Kapolda Metro Minta Kericuhan Suporter Tidak Dibesar-besarkan

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Senin, 19 Oktober 2015 | 15:29 WIB
Kapolda Metro Minta Kericuhan Suporter Tidak Dibesar-besarkan
Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian dan Ketua Steering Committee Piala Presiden, Maruarar Sirait [suara.com/Bowo Raharjo]
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian meminta aksi anarkis yang dilakukan sekelompok orang tidak dibesar-besarkan. 
 
"Jadi pertama-pertama bahasa yang digunakan teman-teman media, jangan gunakan bahasa perusuh. Karena yang terjadi bukan kerusuhan. Kita kan tahu di Jakarta tidak ada kerusuhan selama pertandingan bola ini," kata Tito di Mapolda Metro Jaya, Senin (19/10/2015).
 
Tito mengatakan kemarin tidak ada kerusuhan sebagaimana kekhawatiran sebelum laga final Piala Presiden 2015 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
 
Dia menilai aksi pelemparan batu ke arah suporter Persib Bandung tidak melibatkan massa dalam jumlah banyak.
 
"Yang ada memang beberapa insiden kecil seperti pelemparan. Kalau rusuh kan melibatkan massa besar, ini kan gak ada," kata dia 
 
"Yang ada beberapa insiden kecil seperti pelemparan di Tol Jagorawi. Tadi malam ada satu. Dua malam sebelumnya juga ada beberapa bis yang dilempar," tambah Tito
 
Selain itu, mantan Kapolda Papua menjelaskan penangkap terhadap pemuda-pemuda di sekitar Jakarta sepanjang hari Minggu kemarin merupakan bentuk pencegahan aksi anarkis.
 
"Nah, kalau dianggap rawan mengganggu ketertiban publik, maka dapat dilakukan langkah diskresi. Kita melihat bebrapa kerumunan, anggota kita berpakaian preman masuk, mereka dianggap berpotensi mengganggu, mereka menyimpan batu dan menyimpan barang berbahaya di kantong atau tas mereka," katanya. 
 
Sejauh ini, Tito mengaku belum bisa memastikan apakah  orang-orang yang melempari Boboth dengan batu berasal dari kelompok Jakmania atau bukan.
 
"Rekan-rekan perlu pahami bahwa mereka tidak kita bahasakan pendukung Jakmania. Mereka organisasi lepas dan massa nya pun lepas. Sehingga belum tentu yang terlibat mereka adalah anggota Jakmania," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bila Sekjen Jakmania Terbukti Provokasi Anarkis, Langsung Ditahan

Bila Sekjen Jakmania Terbukti Provokasi Anarkis, Langsung Ditahan

News | Senin, 19 Oktober 2015 | 15:14 WIB

Siswa akan Dikeluarkan dari Sekolah Bila Terbukti Anarkis di GBK

Siswa akan Dikeluarkan dari Sekolah Bila Terbukti Anarkis di GBK

News | Senin, 19 Oktober 2015 | 14:06 WIB

Suporter Persib Bandung Bawa Jimat Keris, Kini Ditahan di Polda

Suporter Persib Bandung Bawa Jimat Keris, Kini Ditahan di Polda

News | Senin, 19 Oktober 2015 | 13:05 WIB

Terkini

Dari Kue Hingga Skincare, Matcha Dimodifikasi Sejauh Ini Demi Bisa Disukai?

Dari Kue Hingga Skincare, Matcha Dimodifikasi Sejauh Ini Demi Bisa Disukai?

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Flek Hitam di Leher dan Dada Akibat Paparan Matahari?

Bagaimana Cara Menghilangkan Flek Hitam di Leher dan Dada Akibat Paparan Matahari?

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Menteri ESDM Minta Pegawai Prioritaskan Rakyat Dibanding Pengusaha

Menteri ESDM Minta Pegawai Prioritaskan Rakyat Dibanding Pengusaha

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Satgas PKH Tak Tangani Pidana Karhutla, Penindakan Diserahkan ke Polri dan Kejagung

Satgas PKH Tak Tangani Pidana Karhutla, Penindakan Diserahkan ke Polri dan Kejagung

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Mobil Listrik BYD Masuk Daftar Hitam Pentagon Karena Alasan Keamanan

Mobil Listrik BYD Masuk Daftar Hitam Pentagon Karena Alasan Keamanan

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Baterai Samsung Galaxy S27 Pro dan S27 Ultra Terungkap, Kapasitas Makin Besar

Baterai Samsung Galaxy S27 Pro dan S27 Ultra Terungkap, Kapasitas Makin Besar

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:55 WIB

Bapak Paling Jujur: Sindiran Tajam untuk Budaya Politik Pencitraan di Indonesia

Bapak Paling Jujur: Sindiran Tajam untuk Budaya Politik Pencitraan di Indonesia

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:52 WIB

Bahasa Indonesia Era Gen Z: Bertahan, Berubah, atau Kehilangan Identitas?

Bahasa Indonesia Era Gen Z: Bertahan, Berubah, atau Kehilangan Identitas?

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:50 WIB

WALHI: Satgas PKH Bukan Pulihkan Hutan, tapi Konsolidasi Modal dan Ganti Pemain

WALHI: Satgas PKH Bukan Pulihkan Hutan, tapi Konsolidasi Modal dan Ganti Pemain

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:46 WIB

Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme

Indonesia Pimpin Ctif Council, Perkuat Kerja Sama Intelijen Hadapi Ancaman Terorisme

Sumut | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:45 WIB

×