BPTJ Optimis Ganjil-Genap Tol Tangerang Kurangi 40 Persen Macet

Pebriansyah Ariefana

Senin, 16 April 2018 | 09:09 WIB
BPTJ Optimis Ganjil-Genap Tol Tangerang Kurangi 40 Persen Macet
Suasana kemacetan di sepanjang ruas jalan tol dalam kota MT Haryono, Cawang, Jakarta, Senin (7/8/2017), di mana sementara itu BPS mencatat adanya penurunan daya beli otomotif pada semester I-2017. [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek terus melakukan sosialisasi kepada pengendara kendaraan bermotor di Tol Tangerang-Jakarta maupun Tol Cibubur-Jakarta terkait peraturan ganjil-genap yang diuji coba mulai 16 April 2018.

"Sebenarnya sudah banyak pengendara yang mengetahui peraturan baru itu, walaupun memang masih ada yang belum tahu. Untuk itu kami akan terus sosialisasi sampai akhir bulan ini," kata Humas Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Budi Rahardjo saat dihubungi di Jakarta, Senin (16/4/2018).

Budi yang ikut memantau pelaksanaan ganjil-genap di Tol Tangerang-Jakarta mengatakan pihaknya telah mengarahkan kendaraan berpelat ganjil untuk tidak masuk tol menuju Jakarta. Pihaknya bersama kepolisian sudah menurunkan petugas untuk bersama-sama mengatur arus lalu-lintas.

Dari hasil pelaksanaan uji coba hari pertama ini, dikatakan, sebenarnya sudah banyak pengendara yang mebgetahui aturan ini sehingga yang berpelat ganjil mencari jalan lain menuju Jakarta.

"Tapi ada juga pengendara berpelat ganjil yang sebenarnya sudah tahu aturan ini, ingin coba-coba masuk tol. Untuk yang ini kita sampaikan secara persuasif bahwa ada aturan baru," katanya.

Sosialisasi oleh BPTJ dilakukan secara masif di sejumlah titik yang berdekatan dengan pintu tol dan di tepi jalan raya, baik berupa spanduk maupun brosur yang dibagikan ke pengemudi.

"Intinya kita ingin semua pengendara tahu sehingga pada pelaksanaan wajib pada awal Mei, sudah tahu semua," katanya.

Sosialisasi, kata Budi Rahardjo, juga dilakukan di tol Cibubur-Jakarta agar pengendara juga paham.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau persiapan pelaksanaan ganjil-genap, Minggu (15/4/2018) mengaku optimistis 40 persen kepadatan terurai dan masyarakat beralih ke angkutan umum dengan pemberlakuan ganjil-genap di Pintu Tol Tangerang dan Kunciran.

baca juga

"Kalau di Bekasi bisa 36 persen, di sini bisa 40 persen dengan rata-rata 1.500 kendaraan per jam sibuk," kata Menhub.

Budi menjelaskan pemberlakuan pembatasan di dua ruas tol di Tangerang karena melihat kesuksesan yang diberlakukan di Pintu Tol Bekasi di mana sebanyak 36 persen masyarakat beralih ke angkutan umum dan kecepatan meningkat 22 persen.

Menhub Budi mengatakan masyarakat bisa beralih ke angkutan umum kereta ataupun bus eksekutif yang sudah disediakan pemerintah melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) di mana akan ada satu lajur khusus untuk bus.

