Azyumardi Azra: LDK dan KAMMI Picu Radikalisme Kampus

Bangun Santoso, Nikolaus Tolen

Selasa, 10 Juli 2018 | 14:50 WIB
Azyumardi Azra: LDK dan KAMMI Picu Radikalisme Kampus
Azyumardi Azra (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Suara.com - Cendikiawan Muslim Azyumardi Azra mengakui perkembangan paham radikal di lembaga pendidikan tinggi di Indonesia makin marak. Hal itu disebabkan, berkembangnya kelompok kanan atau kalangan Islamis yang cenderung jihadis seperti Lembaga Dakwah Kampus (LDK) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI).

"Mereka ini secara tidak resmi berafiliasi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS)," kata Azyumardi Azra saat menjadi pembicara dalam sebuah diskusi di Graha CIMB Niaga, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (10/7/2018).

Untuk mengahadapi hal itu, dia berharap agar kelompok Cipayung, seperti Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Persatuan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) kembali bergerak aktif. Dia juga ingin agar cita-cita dari kelompok Cipayung ini dapat direformasi.

"Reformasinya, misalnya orientasi politiknya terlalu tinggi," kata Azyumardi.

Mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut mengatakan, kelompok Cipayung selama ini belum melakukan apa-apa untuk melawan berkembangnya paham radikal tersebut.

"Saya lihat selama ini mereka belum melakukan apa-apa. Alumni Cipayung harus bergerak demi menyelamatkan NKRI," katanya.

Langkah tersebut, kata dia, perlu dilakukan untuk membendung pergerakan dari kelompok berpaham radikal. Sebab kalau tidak, maka LDK dan KAMMI akan menguasai kegiatan di kampus.

"Supaya ada kontra gerakan, kalau nggak selama ini cuma dikuasai oleh organisasi kelompok yang ke kanan itu, ke kanan itu yang Islamis, seperti LDK dan KAMMI. KAMMI itu harus ada pertarungannya, harus ada pesaingnya," tutup Azyumardi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sosialisasi Empat Pilar, Petinggi PKS Singgung Ganti Presiden

Sosialisasi Empat Pilar, Petinggi PKS Singgung Ganti Presiden

News | Selasa, 10 Juli 2018 | 14:13 WIB

Presiden PKS Banyak Masukan Dorong Anies Jadi Capres

Presiden PKS Banyak Masukan Dorong Anies Jadi Capres

News | Selasa, 10 Juli 2018 | 13:43 WIB

Anies Menguat, PKS Ngotot Ajukan 9 Kader Jadi Cawapres Prabowo

Anies Menguat, PKS Ngotot Ajukan 9 Kader Jadi Cawapres Prabowo

News | Senin, 09 Juli 2018 | 21:38 WIB

Koalisi Pilpres, PKS Sudah Bicara Jatah Menteri dengan Gerindra

Koalisi Pilpres, PKS Sudah Bicara Jatah Menteri dengan Gerindra

News | Senin, 09 Juli 2018 | 20:48 WIB

Prabowo Ingin AHY Jadi Cawapres, Begini Tanggapan PKS

Prabowo Ingin AHY Jadi Cawapres, Begini Tanggapan PKS

News | Senin, 09 Juli 2018 | 19:09 WIB

Terkini

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:00 WIB

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

Rantai Hingga Alat Bor Jadi Bukti, Ini Sederet Alat Siksa Penyekapan di Percetakan Senen

News | Senin, 29 Juni 2026 | 18:47 WIB

×