Eks Deklarator ISIS: Ratusan Orang Dibaiat di Masjid-masjid Umum

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 21 Januari 2016 | 19:47 WIB
Eks Deklarator ISIS: Ratusan Orang Dibaiat di Masjid-masjid Umum
Ustadz Syamsuddin Uba [suara.com/Meg Phillips]

Suara.com - Ustadz Syamsuddin Uba mengatakan serangan teror di Jalan M. H. Thamrin, Jakarta Pusat, tidak mencerminkan gerakan ISIS.

"ISIS itu tidak seperti itu ya. Saya tidak tahu, begitu masing-masing punya istilah. Saya tidak berani untuk katakan iya atau tidak (ISIS). Saya tidak berani," kata Syamsuddin di Masjid Al Fatta, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (21/1/2016). Syamsuddin dikenal pernah mendukung ISIS dan mendeklarasikannya di Kota Bekasi.

Mengenai tudingan otak di balik serangan di Thamrin adalah mantan narapidana kasus terorisme di Solo, Bahrun Naim, Syamsuddin mengaku tidak tahu. Dia tidak mengenal Bahrun Naim.

"Saya tidak kenal Bahrun Naim, saat deklarasi (ISIS) adanya Bahrun Syah, Fahri, dan Syamsuddin Uba," kata Syamsuddin.

Lebih jauh, Syamsuddin menegaskan orang-orang yang dulu deklarasi mendukung ISIS di Kota Bekasi sudah membubarkan diri.

"ISIS sudah tidak ada, adanya Khilafah Islamiyah pada 1 Ramadhan 1435 H," ujar Syamsuddin. Khilafah Islamiyah dibentuk pada 28 Juni 2014.

Kalau sekarang masih dicurigai sebagai anggota ISIS, Syamsudin tidak setuju. Dia menyebut sekarang sebagai aktivis khilafah.

BACA JUGA: 

Ini Keganjilan Serangan Teroris Thamrin Versi Saipul Jamil

"Kalau ada ISIS, mana strukturnya, mana anggotanya, mana sekretariatnya. Karena kami yang deklarasi dukung ISIS di masjid ini (Kota Bekasi), habis itu bubar. Kami hanya sosialisasi khilafah di negeri ini," katanya.

Dia bercerita kenapa ketika itu deklarasi mendukung ISIS. Tujuannya hanya untuk menyuarakan syariat Islam yang sesuai dengan Al Quran dan As Sunnah.

"Dimana pun orangnya siapapun orangnya, yang menyuarakan syariat Islam, kami mendukung siapapun orangnya dan pada saat itu, ISIS sedang menyuarakan syariat Islam dan kamu harus mendukung dan membela," katanya.

Syamsuddin mengungkapkan data dari salah satu universitas bahwa ada 700 orang yang sudah dibaiat di sejumlah masjid.

"Data di UIN ada 700 orang, itu baiat di masjid-masjid umum. Di sini juga sering baiat, tapi secara pribadi, saya tidak tahu," kata Syamsuddin. [Meg Phillips]

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kelompok Santoso Ditakutkan Berkembang Seperti Moro Filipina

Kelompok Santoso Ditakutkan Berkembang Seperti Moro Filipina

News | Kamis, 21 Januari 2016 | 18:27 WIB

Narkoba dan Senjata Ditemukan di Matraman

Narkoba dan Senjata Ditemukan di Matraman

News | Kamis, 21 Januari 2016 | 18:22 WIB

Pentolan ISIS Aman Abdurrahman Mungkin Akan Diperiksa

Pentolan ISIS Aman Abdurrahman Mungkin Akan Diperiksa

News | Kamis, 21 Januari 2016 | 16:27 WIB

Pos Polisi Thamrin yang Dibom Teroris Mulai Dibangun Lagi

Pos Polisi Thamrin yang Dibom Teroris Mulai Dibangun Lagi

News | Kamis, 21 Januari 2016 | 15:17 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×