Warga Betawi Tebet Curiga Pemukiman Mereka Sengaja Dibakar

Siswanto, Erick Tanjung

Minggu, 27 Desember 2015 | 14:32 WIB
Warga Betawi Tebet Curiga Pemukiman Mereka Sengaja Dibakar
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang menghanguskan permukiman padat penduduk di kawasan Bukit Duri, Jakarta, Kamis (24/12). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Warga curiga ada yang sengaja membakar pemukiman padat penduduk Bukit‎ Duri, Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (24/12/2015) lalu. Kebakaran tersebut menghanguskan sebanyak 80 rumah yang dihuni 500 jiwa.

‎"Kecurigaan (sengaja dibakar) itu jauh lebih kental daripada tidak. Karena sumber api dari arus listrik di rumah warga yang di pinggir kali," Ketua RT4/12 Nassamri yang akrab disapa Anas, Minggu (27/12/2015).

Namun, Anas tidak bisa memastikan siapa yang membakar pemukiman warganya.

 "Kami tidak tahu pastinya apakah unsur kesengajaan atau tidak.‎ Apakah polisi serius atau tidak untuk menyelidiki penyebab kebakaran kami juga tidak tahu," ujarnya.

Anas mengungkapkan pemukiman warga yang berada di tepian kali Ciliwung tersebut masuk daftar penggusuran yang akan dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Kalau rencana penggusuran warga sudah tahu, tapi kapannya kami tidak tahu. Sampai sekarang belum ada informasi dari pemda," katanya.

Anas mengatakan rumah yang terbakar terdiri dari 150 kepala keluarga. Kini mereka tinggal sementara di tenda-tenda, sebagian lagi terpaksa mengontrak di tempat lain.

Anas mengatakan warganya mayoritas penduduk asli Jakarta.

"Mayoritas warga di sini penduduk asli Betawi," kata dia.

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Hidayat Nurwahid saat memberikan bantuan berupa 60 kasur lipat, 120 selimut, dan makanan kepada warga korban kebakaran di pemukiman penduduk Jalan Bukit Duri Pangkalan berharap agar pemerintah daerah memberikan tempat tinggal yang baik kepada warga.

"Kami berharap pemerintah daerah memberikan tempat tinggal bagi korban. Kalau bisa mereka diberikan hak untuk membangun kembali rumahnya di lokasi itu atau dibangunkan rusunami (rumah susun hak milik)," kata mantan Presiden PKS.

Hidayat Nurwahid mengatakan mayoritas korban kebakaran merupakan orang Betawi. Rata-rata, mereka berprofesi sebagai pengrajin kayu.

"Mereka rata-rata warga asli Betawi. Jadi kalau direlokasi ke rusunawa nanti perekonomian mereka mati, minimal mereka diberi rusunami," ujarnya.

Bukit Duri merupakan daerah pemilihan Hidayat dalam Pemilihan Legislatif tahun 2014.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga Betawi Bukit Duri Ogah Pindah ke Rusunawa, Maunya Rusunami

Warga Betawi Bukit Duri Ogah Pindah ke Rusunawa, Maunya Rusunami

News | Minggu, 27 Desember 2015 | 13:03 WIB

Ijazah Sekolah sampai Sertifikat Rumah Terbakar di Bukit Duri

Ijazah Sekolah sampai Sertifikat Rumah Terbakar di Bukit Duri

News | Sabtu, 26 Desember 2015 | 13:00 WIB

Warga Bukit Duri Mengharapkan Bantuan Pemprov DKI Jakarta

Warga Bukit Duri Mengharapkan Bantuan Pemprov DKI Jakarta

News | Sabtu, 26 Desember 2015 | 11:27 WIB

Terkini

Jihyo TWICE Keluar dari JYP Entertainment Usai 21 Tahun, Dirikan EMITHAUS

Jihyo TWICE Keluar dari JYP Entertainment Usai 21 Tahun, Dirikan EMITHAUS

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya

Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:08 WIB

Rusia Siapkan 2 Reaktor Nuklir di Indonesia, Ini Lokasi Detailnya: Targetnya 5 Tahun Lagi

Rusia Siapkan 2 Reaktor Nuklir di Indonesia, Ini Lokasi Detailnya: Targetnya 5 Tahun Lagi

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:06 WIB

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Mencerahkan Wajah Harga Rp30 Ribuan

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Mencerahkan Wajah Harga Rp30 Ribuan

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Orang Tua Ungkap Detik-detik Siswa SMPN 2 Cisarua Bogor Diduga Keracunan Susu MBG

Orang Tua Ungkap Detik-detik Siswa SMPN 2 Cisarua Bogor Diduga Keracunan Susu MBG

Jabar | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Ferry Paulus Singgung Larangan Seumur Hidup untuk Jakmania, Persija Juga Terancam Pengurangan Poin

Ferry Paulus Singgung Larangan Seumur Hidup untuk Jakmania, Persija Juga Terancam Pengurangan Poin

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:03 WIB

Rela Antre Berjam-jam di Tempat Viral: Ketika FOMO Mengalahkan Logika

Rela Antre Berjam-jam di Tempat Viral: Ketika FOMO Mengalahkan Logika

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Hubungkan Investor Global dan Ekosistem Bisnis Indonesia, BRI Optimalkan One BRI Solution

Hubungkan Investor Global dan Ekosistem Bisnis Indonesia, BRI Optimalkan One BRI Solution

Sulsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:57 WIB

BRI dan Kementerian Luar Negeri RI Perkuat Sinergi Dalam Menghadirkan Investasi Global

BRI dan Kementerian Luar Negeri RI Perkuat Sinergi Dalam Menghadirkan Investasi Global

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:52 WIB

BNPB: 60 Hektare Hutan Terbakar di Palolo Sigi

BNPB: 60 Hektare Hutan Terbakar di Palolo Sigi

Sulsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:52 WIB

×