Menhan Sebut Teror Bom Sarinah Masih 'Skala Kecil'

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Minggu, 17 Januari 2016 | 17:15 WIB
Menhan Sebut Teror Bom Sarinah Masih 'Skala Kecil'
Pos Polisi Jalan MH.Thamrin yang hancur akibat ledakan bom, di Jakarta, Jumat (15/1). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan peristiwa penembakan dan pengeboman di Kawasan Thamrin, Jakarta adalah bentuk teror berskala kecil.

"(Teroris Sarinah) Itu masih kecil, pakai bom rakitan, itu masih (kategori) Kamtibmas (keamanan ketertiban masyarakat)," kata Ryamizard usai acara 'Apel Kebhinekaan Lintas Iman Bela Negara, Menolak Radikalisme, Terorisme dan Narkoba' di Lapangan Banteng, Minggu (17/1/2016).

‎Dia mengatakan, kasus kemarin merupakan urusan dari kepolisian dan Badan Intelejen Negara (BIN) karena skalanya kecil. Bila, teror terjadi menggunakan bom dengan skala besar dan mengancam negara, baru kemudian Kementerian Pertahanan akan membentuk tim khusus.

Kementerian Pertahanan pun sudah menyiapkan diri untuk menghadapi teroris yang berskala besar, yaitu dengan tentara dan alutsista yang mumpuni.

"Kalau sudah menggunakan bom besar, itu masuk alat perang. Kita kan ada alutsista. Alutsista kan alat perang, Indonesia kapan perangnya? Yang akan kami beli adalah untuk menghadapi ancaman nyata, yaitu teroris ini. Kita harus beli alat canggih, jangan sampai mereka (teroris) lebih canggih," paparnya.

Dia menambahkan, benih terorisme yang berasal dari radikalisme saat ini cukup banyak ada di Indonesia. Dalam catatannya, ada 3000an benih radikalisme yang bisa memunculkan terorisme.

Karenanya, dia mendorong supaya program bela negara diwujudkan. Selain untuk kepentingan pasukan, masyarakat bisa menjadi garis terdepan untuk menangkal adanya tindakan seperti demikian.

"Dulu (radikalisme) sedikit sekali, sekarang sudah tiga ribuan, kalau dibiarkan akan bertambah, itu bahaya. Karenanya, saya siapkan bela negara untuk menangkal segalanya. Bela negara itu bersatu," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tiga Aksi Polda Bali Pascabom Sarinah Jakarta

Tiga Aksi Polda Bali Pascabom Sarinah Jakarta

News | Minggu, 17 Januari 2016 | 16:25 WIB

Said Aqil: Indonesia Sudah Darurat

Said Aqil: Indonesia Sudah Darurat

News | Minggu, 17 Januari 2016 | 16:12 WIB

Menhan Minta Kuatkan Bela Negara untuk Lawan Terorisme

Menhan Minta Kuatkan Bela Negara untuk Lawan Terorisme

News | Minggu, 17 Januari 2016 | 15:58 WIB

Ketua PBNU Sebut Surat Edaran "Hate Speech" Cegah Terorisme

Ketua PBNU Sebut Surat Edaran "Hate Speech" Cegah Terorisme

News | Minggu, 17 Januari 2016 | 15:49 WIB

Gubernur Kaltim: Waspada Tetangga Mencurigakan

Gubernur Kaltim: Waspada Tetangga Mencurigakan

News | Minggu, 17 Januari 2016 | 15:31 WIB

Menpar Klaim Pariwisata Indonesia Pulih 100 Persen

Menpar Klaim Pariwisata Indonesia Pulih 100 Persen

News | Minggu, 17 Januari 2016 | 15:27 WIB

Beberapa saat Setelah Rais Karna Ditembak Teroris

Beberapa saat Setelah Rais Karna Ditembak Teroris

News | Minggu, 17 Januari 2016 | 14:36 WIB

Cegah ISIS, RT/RW se-Jakarta Diminta Awasi Pendatang

Cegah ISIS, RT/RW se-Jakarta Diminta Awasi Pendatang

News | Minggu, 17 Januari 2016 | 14:28 WIB

Ini "Update" Korban Bom ISIS di Sarinah

Ini "Update" Korban Bom ISIS di Sarinah

News | Minggu, 17 Januari 2016 | 14:10 WIB

Ahok: ISIS Ajaran Setan

Ahok: ISIS Ajaran Setan

News | Minggu, 17 Januari 2016 | 13:46 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×