Kamis, Polda Metro Periksa Buni Yani

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 08 November 2016 | 12:30 WIB
Kamis, Polda Metro Periksa Buni Yani
Buni Yani (kiri) bersama pendukungnya memberikan keterangan pers di Jakarta, Senin (7/11). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Penyidik Sub Direktorat Cyber Crime Polda Metro Jaya berencana memanggil pemilik akun Facebook Buni Yani terkait video ucapan kontroversial Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang diunggahnya di media sosial. Dosen London School of Public Relations (LSPR) itu akan diperiksa sebagai pihak terlapor, Kamis (10/11/2016) depan.

"Iya terkait dengan video yang disampaikan di Youtube," kata Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto di Gedung Bareskrim Polri, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Selasa (8/11/2016).

Ari enggan menjawab ketika disinggung apakah dalam pemeriksaan tersebut polisi akan langsung meningkatkan status kasus Buni Yani sebagai tersangka. Menurutnya hal tersebut nantinya akan diserahkan kepada penyidik.

"Oh saya nggak bisa kasih komentar," katanya.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan Buni Yani bisa berpotensi menjadi tersangka terkait video ucapan kontroversial Ahok yang diunggahnya di dunia maya. Sebab, menurutnya dari tindakan mengunggah video tersebut dianggap telah menyulut kemarahan masyarakat di medsos.

"Dia berpotensi menjadi tersangka. Dengan diupload, menyebarluaskan di Facebook, lalu menjadi viral, dan itu kemudian menjadi kemarahan publik," kata Boy pekan lalu.

Buni mengakui ada kesalahan saat mentranskrip kata-kata Ahok dalam video hasil tayang ulangnya. Kesalahan yang dimaksud adalah tidak adanya kata "pakai". Namun demikian, kata Boy, penyidik masih menelusuri soal unsur tindak pidana terkait video Ahok yang diunggah Buni Yani di medsos.

Kasus Buni Yani berawal dari laporan kelompok relawan pendukung Ahok, Komunitas Muda Ahok Djarot (Kotak Adja), ke Polda Metro Jaya. Buni dianggap secara sengaja mengedit rekaman video Ahok tentang ucapannya yang menyinggung surat Al Maidah ayat 51 yang kemudian diartikan sebagai tindakan penghinaan terhadap agama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rizieq Shihab akan Bela Buni Yani

Rizieq Shihab akan Bela Buni Yani

News | Senin, 07 November 2016 | 20:06 WIB

Jubir FPI Sudah Lama Tahu Buni Yani Jadi Target Polisi

Jubir FPI Sudah Lama Tahu Buni Yani Jadi Target Polisi

News | Senin, 07 November 2016 | 19:50 WIB

Hilangnya Kata "Pakai" di FB Buni Yani akan Ditelusuri Polisi

Hilangnya Kata "Pakai" di FB Buni Yani akan Ditelusuri Polisi

News | Senin, 07 November 2016 | 19:36 WIB

Mengapa Buni Yani Meminta Maaf?

Mengapa Buni Yani Meminta Maaf?

News | Senin, 07 November 2016 | 18:00 WIB

Buni Yani dan Ahok Satu Paket, Info Satu Pintu di Bareskrim

Buni Yani dan Ahok Satu Paket, Info Satu Pintu di Bareskrim

News | Senin, 07 November 2016 | 16:36 WIB

Buni Yani Bantah Edit Video Ahok

Buni Yani Bantah Edit Video Ahok

Foto | Senin, 07 November 2016 | 16:28 WIB

Buni Yani: Saya Bersaksi Demi Allah, Tidak Mengubah Isi Video

Buni Yani: Saya Bersaksi Demi Allah, Tidak Mengubah Isi Video

News | Senin, 07 November 2016 | 16:05 WIB

Pengacara Buni Yani: Polisi Offside dan Terkesan Tak Obyektif

Pengacara Buni Yani: Polisi Offside dan Terkesan Tak Obyektif

News | Senin, 07 November 2016 | 14:46 WIB

Anies Minta Pers Hati-hati Soal Fotonya Bareng Buni Yani

Anies Minta Pers Hati-hati Soal Fotonya Bareng Buni Yani

News | Senin, 07 November 2016 | 13:52 WIB

Buni Yani akan Diperiksa Polisi, Apa Langkah Timses Ahok?

Buni Yani akan Diperiksa Polisi, Apa Langkah Timses Ahok?

News | Senin, 07 November 2016 | 13:00 WIB

Terkini

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:32 WIB

×