"Transportasi massal adalah satu yang kita upayakan, sekarang kita menggunakan bus. Saya juga mencatat informasinya, PPD, Sinar Jaya, Royal Premium, hasilnya bagus. Bisa dibayangkan dengan jalur khusus akan lebih bagus lagi, harapan kita semuanya minimal 50 persen masyarakat menggunakan transportasi massal," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Underpass Mampang-Kuningan Kurangi 40 Persen Kemacetan

Underpass Mampang-Kuningan Kurangi 40 Persen Kemacetan

News | Rabu, 11 April 2018 | 13:10 WIB

Jelang Asian Games, Sandiaga Kaji Majukan Jam Ganjil-Genap

Jelang Asian Games, Sandiaga Kaji Majukan Jam Ganjil-Genap

Sport | Jum'at, 06 April 2018 | 09:42 WIB

Pimpin Raker BKSP Jabodetabekjur, Anies Bahas 5 Isu Pokok

Pimpin Raker BKSP Jabodetabekjur, Anies Bahas 5 Isu Pokok

News | Selasa, 03 April 2018 | 14:02 WIB

Warga Tolak Usulan Mobil dari Tangerang ke Jakarta Harus Bayar

Warga Tolak Usulan Mobil dari Tangerang ke Jakarta Harus Bayar

News | Kamis, 29 Maret 2018 | 17:26 WIB

Polisi Amankan Sindikat Pengedar Uang Palsu Senilai Rp6 Miliar

Polisi Amankan Sindikat Pengedar Uang Palsu Senilai Rp6 Miliar

News | Selasa, 27 Maret 2018 | 14:08 WIB

Terkini

5 Rekomendasi HP Murah Baterai 6000 mAh Fast Charging, Awet Seharian dan Cepat Terisi

5 Rekomendasi HP Murah Baterai 6000 mAh Fast Charging, Awet Seharian dan Cepat Terisi

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:56 WIB

Shin Tae-yong Geleng-geleng Poin Persija Terancam Disunat Imbas Kericuhan Suporter

Shin Tae-yong Geleng-geleng Poin Persija Terancam Disunat Imbas Kericuhan Suporter

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:55 WIB

Arti Mimpi Melihat Buaya di Air Keruh Menurut Islam dan Primbon, Waspada Musuh dalam Selimut?

Arti Mimpi Melihat Buaya di Air Keruh Menurut Islam dan Primbon, Waspada Musuh dalam Selimut?

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:55 WIB

Urgensi Tata Kelola Energi: Mengurai Akar Masalah Kelangkaan BBM yang Lumpuhkan Bali

Urgensi Tata Kelola Energi: Mengurai Akar Masalah Kelangkaan BBM yang Lumpuhkan Bali

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Sindikat Suntik Gas Melon Pasuruan-Surabaya Digulung Polisi: 8 Orang Ditangkap

Sindikat Suntik Gas Melon Pasuruan-Surabaya Digulung Polisi: 8 Orang Ditangkap

Jatim | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:52 WIB

Xiaomi 18 Pro Max Disebut Lebih Mahal dari iPhone 18 Pro Max, Ini Bocoran Harganya

Xiaomi 18 Pro Max Disebut Lebih Mahal dari iPhone 18 Pro Max, Ini Bocoran Harganya

Tekno | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:52 WIB

Nordberg Medical, Biotech Inovatif Asal Swedia Membawa Terobosan Proses Bioteknologi ke Indonesia

Nordberg Medical, Biotech Inovatif Asal Swedia Membawa Terobosan Proses Bioteknologi ke Indonesia

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:52 WIB

Minat Perawatan Kecantikan Kolagen Meningkat, Mengapa Pemahaman Perempuan Masih Rendah?

Minat Perawatan Kecantikan Kolagen Meningkat, Mengapa Pemahaman Perempuan Masih Rendah?

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:49 WIB

WCCE 2026 Digelar, RI Incar Kerja Sama Bisnis Ekonomi Kreatif dengan 65 Negara

WCCE 2026 Digelar, RI Incar Kerja Sama Bisnis Ekonomi Kreatif dengan 65 Negara

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:47 WIB

Sudah Diingatkan Hati-hati, Cerita PDIP Sebelum Bupati Klaten Terjaring OTT KPK dan Dipecat

Sudah Diingatkan Hati-hati, Cerita PDIP Sebelum Bupati Klaten Terjaring OTT KPK dan Dipecat

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 11:46 WIB

×