Usai Divaksin Anak Step, Ibu Berjuang Cari Tahu Apa Sebabnya

Siswanto, Erick Tanjung

Senin, 25 Juli 2016 | 19:10 WIB
Usai Divaksin Anak Step, Ibu Berjuang Cari Tahu Apa Sebabnya
Orangtua bayi pasien RS Harapan Bunda ke kantor Komnas Perlindungan Anak di Jalan TB Simatupang, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (25/7/2016). [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Ibu Juwita Aprida Rosa Sagala (32) tak dapat menyembunyikan kekhawatirannya ketika datang ke kantor Komnas Perlindungan Anak di Jalan TB Simatupang, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (25/7/2016).

Dia khawatir anaknya, Julian Turnip, kenapa-kenapa setelah diimunisasi di Rumah Sakit Harapan Bunda, Pasar Rebo, Jakarta Timur. RS Harapan Bunda merupakan satu dari belasan RS yang ketahuan memakai vaksin palsu.

Juwita pantas khawatir karena sekarang Turnip gampang sakit. Bahkan, kata dia, anaknya pernah kejang-kejang (step).

"Anak saya yang nomor dua vaksin wajib di RS Harapan Bunda. Sejak divaksin di sana anak saya rentan sakit, paling mudah sakit. Bahkan Februari lalu anak saya step‎. Kalau anak saya kena step, dunia ini terasa terbalik‎," kata Juwita ketika audiensi di kantor Arist Merdeka Sirait.‎

‎Juwita dan aliansi orangtua korban vaksin pals RS Harapan Bunda datang ke Komnas Anak untuk menyampaikan permasalahan mereka.

Mereka cuma ingin pengelola RS Harapan Bunda memberikan penjelasan yang lengkap mengenai apakah vaksin yang diberikan kepada anak-anak selama ini asli atau palsu.

"Dari lahir anak saya diimunisasi di RS Harapan Bunda, yakni imunisasi hepatitis tiga kali, polio empat kali, BCG sekali," ujar dia.

Setelah Turnip diperiksa labarotorium, dokter mengatakan dia sakit step karena virus. Setelah ditanyakan ke RS Harapan Bunda, pengelola tidak menjelaskan virus apa yang menyerang Turnip.

"Saya cek ke lab, kata dokter kena virus, tapi tidak dijelasin virus apa.‎ Saya tidak mau membawa anak saya berobat ke RS Harapan Bunda lagi, saya trauma, sudah kapok," tutur dia.

Juwita dan ibu-ibu lainnya akan terus berjuang sampai semuanya terang benderang. Mereka tak mau anak-anak mereka menjadi korban vaksin palsu.

Kasus vaksin palsu sekarang sedang ditangani Mabes Polri. Sudah 23 orang menjadi tersangka, tiga di antaranya berprofesi sebagai dokter. Mereka adalah HUD yang merupakan mantan Direktur Rumah Sakit Ibu Anak Sayang Bunda, AR yaitu dokter di Klinik Pratama Adipraja, dan dokter di Rumah Sakit Harapan Bunda berinisial I.

Tersangka lainnya merupakan produsen, pencetak label, pengumpul botol, dan distributor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ruang IT RS Harapan Bunda Terbakar, Saksi Mata Lihat Pasien dengan Tangan Terinfus Selamatkan Diri

Ruang IT RS Harapan Bunda Terbakar, Saksi Mata Lihat Pasien dengan Tangan Terinfus Selamatkan Diri

News | Jum'at, 08 Maret 2024 | 17:26 WIB

RS Harapan Bunda Ciracas Kebakaran, Pasien-pasien Langsung Dievakuasi

RS Harapan Bunda Ciracas Kebakaran, Pasien-pasien Langsung Dievakuasi

News | Kamis, 07 Maret 2024 | 23:56 WIB

Terkini

Kanwil BPN Jatim Digeledah KPK, ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Kanwil BPN Jatim Digeledah KPK, ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

News | Selasa, 29 September 2026 | 08:33 WIB

Jualan 30 Menit Langsung Ludes! Berkah Nobar Timnas di Kantor Gubernur Jateng Bikin Ketiban Rezeki

Jualan 30 Menit Langsung Ludes! Berkah Nobar Timnas di Kantor Gubernur Jateng Bikin Ketiban Rezeki

Jawa Tengah | Selasa, 29 September 2026 | 08:33 WIB

vivo Pad6 Pro Bawa Layar 4K 144Hz dan Snapdragon 8 Elite Gen 5

vivo Pad6 Pro Bawa Layar 4K 144Hz dan Snapdragon 8 Elite Gen 5

Tekno | Selasa, 29 September 2026 | 08:33 WIB

Apakah Shio Macan Hoki di Bulan Oktober 2026? Cek Peruntungan Lengkapnya

Apakah Shio Macan Hoki di Bulan Oktober 2026? Cek Peruntungan Lengkapnya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 08:30 WIB

Bos BEI Ungkap Bobot Saham Gocap Saat IHSG Anjlok

Bos BEI Ungkap Bobot Saham Gocap Saat IHSG Anjlok

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 08:30 WIB

Perang Lawan TBC! Ratusan Puskesmas di Jateng Siap Terima Alat Diagnostik Baru Bulan Depan

Perang Lawan TBC! Ratusan Puskesmas di Jateng Siap Terima Alat Diagnostik Baru Bulan Depan

Jawa Tengah | Selasa, 29 September 2026 | 08:22 WIB

Investor Kripto Diingatkan Jangan Asal Transaksi

Investor Kripto Diingatkan Jangan Asal Transaksi

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 08:10 WIB

Genjot Ekonomi Lokal, UMKM Dapat Fasilitas Baru

Genjot Ekonomi Lokal, UMKM Dapat Fasilitas Baru

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 08:02 WIB

Jelang MotoGP Mandalika, Okupansi Hotel Tembus 86%

Jelang MotoGP Mandalika, Okupansi Hotel Tembus 86%

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 08:00 WIB

Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten

Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten

Surakarta | Selasa, 29 September 2026 | 07:53 WIB

×