Demokrat Klaim Lakukan Terobosan Usung JK - AHY di Pilpres 2019

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 04 Juli 2018 | 07:49 WIB
Demokrat Klaim Lakukan Terobosan Usung JK - AHY di Pilpres 2019
Ketua Dewan Pengawas Asian Games 2018, Jusuf Kalla (AFP / ADEK BERRY)

Suara.com - Partai Demokrat mengklaim melakukan sebuah terobosan dengan mengusulkan sebuah koalisi alternatif. Caranya dengan memasangkan Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan Agus Harimurti Yudhoyono di Pilpres 2019.

Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Imelda Sari menjelaskan koalisi alternatif terobosan dari politik terbangun terpola sejak 2014. Koalisi alternatif itu sifatnya kerakyatan.

"Koalisi kerakyatan harus dibangun untuk membuat terobosan politik yang baik dan benar," kata Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Imelda Sari dalam pernyataan persnya, Selasa (3/7/2018).

Demokrat menilai JK sosok yang saling mendukung dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono pada 2003-2004 dan bersama dalam proses rekonsiliasi konflik.

Sementara Agus Yudhoyono merupakan sosok muda dengan pengetahuan militer dan administrasi yang dapat mendukung ekonomi kreatif. Apalagi 40 persen masyarakat di Indonesia merupakan generasi milenial.

Imelda menuturkan wacana pasangan JK-AHY muncul usai Pilkada Serentak 2018, yakni pada 28 Juni 2018 dan didukung suara dari bawah, sementara majelis tinggi Partai Demokrat belum memutuskan.

Keputusan koalisi, kata Imelda, akan disampaikan menjelang pemenuhan persyaratan pilpres awal Agustus 2018 dengan melihat koalisi petahana dan oposisi.

Dalam koalisi, dikatakannya, SBY menekankan pentingnya membangun visi dan misi bersama serta sikap saling percaya tanpa harus mengunci dan membatasi pergerakan partai.

"Kalau dengan koalisi tidak bisa lagi menyatakan menolak, itu yg membuat kami parpol merasa sudah dikunci," tutur Imelda.

Partai Demokrat menilai politik sangat cair sehingga sebaiknya memberikan peluang untuk ketua umum partai yang berharap menjadi capres berpindah-pindah koalisi.

Sementara itu, Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing menilai terdapat hal yang perlu dipertimbangkan JK apabila menyambut positif koalisi alternatif tersebut, seperti perpecahan dalam Golkar. Ia berpendapat apabila Jusuf Kalla berkeinginan berpasangan dengan Agus Yudhoyono, sebaiknya dipastikan internal Golkar solid terlebih dahulu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jusuf Kalla Diprediksi Jadi King Maker di Pilpres 2019

Jusuf Kalla Diprediksi Jadi King Maker di Pilpres 2019

News | Rabu, 04 Juli 2018 | 07:38 WIB

Lagi, JK dan Anies Satu Mobil ke Silaturahmi PBNU

Lagi, JK dan Anies Satu Mobil ke Silaturahmi PBNU

News | Selasa, 03 Juli 2018 | 21:57 WIB

Diminta Duet dengan AHY di Pilpres, JK Tetap Dukung Jokowi

Diminta Duet dengan AHY di Pilpres, JK Tetap Dukung Jokowi

News | Selasa, 03 Juli 2018 | 15:21 WIB

Jusuf Kalla Jawab Keinginan Demokrat Duetkan JK - AHY di Pilpres

Jusuf Kalla Jawab Keinginan Demokrat Duetkan JK - AHY di Pilpres

News | Selasa, 03 Juli 2018 | 13:09 WIB

JK Sebut Konflik di Sejumlah Negara karena Pengaruh Negara Besar

JK Sebut Konflik di Sejumlah Negara karena Pengaruh Negara Besar

News | Selasa, 03 Juli 2018 | 12:53 WIB

Terkini

Soal Polemik Cerdas Cermat di Kalbar, Setjen MPR RI Janji Evaluasi Menyeluruh

Soal Polemik Cerdas Cermat di Kalbar, Setjen MPR RI Janji Evaluasi Menyeluruh

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:54 WIB

Pembangunan 357 Huntap Rampung, Penyintas Bencana Bersiap Tinggalkan Hunian Sementara

Pembangunan 357 Huntap Rampung, Penyintas Bencana Bersiap Tinggalkan Hunian Sementara

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:48 WIB

Juri Cerdas Cermat Empat Pilar Keliru Beri Nilai, Waket MPR Minta Maaf: Kami Evaluasi Total

Juri Cerdas Cermat Empat Pilar Keliru Beri Nilai, Waket MPR Minta Maaf: Kami Evaluasi Total

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:43 WIB

Grace Natalie Siap Tanggung Jawab Buntut Video JK: Tak Ada Pelanggaran Hukum

Grace Natalie Siap Tanggung Jawab Buntut Video JK: Tak Ada Pelanggaran Hukum

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:34 WIB

TAUD Curiga Sidang Militer Jadi Ajang Jebak Andrie Yunus Saat Hadir Bersaksi

TAUD Curiga Sidang Militer Jadi Ajang Jebak Andrie Yunus Saat Hadir Bersaksi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:24 WIB

Bayar Stafsus Pakai Uang Pribadi, Nadiem Ngaku Rugi Tiap Bulan Selama Jadi Menteri

Bayar Stafsus Pakai Uang Pribadi, Nadiem Ngaku Rugi Tiap Bulan Selama Jadi Menteri

News | Senin, 11 Mei 2026 | 18:19 WIB

Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban

Geger Temuan 11 Bayi di Sleman, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Mereka Jadi Korban

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:44 WIB

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pimpinan BPK Haerul Saleh, Bahan Kimia Masih Diselidiki

Polisi Ungkap Penyebab Kematian Pimpinan BPK Haerul Saleh, Bahan Kimia Masih Diselidiki

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:37 WIB

Garudayaksa FC Jadi Sorotan Usai Naik Kasta, DPR: Juara Karena Kualitas, Bukan Perintah Presiden!

Garudayaksa FC Jadi Sorotan Usai Naik Kasta, DPR: Juara Karena Kualitas, Bukan Perintah Presiden!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:26 WIB

TNI AL Siapkan Pangkalan untuk Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Target Tiba Sebelum HUT TNI

TNI AL Siapkan Pangkalan untuk Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Target Tiba Sebelum HUT TNI

News | Senin, 11 Mei 2026 | 17:24 WIB