Dipasang Waring, Kali Item Belakang Wisma Atlet Tetap Bau Busuk

Pebriansyah Ariefana, Yosea Arga Pramudita

Jum'at, 20 Juli 2018 | 11:20 WIB
Dipasang Waring, Kali Item Belakang Wisma Atlet Tetap Bau Busuk
Waring di Kali Item di Belakang Wisma Atlet Kemayoran. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Kali Sentiong atau Kali Itemdi Belakang Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat masih berbau busuk. Padahal Kali Item sudah dipasang waring atau jaring berbahan nilon di atasnya khusus untuk menyambut Asian Games 2018.

Maksud hati, waring itu untuk memperindah dan menghindari bau busuk air kali item. Suara.com yang mendatangi kali item tetap mencium bau busuk dari arah kali. Di tambah angin semilir menyebar bau itu di sepanjang jalan setapak kali.

Pemasangan waring tersebut dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta sebagai salah satu cara mengatasi bau tak sedap sebelum gelaran Asian Games 2018. Hal itu mengingat banyak atlet mancanegara yang menginap di Wisma Atlet.

Kali Sentiong akan dipasang waring dengan panjang 689 meter dan lebar 20 meter mulai dari Jembatan Mato hingga Jembatan Jubilee School. Waring sudah terpasang di atas aliran Kali Sentiong. Dibagian yang belum terpasang waring, sling berbahan baja dan dudukan besi di dinding pembatas kali sudah terpasang.

Nayo (58) warga Sunter yang sering bersepeda di sekitar Kali Sentiong menuturkan jika aroma tak sedap tetap mengaur meski waring sudah terpasang di beberapa bagian di Kali Sentiong. Dirinya menyebut sudah seminggu belakangan proses pemasangan waring telah dilakakukan.

"Baunya sama saja, cuma dengan ada waring ini kali jadi tidak terlihat hitam," ujar Nayo di Kali Sentiong, belakang Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (20/7/2018).

Nayo menuturkan jika hitamnya di Kali Sentiong sudah sejak lama terjadi. Aroma tidak sedap dari Kali Sentiong, menurut Nayo, itu akibat dari limbah sampah yang berada di di kali tersebut.

"Kalau hitam dan bau memang sudah lama. Setiap saya melintas memang bau banget. Namun setiap ada giat bersih-bersih kali bau perlahan menghilang," jelasnya.

Meski aroma tak sedap tetap mengaur, Nayo mengapresiasi pemasangan waring di sepanjang Kali Sentiong. Dirinya menuturkan dengan adanya waring, setidaknya warna hitam pekat tidak terlihat meski aroma tak sedap tetap mengaur.

baca juga

"Setidaknya dengan pemasangan waring ini Kalinya jadi terlihat tidak hitam walaupun baunya tetap saja tidak enak," tandas Nayo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Alasan Tamran Pasang Bendera Bertiang Bambu

Ini Alasan Tamran Pasang Bendera Bertiang Bambu

Sport | Kamis, 19 Juli 2018 | 23:00 WIB

Jelang Asian Games 2018, Kali Item Jakarta yang Bau Ditutup Kain

Jelang Asian Games 2018, Kali Item Jakarta yang Bau Ditutup Kain

News | Kamis, 19 Juli 2018 | 21:07 WIB

Berikan Jaket Asian Games 2018 ke Tamran, Sandiaga: No Pencitraan

Berikan Jaket Asian Games 2018 ke Tamran, Sandiaga: No Pencitraan

News | Kamis, 19 Juli 2018 | 20:47 WIB

Rapat di DPR, Polri Ungkap Tiga Ancaman Keamanan Saat Asian Games

Rapat di DPR, Polri Ungkap Tiga Ancaman Keamanan Saat Asian Games

Sport | Kamis, 19 Juli 2018 | 20:36 WIB

Kirab Obor Asian Games di Jateng Meriah, Ganjar Saluti Warga

Kirab Obor Asian Games di Jateng Meriah, Ganjar Saluti Warga

Sport | Kamis, 19 Juli 2018 | 19:09 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×