Kejagung: Dua Jaksa Kejati DKI Tidak Terima Suap

Siswanto

Jum'at, 15 April 2016 | 18:46 WIB
Kejagung: Dua Jaksa Kejati DKI Tidak Terima Suap
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DKI Jakarta Sudung Situmorang memenuhi panggilan KPK di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (14/4) [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Kejaksaan Agung menyatakan Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Sudung Situmorang dan Asisten Tindak Pidana Khusus Tomo Sitepu tidak menerima suap dari PT. Brantas Abipraya (Persero).

"Sejauh yang diklarifikasi dan diperiksa oleh Jaksa Agung Muda Pengawasan, tidak ada masalah apa-apa," kata Jaksa Agung HM Prasetyo di Jakarta, Jumat (15/4/2016).

Keduanya, menurut dia, mengaku tidak tahu menahu ada pihak yang berusaha menyuap dalam rangka menghentikan penyelidikan dugaan korupsi BUMN itu.

Dia menegaskan mereka yang pasif saja tidak tahu adanya upaya suap tersebut.

Oleh karena itu, dia mengemukakan kejaksaan sudah menyerahkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi terkait pelanggaran kode etik dan disiplin tersebut.

"Silakan KPK mengkajinya lebih jauh," katanya.

KPK melakukan operasi tangkap tangan di salah satu hotel di Cawang, Jakarta Timur, pada akhir Maret 2016. Dan KPK menetapkan tiga tersangka: Direktur Keuangan Brantas Sudi Wantoko, dan Senior Manajer Brantas Dandung Pamularno, serta seorang pihak swasta bernama Marudut.

KPK juga menyita uang 148.835 dolar AS dalam bentuk pecahan serta KPK memeriksa Sudung Situmorang dan Tomo Sitepu.

Ketiganya dikenakan melanggar Pasal 5 Ayat (1) huruf a Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) kesatu KUHP atau Pasal 5 Ayat 1 huruf a UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah UU 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) kesatu  juncto Pasal 53 Ayat (1) KUHP. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Periksa Dirut Brantas Kasus Dugaan Suap ke Kejati DKI

KPK Periksa Dirut Brantas Kasus Dugaan Suap ke Kejati DKI

News | Jum'at, 15 April 2016 | 11:40 WIB

Ditunggu Seharian di KPK, Kajati DKI Cuma Komentar Begini

Ditunggu Seharian di KPK, Kajati DKI Cuma Komentar Begini

News | Kamis, 14 April 2016 | 20:31 WIB

Dugaan Keterlibatan Kajati DKI Dalam Kasus Brantas Belum Jelas

Dugaan Keterlibatan Kajati DKI Dalam Kasus Brantas Belum Jelas

News | Kamis, 14 April 2016 | 14:39 WIB

Kajati DKI Tiba di KPK untuk Diperiksa: Siap, Siap!

Kajati DKI Tiba di KPK untuk Diperiksa: Siap, Siap!

News | Kamis, 14 April 2016 | 10:32 WIB

Terkini

Berawal dari Teguran Knalpot Bising, 'Bang Jago' di Bekasi yang Geruduk Rumah Warga Ditangkap Polisi

Berawal dari Teguran Knalpot Bising, 'Bang Jago' di Bekasi yang Geruduk Rumah Warga Ditangkap Polisi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Dapat Rating di Atas 9, "Warga Rusun 609" Bikin Penonton Ngakak Brutal dan Nonton Dua Kali

Dapat Rating di Atas 9, "Warga Rusun 609" Bikin Penonton Ngakak Brutal dan Nonton Dua Kali

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:04 WIB

Sinopsis Love in Disguise: Kisah Detektif yang Nyamar Jadi Sekretaris Pria

Sinopsis Love in Disguise: Kisah Detektif yang Nyamar Jadi Sekretaris Pria

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Pembangunan Data Center AI Jatiluhur Disetop, IESR Minta Kajian Dampak Dibuka ke Publik

Pembangunan Data Center AI Jatiluhur Disetop, IESR Minta Kajian Dampak Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 16:00 WIB

INKA Tak Mampu, Danantara Punya Opsi Impor KRL Bekas dari Jepang

INKA Tak Mampu, Danantara Punya Opsi Impor KRL Bekas dari Jepang

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:58 WIB

Bukan Sekadar Tembok Beton, Giant Sea Wall Wajib Lindungi Ruang Melaut Nelayan Jakarta

Bukan Sekadar Tembok Beton, Giant Sea Wall Wajib Lindungi Ruang Melaut Nelayan Jakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:56 WIB

Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari

Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:54 WIB

Dukung MBG, Kini Rocky Gerung Dikasih Jabatan Wantimpres dari Presiden Prabowo

Dukung MBG, Kini Rocky Gerung Dikasih Jabatan Wantimpres dari Presiden Prabowo

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:53 WIB

Dari Jualan hingga Cari Modal, UMKM Cirebon Mulai Masuk Ekosistem Digital

Dari Jualan hingga Cari Modal, UMKM Cirebon Mulai Masuk Ekosistem Digital

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:52 WIB

Hendrix and Rocket: Being Brave, Ketika Keberanian Dimulai dari Rasa Takut

Hendrix and Rocket: Being Brave, Ketika Keberanian Dimulai dari Rasa Takut

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:45 WIB

×