Lahan Pesantren di Amerika Sudah Terbeli, Renovasi Dimulai

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 07 Desember 2017 | 15:41 WIB
Lahan Pesantren di Amerika Sudah Terbeli, Renovasi Dimulai
Calon lokasi Pondok Nusantara Madani USA di 613 Town St. Moodus CT 06469 Amerika Serikat. (Dok Imam Shamsi Ali)

Suara.com - Seluas 7,4 hektar lahan 613 Town St. Moodus CT 06469, Negara Bagian Connecticut, Amerika Serikat sudah terbeli. Di sana akan dibangun kompleks pesantren pertama di AS.

Penggagas pesantren itu, Shamsi Ali mengatakan pembayaran uang muka pembelian lahan itu dilakukan Kamis, (30/11/2017) lalu lewat tanda tangan kontrak pembelian.

“Walaupun penanda tanganan ini bersifat internal karena masing-masing pengacara kami masih dalam proses menyelesaikan semua hal yang terkait dengan hukum setempat. Salah satunya adalah bahwa sebuah non profit ketika melepaskan kepemilikan harus memiliki izin dari State Attorney General. Insya Allah semua akan diselesaikan, kalau tidak minggu ini, akhir minggu depan. Dana yang telah dibayarkan sebagai DP saat ini adalah 275,000 dolar AS termasuk berbagai biaya yang terkait,” cerita Shamsi kepada suara.com, Kamis (7/12/2017).

Selanjutnya, mulai Januari 2018, Shamsi harus membayar cicilan sisa harga lahan itu, 400.000 dolar AS dalam jangka waktu 2 tahun. Mulai awal Januari juga akan dilakukan pembersihan dan renovasi gedung-gedung yang layak pakai.

Ada delapan gedung, 4 di antaranya masih layak pakai dengan renovasi kecil-kecilan. Empat gedung inilah yang rencananya akan direnovasi. Sementara empat lainnya memang diharuskan untuk diruntuhkan karena mengaku pada aturan tata kota di AS.

“Diperkirakan dana untuk pembersihan dan renonasi ini sekitar 150.000 sampai 200.000 dolar AS,” jelasnya.

Lanjut presiden Nusantara Foundation itu, jika proses pembersihan dan renovasi lancar, rencananya akan dimulai kegiatan di lokasi ini pada liburan musim panas (Juli-Agustus 2018) mendatang.

“Awal Januari juga kita menghadirkan arsitek landscape, untuk melakukan studi lapangan bagi perencanaan pembangunan pondok. Sementara untuk pembangunan di lokasi diperlukan arsitek lokal yang paham aturan-aturan tata gedung di negara bagian Connecticut,” papar dia.

Pembangunan pondok pesantren ini akan dilakukan secara bertahap, berdasarkan pendanaan yang tersedia dan prioritas gedung/fasilitas yang diperlukan. Setahun ke depan dengan merenovasi gedung-gedung yang ada. Kegiatan pondok juga masih bersifat non permanent (belum full time).

baca juga

Sementara untuk jangka menengah sampai 3 taun mendatang akan dibangun masjid, asrama dan pondokan.

“empat sampai lima tahun ke depan akan dimulai pembangunan rumah-rumah tradisional kedaerahan. Rumah-rumah ini akan menjadi guest house bagi pengunjung ke kota yang memang menjadi destinasi turis ini,” kata dia.

Luas lahan yang akan dibangun pesantren itu sekitar 7.4 Hektar. Di pesantren itu nantinya akan diisi dengan kegiatan program tahfiz, seminar, konferensi, pembangunan komunitas, dan diskusi keberagaman.

Di dalamnya pernah dibangun fasilitas lapangan tennis, lapangan basket (outdoor), serta kolam renang. Kemudian juga terdapat telaga alam (pond) dan hutan kecil sehingga juga memenuhi kebutuhan untuk pelatihan ruhani dan jasmani yang integratif.

