saya kira ini menjadi catatan kita bersama, tetapi tidak hanya kasus ini saja. Tetapi juga kemudian menjadi kesadaran kolektif kita. Secara khusus penyelenggara pendidikan, untuk memastikan lingkungan pendidikan bebas dari tindak kekerasan terkait eksploitasi dan diskriminasi ini poinnya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemaluan Dihajar, SD Tunas Mulia Montessori Diminta Tanggungjawab

Kemaluan Dihajar, SD Tunas Mulia Montessori Diminta Tanggungjawab

News | Kamis, 15 Oktober 2015 | 16:55 WIB

Di Bully saat Pelajaran Agama, ASP: Saya Mau Pindah Agama

Di Bully saat Pelajaran Agama, ASP: Saya Mau Pindah Agama

News | Kamis, 15 Oktober 2015 | 14:42 WIB

Bocah SD Dianiaya Teman Sekelas, Ibu Lapor KPAI

Bocah SD Dianiaya Teman Sekelas, Ibu Lapor KPAI

News | Kamis, 15 Oktober 2015 | 13:50 WIB

KPAI Bekasi Tangkap Pelaku Pemerkosaan Anak

KPAI Bekasi Tangkap Pelaku Pemerkosaan Anak

News | Sabtu, 10 Oktober 2015 | 13:41 WIB

KPAI Sebut Kejahatan Terhadap Anak Sudah Lampu Merah

KPAI Sebut Kejahatan Terhadap Anak Sudah Lampu Merah

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 12:25 WIB

Terkini

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus BPPJPN Sumut, 1 Mangkir dari Panggilan

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus BPPJPN Sumut, 1 Mangkir dari Panggilan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:33 WIB

SymWhite 377 vs Tranexamic Acid: Mana yang Lebih Cepat Memudarkan Flek Hitam?

SymWhite 377 vs Tranexamic Acid: Mana yang Lebih Cepat Memudarkan Flek Hitam?

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Kritik Prosedur Pencabutan IUP Kristalin Ekalestari, Haris Azhar: Ada Tata Cara, Ini Negara Hukum!

Kritik Prosedur Pencabutan IUP Kristalin Ekalestari, Haris Azhar: Ada Tata Cara, Ini Negara Hukum!

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:31 WIB

LPSK Serahkan Laporan Restitusi Kasus TPPU PT DSI, 5.102 Korban Berhak Dapat Ganti Rugi Rp1,07 T

LPSK Serahkan Laporan Restitusi Kasus TPPU PT DSI, 5.102 Korban Berhak Dapat Ganti Rugi Rp1,07 T

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:28 WIB

Kemenkeu Beberkan Jurus APBN 2027: Targetkan Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Kemenkeu Beberkan Jurus APBN 2027: Targetkan Ekonomi Tumbuh 6 Persen

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Dean Zandbergen Batal Jadi WNI, Duo Striker Brazil Justru Bisa Bela Timnas!

Dean Zandbergen Batal Jadi WNI, Duo Striker Brazil Justru Bisa Bela Timnas!

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:25 WIB

Hari Museum Indonesia 2026, Revitalisasi 200 Cagar Budaya Jadi Mercusuar Era Prabowo

Hari Museum Indonesia 2026, Revitalisasi 200 Cagar Budaya Jadi Mercusuar Era Prabowo

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:23 WIB

Krisis Dokter Gigi, 29 Kampus Ditugaskan Buka Fakultas Kedokteran Gigi Baru

Krisis Dokter Gigi, 29 Kampus Ditugaskan Buka Fakultas Kedokteran Gigi Baru

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Bobby Rizaldi Disebut dalam Dakwaan Suap Rp500 Juta, Temuan BPK Muara Enim Turun Jadi Rp2,32 Miliar

Bobby Rizaldi Disebut dalam Dakwaan Suap Rp500 Juta, Temuan BPK Muara Enim Turun Jadi Rp2,32 Miliar

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:19 WIB

Arif Rahman Resmi Pimpin Petani NasDem, Bidik Kesejahteraan Petani dan Nelayan

Arif Rahman Resmi Pimpin Petani NasDem, Bidik Kesejahteraan Petani dan Nelayan

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 19:13 WIB

×