Kontroversi Reklamasi, Menteri Rizal Minta Ahok Berkepala Dingin

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Senin, 18 April 2016 | 21:48 WIB
Kontroversi Reklamasi, Menteri Rizal Minta Ahok Berkepala Dingin
Nelayan Muara Angke tolak proyek reklamasi di Teluk Jakarta [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli meminta semua pihak, termasuk Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mengedepankan kepala dingin untuk menyelesaikan polemik proyek reklamasi Teluk Jakarta.

"Dalam membahas yang kontroversial untuk berpikir dingin, berhati dingin, tidak emosional karena kita bisa cari solusi terbaik," kata Rizal dalam rapat koordinasi di gedung BPPT, Jakarta Pusat, Senin (18/4/2016).

Untuk menganalisa masalah pelaksanaan reklamasi, katanya, harus dihadapi dengan kepala dingin. Apalagi menyangkut analisa mengenai dampak kerusakan lingkungan yang ditimbulkan dari proyek.

"Dalam analisa masalah ini kita tidak boleh terlalu emosional karena ini semua ada ilmunya. Misalnya ada kekhawatiran banjir itu science untuk flood control atau bagaimana mengurangi banjir ada hitungannya," kata dia.

Rizal sendiri tidak menampik jika proyek reklamasi ada untung dan ruginya.

"Kalau ada risko lingkungan hidup, banjir dan sebagainya, selesaikan secara teknis. Kalau boleh kami simpulkan, reklamasi merupakan salah satu pilihan. Memang ada manfaat tapi ada resiko. Manfaat jelas, resiko kita harus kurangi sekecil mungkin," katanya.

Rizal menambahkan proyek reklamasi harus bisa mengakomodir kepentingan pemerintah, rakyat, dan pengusaha.

"Tidak bisa kita merumuskan satu keibjakan hanya mementingkan satu pihak. Dalam setiap kebijakan public kita harus kombinasikan ketiga hal tersebut. Dalam kaitan itu pertemuan kami tadi sangat produktif, kondusif bahwa kita semua sepakat semua masalah ini harus diselesaikan," kata dia.

Rizal mengatakan hasil rapat koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menyatakan sepakat untuk memoratorium proyek reklamasi sampai segala aturan di dalam perundang-undangan dipenuhi.

Penghentian sementara reklamasi, kata Rizal, karena selama ini adanya timpang tindih dengan aturan sebelumnya.

"Agar semua obyektif tercapai kami meminta untuk sementara kita hentikan moratorium reklamasi Jakarta sampai peraturan UU dipenuhi," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Campur Tangan Menteri, Ahok Tak Takut Digugat Pengembang

Ada Campur Tangan Menteri, Ahok Tak Takut Digugat Pengembang

News | Senin, 18 April 2016 | 21:35 WIB

Mengapa Teluk Jakarta Harus Dibatalkan, Ini Penjelasan YLBHI

Mengapa Teluk Jakarta Harus Dibatalkan, Ini Penjelasan YLBHI

News | Minggu, 17 April 2016 | 19:10 WIB

Lawan Ahok, Nelayan: Gajah Diserang Ribuan Semut, Pasti Kalah

Lawan Ahok, Nelayan: Gajah Diserang Ribuan Semut, Pasti Kalah

News | Minggu, 17 April 2016 | 16:26 WIB

JK Minta Reklamasi Stop Sementara Sambil Pelajari Dasar Hukum

JK Minta Reklamasi Stop Sementara Sambil Pelajari Dasar Hukum

News | Minggu, 17 April 2016 | 13:03 WIB

Terkini

Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa

Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 20:26 WIB

Daftar Nama Kereta Api yang Tidak Jadi Diganti PT KAI Usai Tuai Protes

Daftar Nama Kereta Api yang Tidak Jadi Diganti PT KAI Usai Tuai Protes

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:23 WIB

Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan

Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 20:22 WIB

Trend Renting Generation: Gaya Hidup Serba Nyewa, Solusi atau Jebakan?

Trend Renting Generation: Gaya Hidup Serba Nyewa, Solusi atau Jebakan?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 20:15 WIB

4 Lip Balm Rasa Cokelat untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

4 Lip Balm Rasa Cokelat untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:10 WIB

MagangHub Batch 3 Masuki Tahap Rekrutmen, Pengusulan Peserta Dibuka hingga 11 November

MagangHub Batch 3 Masuki Tahap Rekrutmen, Pengusulan Peserta Dibuka hingga 11 November

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:08 WIB

4 Shio Paling Beruntung 5 November 2026, Peluang Promosi dan Kejutan Finansial Besok

4 Shio Paling Beruntung 5 November 2026, Peluang Promosi dan Kejutan Finansial Besok

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:05 WIB

Pernyataan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Setelah Diperiksa KPK dalam Kasus HGB

Pernyataan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Setelah Diperiksa KPK dalam Kasus HGB

Video | Rabu, 04 November 2026 | 20:00 WIB

Kodam Jaya Benarkan Prajurit dari Daerah Dikerahkan ke Jakarta, Pasukan Masih Standby

Kodam Jaya Benarkan Prajurit dari Daerah Dikerahkan ke Jakarta, Pasukan Masih Standby

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:57 WIB

PNM dan Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Bagi Perempuan Prasejahtera Lewat KPPS

PNM dan Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Bagi Perempuan Prasejahtera Lewat KPPS

News | Rabu, 04 November 2026 | 19:55 WIB

×