DPR Kutuk Pelaku Teror Gereja Oikumene Samarinda

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Minggu, 13 November 2016 | 15:31 WIB
DPR Kutuk Pelaku Teror Gereja Oikumene Samarinda
Ketua Komisi VIII DPR Ali Taher [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher Parasong sangat mengutuk aksi pemboman yang terjadi di depan Gereja Oikumene di Jalan Dr Cipto Mangunkusumo, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (13/11/2016).

"Saya sebagai ketua komisi VIII DPR RI mengutuk keras atas pemboman gereja dan tempat ibadah manapun karena itu sangat bertentangan dengan prinsip-prinsip kehidupan bernegara apalagi dilandasi oleh ketuhanan Yang Maha Esa," kata Ali saat ditemui di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Pancoran, Jakarta Selatan.

Politikus PAN itu juga mengaku menyesali tindakan teror yang dianggap tidak selaras dengan prinsip kebhinekaan tunggal ika dan sikap toleransi antar agama yang sudah dirawat sejak lama.

"Jadi apapun tindakan yang dilakukan pribadi maupun kelompok di manapun dalam bentuk terorisme apapun bagi kita harus segera mengutuknya. Karena sikap-sikap intoleransi, sikap-sikap penyalahgunaan kesempatan untuk melakukan kejahatan tidak sejalan dengan prinsip-prinsip pembinaan kesatuan negara republik indonesia. Apapun motivasinya. Kita sangat menyayangkan," kata Ali.

"Apapun agama yang dianut, apapun bahasanya itu, itu adalah bagian dari kemajemukan yang harus kita terus menerus pelihara. Kemajemukan harus kita pelihara, kemajemukan yang harus kita pertahankan dan kemajemukan itu adalah bagian dari ciri khas bangsa indo. Kalau ada perbedaan pendapat yang terkait dengan hal menyangkut politik, sosial, maupun ekonomi dan sebagainya dapat diselesaikan bersama lewat kelompok sosial, termasuk DPR dan pemerintah setempat," tambah Ali.

Dia pun meminta agar pihak kepolisian mengusut tuntas soal aksi teror di gereja tersebut.

"Oleh karena itu saya berharap bahwa pihak penegak hukum dalam hal ini kepolisian segera mebgusut tuntas apa motivasi, latar belakang dia terjadi kejahatan dan pemboman terhadap gereja itu," kata dia.

Dalam insiden ledakan di Gereja Oikumene mengakibatkan empat orang terluka. Pelaku yang melemparkan benda diduga berisi bom molotov itu telah diamankan di Markas Kepolisian Resor Kota Samarinda.

Sedangkan empat korban yang terluka yang di antaranya anak-anak dan balita telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan medis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bungkusan Misterius Dibawa Gegana dari Gereja Samarinda

Bungkusan Misterius Dibawa Gegana dari Gereja Samarinda

News | Minggu, 13 November 2016 | 14:57 WIB

Polisi Bogor Tingkatkan Kesiagaan Pascabom Gereja Samarinda

Polisi Bogor Tingkatkan Kesiagaan Pascabom Gereja Samarinda

News | Minggu, 13 November 2016 | 14:43 WIB

Pengebom Gereja Samarinda Sempat Lari, Menceburkan Diri ke Sungai

Pengebom Gereja Samarinda Sempat Lari, Menceburkan Diri ke Sungai

News | Minggu, 13 November 2016 | 14:34 WIB

Pengebom di Depan Gereja Samarinda Anggota Teroris JAD Kaltim

Pengebom di Depan Gereja Samarinda Anggota Teroris JAD Kaltim

News | Minggu, 13 November 2016 | 14:18 WIB

Pengebom di Depan Gereja Samarinda Berdomisili di Bogor

Pengebom di Depan Gereja Samarinda Berdomisili di Bogor

News | Minggu, 13 November 2016 | 14:06 WIB

Pengebom di Depan Gereja Samarinda Sudah Ditangkap

Pengebom di Depan Gereja Samarinda Sudah Ditangkap

News | Minggu, 13 November 2016 | 12:52 WIB

Bom Meledak di Depan Gereja Oikumene Samarinda

Bom Meledak di Depan Gereja Oikumene Samarinda

News | Minggu, 13 November 2016 | 12:44 WIB

ISIS Klaim Dalangi Bom Bunuh Diri di Kuil Sufi Pakistan

ISIS Klaim Dalangi Bom Bunuh Diri di Kuil Sufi Pakistan

News | Minggu, 13 November 2016 | 04:29 WIB

Bom Guncang Pakistan, 52 Nyawa Melayang

Bom Guncang Pakistan, 52 Nyawa Melayang

News | Minggu, 13 November 2016 | 04:00 WIB

KKP Berhasil Tangkap Kapal Bom Ikan di Jakarta

KKP Berhasil Tangkap Kapal Bom Ikan di Jakarta

Bisnis | Sabtu, 05 November 2016 | 11:22 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB