Makanan Kesukaan Jangkrik, Krokot, Bisa Jadi Selai Nikmat

Siswanto

Kamis, 10 November 2016 | 13:07 WIB
Makanan Kesukaan Jangkrik, Krokot, Bisa Jadi Selai Nikmat
Ilustrasi selai kacang. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Krokot merupakan makanan kesukaan jangkrik (Gryllidae sp). Krokot adalah tanaman liar berdaun hijau tua di bagian permukaan atas dan merah tua pada bagian permukaan bawah.

Lalu, melalui sebuah rekonstruksi sejarah dan pengetahuan soal pangan, Hayu Dyah Patria (35) menemukan racikan spesial selai berbahan tanaman yang umumnya hidup di kawasan persawahan atau wilayah tandus itu.

"Krokot setelah kami rekonstruksi sejarah pangan di desa, saya tanya ke ibu-ibu atau nenek-nenek yang sudah sepuh, dulu waktu kecil atau masih muda, saya tanya krokot dibuat apa," kata dia dikutip dari Antara.

Perempuan asal Sidoarjo, Jawa Timur, bercerita para sepuh di masa lalu kerap memanfaatkan krokot untuk dibuat botoks (masakan berbahan sayuran)p hingga bahkan pepes dan sayur asam.

"Di sana ada ibu-ibu muda, terjadilah transfer pengetahuan. Nenek-nenek ini mulai cerita kalau krokot dibuat botoks atau pepes. Dibuat sayur asam karena rasanya sedikit asam. Cocok dibuat sayur asam," kata Hayu.

"Kemudian setelah itu, kami memikirkan juga selain dibuat masakan atau lauk pauk bisa dibuat kue enggak? Kemudian ada ide dibuat selai krokot," Hayu menambahkan.

Berbekal pengetahuan sewaktu menjadi mahasiswi teknologi pangan, Hayu bersama rekan-rekannya sesama pemerhati pangan mulai mengolah krokot menjadi penganan selai.

Dia paham kalau krokot kaya kandungan berbagai macam vitamin serta asam lemak omega-3, yang bagus untuk perkembangan sel otak anak.

"Untuk selai, krokot direbus bersama gula putih, sampai airnya berkurang. Krokotnya dicacah dulu. Perbandingannya 1:1. Sampai mengental. Rasanya sedikit asam yang ringan, enak dan renyah," kata dia.

Berawal dari "ada yang salah"

Hayu tak begitu saja mengindentifikasi tanaman-tanaman liar semisal krokot di kawasan tinggalnya, apalagi di desa orang lain, Galengdowo, Jawa Timur.

Berawal dari keprihatinan banyaknya kasus malnutrisi di desa dan kota di Indonesia, perempuan berkulit sawo matang itu tahu bahwa tanah Indonesia sebenarnya kaya akan keanekaragaman hayati.

Hanya saja, dari ribuan identifikasi yang dilakukan Badan Pangan Dunia baru sekitar satu persen tanaman pangan yang telah dimanfaatkan. Sementara setengahnya ternyata merupakan tanaman liar yang kerap dipandang sebelah mata.

"Awalnya itu saya selalu mendengar bahwa Indonesia kaya dengan keanegaragaman hayati nomor tiga terbesar di dunia. Tetapi ketika saya lulus kuliah, dan terjun ke lapangan, ke desa-desa, bahkan di kota banyak sekali kasus malnutrisi. Di situ saya berpikir ada yang tidak beres di sini," tutur Hayu.

"Data FAO mengatakan Indonesia sendiri itu mempunyai 7000 ribu jenis tanaman pangan liar. Tetapi yang baru dimanfaatkan itu kurang dari 1 persen," imbuh dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Resep Pretzel Cokelat Selai Kacang, Camilan Manis Teman Akhir Pekan

Resep Pretzel Cokelat Selai Kacang, Camilan Manis Teman Akhir Pekan

Lifestyle | Jum'at, 22 Juli 2022 | 08:10 WIB

6 Jenis Makanan dengan Kadar Omega 6 Tinggi untuk Pertumbuhan Otak Anak

6 Jenis Makanan dengan Kadar Omega 6 Tinggi untuk Pertumbuhan Otak Anak

Your Say | Selasa, 05 Juli 2022 | 09:36 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×