Beredar Surat Isinya Siap Bunuh Ahok, Teman Ahok Cuek

Siswanto | Suara.com

Jum'at, 01 April 2016 | 18:07 WIB
Beredar Surat Isinya Siap Bunuh Ahok, Teman Ahok Cuek
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Relawan Teman Ahok santai menanggapi surat terbuka atas nama Drs. Eryanto Wibowo yang berisi pernyataan menerima tantangan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama perihal minta dibunuh.

"Kita biasa aja sih, toh kemarin ada yang mau pakai dukun supaya Ahok ditangkap KPK, ternyata ada orang lain yang ditangkap sama KPK itu, jadi yang gitu dibiarin aja," kata Richard Haris Purwasaputra, salah satu pendiri Teman Ahok, di Posko Teman Ahok, Graha Pejaten, Jalan Pejaten Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (1/4/2016).

Surat terbuka tersebut beredar di grup-grup WhatsApp wartawan. "Saya yang jawab tantangan anda, saya yang akan bunuh anda. Apapun resikonya, jangan tangan rakyat NKRI yang berdarah, tangan saya saja yang berdarah membunuh anda sesuai keinginan anda," demikian potongan surat Drs. Eryanto Wibowo yang ditulis dalam huruf kapital semua.

Richard menganggap pernyataan Ahok biasa-biasa saja.

"Pak Ahok itu kan seorang Kristen, di dalam kitab sucinya dia (Ahok) ada sebuah ayat yang menyatakan mati itu adalah sebuah keberuntungan, karena dia bisa langsung ketemu Tuhannya," kata Richard.

Menurut Richard, Ahok sering menekankan Ahok tidak takut mati selama apa yang dilakukan demi kebaikan.

"Dia (Ahok) sering menekankan kalau dia emang tidak takut mati, kalau emang pada akhirnya harus terbunuh, menjadi politisi pertama yang terbunuh di Indonesia, karena di Amerika sudah sering, sebenarnya tidak jadi masalah, yang penting saya melakukan apa yang menurut saya baik, dan menurut orang-orang itu baik, dan orang sudah bisa merasakan tindakan nyata dari saya, itu prinsipnya pak Ahok," kata Richard.

Relawan Teman Ahok sama sekali tidak terpengaruh dengan surat terbuka tersebut. Relawan tetap fokus mengumpulkan fotokopi KTP, mengingat targetnya sejuta lembar.

Surat terbuka tersebut terdiri dari sembilan alenia.

Pada bagian lain, dia menulis dengan kalimat bernada rasis. Di bagian akhir suratnya, ditulis dengan tembusan Panglima TNI, Kapolri, Pangdam Jaya, Kapolda, Komandan Garnisum Tetap 1 Ibu Kota.

Sampai berita ini diturunkan, Suara.com belum mendapatkan konfirmasi tentang siapa sesungguhnya Drs. Eryanto Wibowo. Tetapi dari penelusuran, orang ini dulu juga pernah membuat surat terbuka yang ditujukan kepada anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Herman Herry.

Ketika itu, Herman Herry bersitegang dengan Kepala Subdirektorat III Polda Nusa Tenggara Timur AKBP Albert Neno setelah salah satu tempat usaha minuman keras dirazia polisi. Buntutnya, Herman Herry dilaporkan Albert Neno Polda NTT karena dianggap mengancam dan memfitnah.

Drs. Eryanto Wibowo melalui surat terbuka yang ditulis dengan huruf kapital menantang Herman Herry duel.

"Surat terbuka kepada Herman Herry, anggota DPR ini seorang jagoan atau merasa sudah menjadi raja kecil??? atau bahkan merasa NKRI ini punya kamu Herman Herry??? Baru kali ini saya buat surat terbuka tidak memakai protap saya, santun, karena yang saya hadapi jugabukan seorang yang santun, memaki aparat negara," demikian potongan surat terbuka. (Dian Rosmala)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beredar Surat Mengerikan, Isinya Siap Bunuh Ahok

Beredar Surat Mengerikan, Isinya Siap Bunuh Ahok

News | Jum'at, 01 April 2016 | 08:21 WIB

Terkini

Terseret Kasus Korupsi, Noel Ebenezer Ngaku Menyesal Pernah Jadi Wamenaker

Terseret Kasus Korupsi, Noel Ebenezer Ngaku Menyesal Pernah Jadi Wamenaker

News | Senin, 18 Mei 2026 | 19:46 WIB

Mau Berangkat Haji, Menkeu Purbaya Ngaku Masih Sering Lupa Doa Meski Sudah Belajar

Mau Berangkat Haji, Menkeu Purbaya Ngaku Masih Sering Lupa Doa Meski Sudah Belajar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 19:29 WIB

DPR Dukung Pemerintah Desak PBB dan AS Segera Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel

DPR Dukung Pemerintah Desak PBB dan AS Segera Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 19:28 WIB

Tanya Dolar ke Menkeu, Prabowo-Purbaya Ngobrol soal Fondasi Ekonomi

Tanya Dolar ke Menkeu, Prabowo-Purbaya Ngobrol soal Fondasi Ekonomi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 19:21 WIB

Pramono Anung Jajal Naik Ring di Kolong Flyover Pasar Rebo

Pramono Anung Jajal Naik Ring di Kolong Flyover Pasar Rebo

News | Senin, 18 Mei 2026 | 19:06 WIB

Menteri PPPA Dorong Polisi Kejar Bukti Digital Kasus Eksploitasi Anak oleh WNA Jepang di Blok M

Menteri PPPA Dorong Polisi Kejar Bukti Digital Kasus Eksploitasi Anak oleh WNA Jepang di Blok M

News | Senin, 18 Mei 2026 | 19:00 WIB

Pramono Anung: Ring Tinju Redam Geng Jalanan Jakarta Timur, Saya Bangun Lagi di Kampung Melayu

Pramono Anung: Ring Tinju Redam Geng Jalanan Jakarta Timur, Saya Bangun Lagi di Kampung Melayu

News | Senin, 18 Mei 2026 | 18:56 WIB

Eks Kasat Narkoba Kutai Barat AKP Deky Dibekuk Bareskrim, Diduga Jadi Beking Bandar Sabu!

Eks Kasat Narkoba Kutai Barat AKP Deky Dibekuk Bareskrim, Diduga Jadi Beking Bandar Sabu!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 18:47 WIB

Sempat Ajukan Penundaan Pemeriksaan dalam Kasus Haji, Muhadjir Effendy Tiba-tiba Muncul di KPK

Sempat Ajukan Penundaan Pemeriksaan dalam Kasus Haji, Muhadjir Effendy Tiba-tiba Muncul di KPK

News | Senin, 18 Mei 2026 | 18:33 WIB

MPR Pastikan Tak Lagi Libatkan Juri LCC Empat Pilar yang Bermasalah: Sanksi Sosial Sudah Berjalan

MPR Pastikan Tak Lagi Libatkan Juri LCC Empat Pilar yang Bermasalah: Sanksi Sosial Sudah Berjalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 18:33 WIB