Shamsi membutuhkan dana tidak sedikit. Dia membutuhkan dana sebesar 1 juta dolar AS atau setara Rp13 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Imam Masjid New York: Trump Tebar Kebencian, Korbankan Warga AS

Imam Masjid New York: Trump Tebar Kebencian, Korbankan Warga AS

News | Kamis, 07 Desember 2017 | 13:48 WIB

Catatan Shamsi Ali: Cerita Liz, Jadi Mualaf dan Disebut Teroris

Catatan Shamsi Ali: Cerita Liz, Jadi Mualaf dan Disebut Teroris

Your Say | Rabu, 15 November 2017 | 09:05 WIB

Anies Baswedan, Walk Out Kolese Kanisius, dan Demokrasi Sejati

Anies Baswedan, Walk Out Kolese Kanisius, dan Demokrasi Sejati

Your Say | Rabu, 15 November 2017 | 07:04 WIB

Ulama Indonesia di New York Ingin Bangun Pesantren Pertama di AS

Ulama Indonesia di New York Ingin Bangun Pesantren Pertama di AS

News | Selasa, 07 November 2017 | 14:22 WIB

Catatan Shamsi Ali: Pribumi vs Non Pribumi Pidato Gubernur Anies

Catatan Shamsi Ali: Pribumi vs Non Pribumi Pidato Gubernur Anies

Your Say | Kamis, 19 Oktober 2017 | 07:01 WIB

Terkini

Kader Gerindra Jadi Tersangka Suap Jabatan, Partai Serahkan Kasus ke KPK

Kader Gerindra Jadi Tersangka Suap Jabatan, Partai Serahkan Kasus ke KPK

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:38 WIB

11 Rusun Baru Akan Dibangun di Jakarta, Termasuk Marunda dan Rorotan

11 Rusun Baru Akan Dibangun di Jakarta, Termasuk Marunda dan Rorotan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:38 WIB

'Kenapa Bisa Bikin Lirik Begitu?' DPR Kritik Lagu Bupati Purwakarta Tak Sensitif Perempuan!

'Kenapa Bisa Bikin Lirik Begitu?' DPR Kritik Lagu Bupati Purwakarta Tak Sensitif Perempuan!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:33 WIB

Mengapa Masa Depan Kendaraan Listrik Mungkin Tak Lagi Bergantung pada Nikel?

Mengapa Masa Depan Kendaraan Listrik Mungkin Tak Lagi Bergantung pada Nikel?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:30 WIB

7 Gubernur Berganti, Proyek Jalan Tembus Pasar Minggu-BIN Masih Tersandera Pembebasan Lahan

7 Gubernur Berganti, Proyek Jalan Tembus Pasar Minggu-BIN Masih Tersandera Pembebasan Lahan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:25 WIB

Selat Hormuz Sudah Dibuka, Kok Harga BBM Belum Turun? Ini Penjelasan Ekonom

Selat Hormuz Sudah Dibuka, Kok Harga BBM Belum Turun? Ini Penjelasan Ekonom

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:15 WIB

Puan Tegaskan PDIP Bukan Partai Abu-abu! Senyum Saan Mustopa dan Cucun Jadi Soroton

Puan Tegaskan PDIP Bukan Partai Abu-abu! Senyum Saan Mustopa dan Cucun Jadi Soroton

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:08 WIB

Penahanan Ijazah karena Tunggakan Biaya Sudah Jadi Masalah Nasional

Penahanan Ijazah karena Tunggakan Biaya Sudah Jadi Masalah Nasional

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:05 WIB

Bukan Ajang Bagi-bagi Kursi, Puan: Jabatan Komisaris BUMN Harus Profesional dan Kompeten!

Bukan Ajang Bagi-bagi Kursi, Puan: Jabatan Komisaris BUMN Harus Profesional dan Kompeten!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:53 WIB

Cerita Korban Penjualan Tiket Spekulatif Piala Dunia 2026, Sudah Bayar Rp 107 Juta Tapi Zonk

Cerita Korban Penjualan Tiket Spekulatif Piala Dunia 2026, Sudah Bayar Rp 107 Juta Tapi Zonk

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 13:52 WIB

×